POJOKSATU.id - Skema baru pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) membutuhkan data rekening yang valid.

Karena diketahui bahwa pencairan TPG akan langsung ditransfer oleh Kementerian Keuangan ke rekening masing-masing guru tanpa melalui perantara Pemerintah Daerah.

Maka dari itu agar pencairan TPG ini lancar diperlukan data rekening yang valid.

Bagaimana cara mengetahui apakah rekening sudah valid atau belum?

Baca Juga: Soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, UGM Siap Dukung Proses Hukum

Untuk mengetahui rekening pencairan TPG sudah valid atau belum, bapak ibu guru bisa melihatnya di akun Info GTK masing-masing.

Ada beberapa tanda yang bisa diamati apabila rekening sudah valid.

Pada artikel ini, Pojoksatu.id akan menjelaskan terkait dengan tanda-tanda rekening sudah valid di Info GTK.

Rekening dinyatakan sudah valid apabila tidak ada lagi tulisan kuning maupun tulisan merah di bagian Bawah rekening.

Baca Juga: HASIL Validasi Sudah Keluar Tapi Kode 02 Masih Bertahan di Info GTK, Tenang Ini Solusi dari Operator GTK Kemendikdasmen!

Tulisan kuning ini biasanya dibarengi dengan notifikasi 'Rekening Tidak Ditemukan'.

Apabila ada notif seperti itu dan ada warna kuning maka dipastikan bahwa rekening bapak ibu guru belum valid.

Jika di Bawah tulisan rekening masih ada tulisan warna kuning atau merah atau rekening tidak ditemukan, itu artinya bapak ibu guru tidak bisa pilih tombol 'ya', jadi harus klik tombol 'tidak'.

Tetapi jika notifikasi tersebut dan warna kuning maupun merah sudah hilang maka bapak ibu guru bisa klik tombol 'iya' kemudian lakukan konfirmasi rekening.

Baca Juga: Bedah Ijazah Jokowi, Kagama Cirebon Ajak Diskusi Ahli Digital Forensik

Ada tiga tahapan konfirmasi rekening yang harus dilakukan bapak ibu guru.

Tahap pertama adalah validasi kepemilikan rekening.

Kemudian tahap kedua adalah validasi rekening gaji, dan tahap ketiga adalah pernyataan persetujuan.

Setelah melakukan konfirmasi maka data rekening tidak dapat diubah Kembali dalam system hingga periode penerbitan SKTP berikutnya.

Jika ada masalah atau membutuhkan bantuan bisa langsung menghubungi dinas Pendidikan terkait.

***