POJOKSATU.id, PIHAK Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memberikan respon atas demo ratusan mahasiswa/i atas kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) calon mahasiswa baru (Camaba) 2024.

Rektor Unsoed disebutkan memenuhi janjinya untuk memberikan jawaban atas aspirasi mahasiswa agar Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2024 tentang Biaya Pendidikan Mahasiswa dicabut, Senin, 29 April 2024.

Setelah rapat dengan pimpinan fakultas se-Unsoed, Ketua Lembaga dan unitunit lainnya, Sabtu, 27 April 2024 lalu, Rektor menyatakan ketentuan tentang besaran UKT Unsoed tahun 2024 tersebut akan dicabut.

Baca Juga: Guru ‘Siluman’ Hadir Lagi ke SDN 179 Tambangan Diantar 2 Oknum Wartawan, Plt Kadisdik Bilang Begini

Selanjutnya, Unsoed akan menerbitkan peraturan baru. “Ketentuan tentang UKT ini disesuaikan dengan menimbang masukan dari masyarakat, mahasiswa dan orang tua mahasiswa. Ketentuan baru yang diputuskan pada pertemuan pimpinan hari Sabtu lalu, ini sedang dikonsultasikan oleh Rektor ke Dirjen Dikti hari ini,” jelas Wakil Rektor I Unsoed, Noor Farid, dilansir dari laman resmi Unsoed, Selasa, 30 April 2024.

Sambil menunggu keputusan lebih lanjut, registrasi online bagi calon mahasiswa jalur SNBP dihentikan sementara.

“Nanti kembali dibuka, setelah ada keputusan baru. Jadi, jadwal registrasi diundur,” sebutnya.

Baca Juga: Forbes Korea Rilis Nama 40 Publik Figur Berpengaruh Tahun 2024, Ada Blackpink juga Jimin BTS, Berikut Daftar Lengkapnya

Noor Farid menjelaskan, bagi mahasiswa yang sudah registrasi tidak perlu khawatir, karena nanti akan ada penyesuaian.

“Semua akan disesuaikan dengan peraturan baru. Jadi, kalau misalnya ada yang sudah membayar lebih dari ketentuan yang semestinya akan dikembalikan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Unit Layanan Terpadu (ULT) Unsoed, Ridlwan Kamaluddin menambahkan, bagi mahasiswa atau orang tua yang masih mengalami kebingungan terkait registrasi bisa datang ke ULT, Gedung Administrasi Unsoed Lantai 1.

“Sambil menunggu sistem kembali dibuka, kalau ada yang perlu ditanyakan seputar registrasi, bisa datang ke ULT pada jam kerja atau nanti lewat layanan online yang segera kami rilis,” pungkasnya.

Baca Juga: Cek Di Sini, 7 Kementrian Buka Formasi CPSN dan PPPK 2024, Ada Prioritas untuk IKN

Seperti diketahui, ratusan mahasiswa Unsoed) Purwokerto melakukan demo beberapa hari dengan seruan penolakan kenaikan UKT.

Menteri Aksi dan Propaganda Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed, Muhammad Hafidz Baihaqi, menjelaskan demo ini lantaran kenaikan UKT berkali lipat.

Dia membeberkan contoh Program Studi Keparawatan Kelas Internasional menetapkan nominal UKT tertinggi sebesar Rp52 juta di 2024. Jumlah ini mengalami kenaikan hampir 5 kali lipat dibanding 2023 yang hanya sebesar Rp9 juta.

Kenaikan juga terjadi di progarm studi lainnya di Unsoed. ***