POJOKSATU.ID - PT Pos Indonesia bersama Kementerian Sosial RI memperkuat kolaborasi untuk menyukseskan Program Sekolah Rakyat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung, Jawa Barat.

Melalui MoU ini, PT Pos Indonesia memberikan dukungan pada sarana dan prasarana Sekolah Rakyat, termasuk pemberian beasiswa bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke ULBI.

Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Perbaiki Geometri Rel di Jalan Slamet Riyadi dan Kartini untuk Tingkatkan Keselamatan

"PT Pos akan memberikan dukungan melalui beberapa program, mulai dari sarana prasarana hingga beasiswa bagi lulusan Sekolah Rakyat yang memiliki bakat untuk kuliah di ULBI," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul menyebut kolaborasi ini akan semakin memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Ia menambahkan bahwa Kemensos sebelumnya telah bekerja sama dengan Universitas Ary Ginanjar dan sejumlah perguruan tinggi lain untuk mendukung lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan.

"Tentunya juga dengan syarat yang telah ditentukan," katanya.

Baca Juga: Revisi UU ASN! Guru Honorer Diutamakan Jadi PPPK Penuh, Status Honorer Dihapus Total Tahun 2026, Ini Penjelasannya

Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen Kemensos, PT Pos Indonesia, dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan ruang lingkup kerja sama mencakup pembangunan kapasitas dan literasi sosial, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi, penyediaan fasilitas dan dukungan operasional, hingga program CSR untuk Sekolah Rakyat.

"Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi dalam membangun pelayanan sosial yang modern dan berdampak luas," ujar Haris.

Baca Juga: Dua Juta Obat dan Alkes dari Malaysia Tiba di Aceh, Bantuan Medis Raksasa untuk Korban Banjir

Selain penandatanganan MoU, Gus Ipul juga menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) kepada lima penerima, serta bantuan CSR berupa fasilitas filtrasi air dari PT Pos Indonesia.

Salah satu penerima BLTS, Jajang (39), bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan tidak menentu dan bukan penerima bansos reguler sebelumnya.

Ia mengaku bersyukur menerima bantuan dan berencana menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Terima kasih, alhamdulillah," ujarnya.

Baca Juga: Dony Oskaria Minta Kapolda Bergerak! Pembalak Liar Diduga Biang Kerok Banjir Mematikan

PT Pos Indonesia menjadi mitra strategis Kemensos dalam penyaluran BLTS melalui tiga mekanisme, yakni kantor pos, komunitas, serta pengantaran langsung bagi lansia, warga sakit, atau penerima dengan kondisi khusus.

"Hari ini Pak Menteri meninjau salah satunya mekanisme komunitas. Ada penyerahan simbolis untuk sekitar 150 penerima bansos," kata Gus Ipul.

Usai peninjauan, Mensos melanjutkan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sarijadi yang berada dalam lingkungan ULBI.

Baca Juga: Astra Financial dan Masa Depan Layanan Keuangan Terintegrasi untuk Generasi Muda Indonesia

SPPG yang diperkuat 10 petugas ini memproduksi 3.000 Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari untuk 11 sekolah di Kelurahan Sarijadi.

SPPG Sarijadi juga meraih peringkat kedua sebagai SPPG terbaik se-Kota Bandung pada Festival Bandung Iconic 2025. Gus Ipul turut mencicipi menu MBG dan memberikan apresiasi.

"Mantap!" ujarnya.

Baca Juga: Akhirnya Terjawab! Guru Swasta Boleh Daftar PPPK, Tapi Ada Batasannya, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi

Di akhir rangkaian kegiatan, Mensos meninjau fasilitas ULBI, bertemu mahasiswa, dan meresmikan ruang teater baru milik kampus tersebut. Hadir dalam kegiatan ini Rektor ULBI I Nyoman Pujawan,

Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia Amran, Kadinsos Jawa Barat Noneng Komara Ningsih, serta Kadinsos Kota Bandung Yorisa Sativa. ***