POJOKSATU.id, KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia secara resmi membuka Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2025 di Kantor Kemenlu, Jakarta pada Senin, 23 Juni 2025.

Sebanyak 12 peserta dari 10 negara di Asia, Pasifik, dan Afrika dalam BSBI yang mengusung tema “Indonesian Arts and Culture Scholarship (IACS) 2025'.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (Plt Dirjen IDP), Duta Besar Umar Hadi, menjelaskan awal digagasnya program BSBI. Dimana, beasiswa itu pertama kali diadakan pada tahun 2003 sebagai inisiatif untuk mempererat persahabatan antarnegara anggota South West Pacific Dialogue (SwPD) melalui diplomasi budaya.

Umar mengungkapkan, program BSBI lahir dari semangat untuk menyatukan negara-negara sahabat melalui kekuatan budaya.

Baca Juga: Kabar Baik, Pendaftaran Beasiswa Sehat Kemenkes-YKK Diperpanjang, Berikut Syarat Lengkap dan Tahapan Seleksi

"Dengan semangat tersebut. Saya berharap para peserta tidak hanya belajar budaya Indonesia, tetapi juga membangun jaringan persahabatan sebanyak mungkin, dan nantinya menceritakan tentang keindahan Indonesia kepada keluarga dan sahabat-sahabat mereka di negara masing-masing,” pesannya.

Dia menekankan bahwa seiring berjalannya waktu, BSBI telah berkembang menjadi program diplomasi budaya global yang inklusif, menjangkau peserta dari berbagai kawasan dan latar belakang, sebagai wujud komitmen Indonesia dalam menjalin persahabatan dan kerja sama yang lebih luas.

Direktur Diplomasi Publik Kementerianlu RI, Ani Nigeriawati, mengungkapkan bahwa BSBI kali ini adalah yang ke-21 dan telah melibatkan 1.069 pelajar dari 84 negara sejak diluncurkan pada tahun 2003.

Baca Juga: Program Pengembangan SMK Tahun 2025 : Berikut Skema, Syarat SMK dan Murid Calon Penerima serta Jadwal Pendaftaran

Program BSBI 2025 akan dilaksanakan dari 23 Juni hingga 22 Agustus 2025, dan untuk pertama kalinya Nepal dan Mongolia turut berpartisipasi.

Kemenlu menunjuk Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai penyelenggara BSBI 2025. Semua aktivitas program akan dilaksanakan di Jakarta, sebagai penghormatan terhadap ulang tahun Kota Jakarta yang ke-498.

Ani Nigeriawati menjelaskan peserta akan mengikuti program yang dirancang oleh UNJ untuk memperkenalkan budaya Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof Ifan Iskandar dalam sambutannya mengatakan apresiasinya atas kepercayaan Kementerian Luar Negeri dalam program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2025 kepada UNJ.

Baca Juga: Program Kepemimpinan Sekolah: Upaya Mewujudkan Pemimpin Pendidikan yang Adaptif dan Inovatif

Menurutnya UNJ adalah Universitas pertama yang menjadi penyelenggara program BSBI 2025.

Melalui program ini UNJ akan mengajar mahasiswa dari luar negeri, khususnya memperkenalkan tentang budaya betawi yang ada di Jakarta. Dirinya menambahkan peserta program BSBI 2025 juga akan banyak mempalajari kebudayaan Betawi. ***