POJOKSATU.id – Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membuka rekrutmen tenaga kerja untuk posisi Pengelola Hibah US-CDC dan Analis Data Surveilans Kewaspadaan Dini Tahun 2026.
Rekrutmen ini tertuang dalam Pengumuman Nomor: KU.01.03/C.I/612/2026 tentang Penerimaan Tenaga Kerja Pengelola Hibah US-CDC dan Analis Data Surveilans Kewaspadaan Dini di lingkungan Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes.
Kebutuhan tenaga kerja ini dilakukan dalam rangka mendukung penguatan program pengendalian penyakit serta optimalisasi pelaksanaan kerja sama hibah dengan US-CDC.
Formasi yang Dibuka
Terdapat tiga formasi yang dibuka, masing-masing dengan kebutuhan satu orang, yaitu:
1. Team Leader (Pengelola Hibah US-CDC)
Kualifikasi:
-Pendidikan minimal S1 bidang kesehatan, diutamakan S2 bidang kesehatan.
-Pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang manajemen kesehatan, baik di instansi pemerintah maupun organisasi internasional bidang kesehatan.
-Fasih berbahasa Inggris lisan dan tulisan.
-Mahir menggunakan Microsoft Word dan Excel.
-Bersedia mempelajari regulasi Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat terkait pelaksanaan kegiatan CoAg.
2. Monitoring and Evaluation Officer
Kualifikasi:
-Pendidikan minimal S1 bidang kesehatan.
-Pengalaman minimal 1 tahun dalam monitoring dan evaluasi program hibah.
-Fasih berbahasa Inggris lisan dan tulisan.
-Menguasai Microsoft Word, Excel, PowerPoint, dan aplikasi pengolahan data lainnya.
-Bersedia mempelajari regulasi Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat terkait pelaksanaan kegiatan CoAg.
3. Analis Data Surveilans Kewaspadaan Dini Penyakit Potensi KLB/Wabah
Kualifikasi:
-Pendidikan minimal S1 Kesehatan Masyarakat, diutamakan peminatan Epidemiologi dan/atau Biostatistik.
-Mampu mengoperasikan Microsoft Excel, Word, dan PowerPoint.
-Diutamakan memiliki pengalaman analisis data menggunakan minimal satu perangkat lunak seperti BlueDot, Tableau, atau R.
-Mampu menyusun executive summary dan dashboard sederhana serta terbiasa menyajikan data kepada pimpinan atau lintas sektor.
Baca Juga: Telin Gandeng IPification, Hadirkan Autentikasi Tanpa OTP Berbasis Jaringan Seluler Global
Persyaratan Umum
Pelamar wajib memenuhi persyaratan berikut:
-Warga Negara Indonesia (WNI).
-Mampu bekerja dalam tim.
-Tidak sedang terikat kontrak dengan instansi pemerintah maupun swasta.
-Berkelakuan baik.
-Sehat jasmani dan rohani.
-Kelengkapan Berkas
Dokumen yang harus disiapkan antara lain:
-Surat lamaran bermeterai Rp10.000 dengan mencantumkan alamat dan nomor telepon aktif.
-Daftar riwayat hidup (CV).
-Scan ijazah dan transkrip nilai asli.
-Scan KTP.
-Pasfoto terbaru ukuran 3x4.
-Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah (berlaku 3 bulan).
-Sertifikat TOEFL/IELTS yang masih berlaku.
-Surat pengalaman kerja (jika ada).
-SKCK yang masih berlaku (diserahkan saat wawancara).
-Surat keterangan bebas narkoba bagi peserta yang lulus seleksi akhir.
Jadwal dan Tahapan Seleksi
-26–27 Februari 2026: Pengumuman rekrutmen
-2–3 Maret 2026: Seleksi administrasi
-6 Maret 2026: Pengumuman hasil seleksi administrasi
-9–12 Maret 2026: Seleksi wawancara
-16 Maret 2026: Pengumuman akhir seleksi
Pengumuman resmi dapat diakses melalui laman https://kemkes.go.id
Baca Juga: Datang dengan Wajah Bingung, Viral Kakek Sepuh Jual 8 Butir Telur demi Bisa Buka Puasa
Mekanisme Pendaftaran
-Menulis surat lamaran tangan yang ditujukan kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan.
-Melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan: http://s.kemkes.go.id/RekrutmenCDC
-Periode pendaftaran dibuka pada 26 Februari 2026 dan ditutup pada 27 Februari 2026 pukul 23.59 WIB.
Panitia menegaskan bahwa proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. ***



