POJOKSATU.id - Kementerian Kesehatan RI kembali membuka peluang bagi talenta profesional yang ingin terlibat dalam penguatan sistem layanan kesehatan nasional.
Kali ini, kesempatan tersebut hadir melalui program Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network atau SIHREN.
Rekrutmen ini menyediakan enam posisi yang terbagi menjadi tenaga pendukung atau Officer dan tenaga ahli atau Expert.
Untuk kelompok Officer, terdapat Administration Officer, Data Analyst Officer, Finance Officer, Procurement Officer, serta Planning and Budgeting Officer.
Sementara satu posisi tenaga ahli yang tersedia adalah Environmental and Social Expert.
Program SIHREN sendiri diarahkan untuk mendukung penguatan sistem rujukan layanan kesehatan di Indonesia.
Karena itu, kandidat yang dibutuhkan berasal dari latar belakang pendidikan dan pengalaman yang cukup beragam.
Lima Posisi Officer Dibuka Sampai 21 Agustus
Bagi pelamar yang mengincar posisi Officer, waktu pendaftarannya cukup singkat.
Baca Juga: Rektor dan 2 Wakil Rektor Unsoed Ditangkap KPK, Suap Seleksi Mahasiswa Baru Kedokteran
Pendaftaran dibuka sejak 19 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB dan berakhir pada 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Kelima posisi tersebut memiliki persyaratan yang berbeda sesuai bidang pekerjaan.
Untuk Administration Officer, kandidat harus memiliki pendidikan S1 di bidang kesehatan, ekonomi, atau administrasi bisnis.
Pengalaman kesekretariatan menjadi salah satu persyaratan, ditambah kemampuan mengoperasikan Microsoft Office.
Baca Juga: Listrik Flores Kembali Normal Usai Gempa, PLN Kini Fokus Pastikan Pembangkit Tetap Aman
Kandidat juga diutamakan memiliki kemampuan bahasa Inggris serta pengalaman bekerja sama dengan institusi pemerintah, NGO, atau lembaga internasional.
Sementara Data Analyst Officer ditujukan bagi lulusan S1 Statistik, Matematika, Manajemen Informatika, atau bidang terkait.
Pengalaman mengelola database menjadi salah satu kualifikasi yang dicari.
Pelamar juga perlu memahami analisis data, termasuk data mining, visualisasi data, pemodelan data, dan machine learning.
Baca Juga: Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran Hanya sampai 24 Agustus
Ada Lowongan Finance dan Procurement
Posisi Finance Officer dapat menjadi pilihan bagi lulusan S1 Perpajakan, Akuntansi, atau Manajemen.
Kandidat diharapkan memiliki pengalaman di bidang keuangan atau pengelolaan program keuangan serta mampu menggunakan Microsoft Office.
Kemudian ada Procurement Officer yang membutuhkan lulusan S1 Hukum, Manajemen, Administrasi Bisnis, atau jurusan terkait.
Pengalaman dalam pengadaan barang dan jasa serta manajemen kontrak menjadi bagian penting dari kualifikasi posisi ini.
Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalbar, Menhub Minta Maskapai Waspada
Adapun Planning and Budgeting Officer diperuntukkan bagi lulusan S1 bidang Perencanaan, Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, atau bidang yang relevan.
Pengalaman dalam perencanaan program menjadi salah satu persyaratan yang harus diperhatikan calon pelamar.
Untuk seluruh posisi Officer, kandidat yang dicari berada pada rentang usia 22 sampai 40 tahun.
Kemampuan bekerja dalam tim, ketelitian, serta komunikasi yang baik juga menjadi persyaratan umum.
Baca Juga: Rektor Unsoed Ditangkap KPK Terkait Dugaan Suap Ratusan Juta Penerimaan Mahasiswa Baru
Kemampuan bahasa Inggris dan pengalaman berkolaborasi dengan institusi pemerintah, NGO, maupun lembaga internasional menjadi nilai yang diutamakan.
Environmental and Social Expert Punya Tenggat Berbeda
Bagi profesional yang memiliki pengalaman lebih panjang, tersedia posisi Environmental and Social Expert.
Berbeda dengan posisi Officer, pendaftaran untuk tenaga ahli ini dibuka hingga 25 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Kandidat diwajibkan memiliki pendidikan minimal magister di bidang Ilmu Sosial, Antropologi, Studi Lingkungan, Manajemen Lingkungan, atau jurusan relevan.
Baca Juga: UI Buka Lowongan PTT Tenaga Kependidikan 2026, Ada 200 Formasi hingga 26 Agustus
Selain itu, dibutuhkan sertifikasi pelatihan yang berkaitan dengan penilaian dampak lingkungan dan sosial.
Pengalaman kerja minimal lima tahun juga menjadi persyaratan utama.
Kandidat diharapkan memahami regulasi nasional Indonesia yang berkaitan dengan kesehatan, lingkungan, serta pengelolaan sosial.
Pengalaman dalam keterlibatan dengan pemangku kepentingan dan pengelolaan mekanisme pengaduan juga menjadi nilai tambah.
Baca Juga: Google Dikabarkan Siap Tinggalkan Produksi Pixel di China, Vietnam dan India Jadi Andalan Baru
Dari sisi kemampuan, pelamar perlu memiliki kemampuan analisis dan komunikasi yang kuat dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.
Penguasaan perangkat lunak yang berkaitan dengan pengelolaan risiko lingkungan dan sosial juga dibutuhkan.
Catat Jadwal dan Cara Daftarnya
Karena batas waktu setiap posisi berbeda, calon pelamar perlu mencermati jadwal sebelum mengirimkan lamaran.
Untuk Administration Officer, Data Analyst Officer, Finance Officer, Procurement Officer, dan Planning and Budgeting Officer, pendaftaran berakhir pada 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Baca Juga: Hasil 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026: 5 Wakil Indonesia Lolos Perempat Final
Sedangkan Environmental and Social Expert memiliki batas akhir pendaftaran pada 25 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Informasi kualifikasi serta proses pendaftaran untuk posisi Officer tersedia melalui laman resmi rekrutmen SIHREN Kementerian Kesehatan.
Untuk posisi Environmental and Social Expert, pelamar dapat mengikuti informasi seleksi melalui laman khusus yang disediakan untuk posisi tersebut.
Jangan menunggu terlalu lama, ya. Pelamar sebaiknya memastikan kembali kesesuaian pendidikan, usia, pengalaman, serta kemampuan yang dipersyaratkan sebelum melakukan pendaftaran.
Kesempatan bekerja dalam program SIHREN bukan hanya soal mendapatkan posisi profesional, tetapi juga peluang ikut mengambil bagian dalam penguatan sistem rujukan layanan kesehatan Indonesia.
Bagi talenta yang memiliki kompetensi sesuai, inilah waktunya menunjukkan kemampuan sekaligus berkontribusi pada pekerjaan yang berdampak bagi masyarakat luas.***




