POJOKSATU.ID - Kemendikti menyiapkan subsidi bantuan biaya hidup bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan ini dialokasikan melalui dua skema, yakni KIP Pendidikan Tinggi dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADiK).

Untuk skema KIP Pendidikan Tinggi, Kemendikti menargetkan sekitar 15.000 mahasiswa penerima.

Baca Juga: HUT BRI ke 130 Belanja Hemat FNB dan Home Living dengan Potongan Harga hingga Rp1,3 Juta

Sementara itu, melalui skema ADiK, pemerintah menyiapkan alokasi bantuan bagi sekitar 3.000 mahasiswa yang berasal dari daerah terdampak.

Subsidi bantuan biaya hidup tersebut akan diberikan selama tiga bulan, dengan nominal Rp1.250.000 per bulan.

Dengan demikian, setiap mahasiswa penerima akan memperoleh total bantuan sebesar Rp3.750.000, yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa.

Baca Juga: Soal Peluang Honorer Jadi PPPK, BKN Buka Suara 'Seleksi Masih Ada tapi Tidak Otomatis'

Program ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi darurat akibat bencana alam.

Bantuan diharapkan dapat meringankan beban mahasiswa dan keluarga mereka, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Pemerintah berharap program subsidi ini dapat segera terealisasi dan tepat sasaran sehingga mampu membantu mahasiswa yang keluarganya terdampak bencana.

Selain itu, doa dan dukungan terus disampaikan agar kondisi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat segera pulih, serta aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.***