POJOKSATU.id - Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen resmi membuka Seleksi Calon Penulis dan Penelaah Buku Teks Utama (BTU) Tahun 2026 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.

Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menghadirkan buku teks yang bermutu, relevan, dan berdampak luas bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Seleksi ini terbuka bagi guru, akademisi, serta praktisi yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang yang relevan.

Mereka yang terpilih akan terlibat langsung dalam penyusunan maupun penelaahan Buku Teks Utama yang digunakan secara nasional, sejalan dengan kebijakan standar kurikulum terbaru.

Baca Juga: Mahasiswa Teknik Geofisika ITB Raih Juara 1 SIC GEOFEST 2025, Unggul di Interpretasi Seismik Energi

Adapun mata pelajaran yang akan disusun pada tahun 2026 mencakup Koding dan Kecerdasan Artifisial serta Bahasa Inggris.

Untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial, buku akan disiapkan bagi SD/MI Kelas VI, SMP/MTs Kelas VIII dan IX, serta SMA/MA Kelas XII. Sementara itu, mata pelajaran Bahasa Inggris mencakup jenjang SD/MI Kelas III hingga VI, SMP/MTs Kelas VII hingga IX, serta SMA/MA Kelas X, XI, dan XII.

Kehadiran mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial menandai komitmen Kemendikdasmen dalam menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kecakapan abad ke-21.

Baca Juga: Masuk Tengah Semester Tidak Otomatis Hangus, Ini Cara Sistem Menilai Hak TPG Guru Baru

Sementara Bahasa Inggris tetap menjadi kompetensi kunci untuk memperkuat daya saing global peserta didik Indonesia.

Pendaftaran seleksi dijadwalkan dibuka mulai 23 Januari dan ditutup pada 1 Februari 2026 pukul 23.59 WIB.

Proses seleksi diharapkan mampu menjaring penulis dan penelaah terbaik yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memahami karakteristik peserta didik pada tiap jenjang pendidikan.

Melalui program ini, Kemendikdasmen mengajak seluruh insan pendidikan untuk berkontribusi aktif dalam membangun kualitas pembelajaran nasional.

Baca Juga: Universitas Victory Sorong, Jembatan Masa Depan SDM Unggul Berlandaskan Iman, Ilmu, dan Pelayanan di Tanah Papua

Dari tangan para pendidik dan praktisi inilah, buku teks diharapkan lahir sebagai jembatan pengetahuan yang membentuk masa depan anak-anak Indonesia dengan lebih cerah dan bermakna. ***