POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuka Sayembara Pembuatan Bahan Ajar Digital Jenjang SMK Tahun 2026. 

Program ini menjadi kesempatan bagi guru SMK di seluruh Indonesia untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yang berkualitas.

Melalui sayembara ini, guru tidak hanya berkesempatan memperoleh penghargaan dan sertifikat dari Direktorat SMK, tetapi juga berkontribusi dalam menghadirkan bahan ajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era digital.

Baca Juga: KETM Desil 1 Dapat Rekomendasi Sekolah Otomatis di SPMB Jabar 2026, Bisa Ditolak? Ini Syarat, Cara, dan Tahapan Lengkapnya

Kemendikdasmen mengajak para guru SMK untuk berkarya, berbagi inspirasi, dan menghasilkan bahan ajar yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Siapa yang Bisa Mengikuti Sayembara?

Sayembara ini diperuntukkan bagi guru SMK aktif di seluruh Indonesia, baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.

Agar dapat mengikuti seleksi, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan panitia, yaitu:

Baca Juga: Bagi-Bagi Cokelat di Jalan, Satlantas Polres Cirebon Kota Sosialisasikan Operasi Patuh Lodaya 2026

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Guru SMK aktif yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Aktif Mengajar.

  • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

  • Mengisi formulir pendaftaran secara lengkap.

  • Mengunggah proposal pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dalam format PDF untuk kategori interaktif, gim edukasi, dan laboratorium maya.

  • Mampu membuat bahan ajar digital yang orisinal dan bukan hasil plagiasi.

  • Bersedia mengikuti seluruh ketentuan dan template yang ditetapkan panitia.

Baca Juga: Pemprov Jabar Tancap Gas Percepat Pembangunan TPPAS Legok Nangka

Khusus peserta yang memilih kategori infografis, tidak diwajibkan mengunggah proposal media pembelajaran interaktif sebagaimana kategori lainnya.

Empat Kategori Bahan Ajar yang Dilombakan

Peserta dapat memilih salah satu kategori bahan ajar digital yang disediakan Direktorat SMK, yaitu:

  1. Interaktif

  2. Gim Edukasi

  3. Laboratorium Maya

  4. Infografis

Keempat kategori tersebut dirancang untuk mendorong guru menghasilkan media pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan mudah dipahami peserta didik.

Baca Juga: MPLS 2026 Resmi Diatur Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, Ini Materi Wajib, Larangan, hingga Sanksi bagi Sekolah

Jadwal Penting Sayembara Bahan Ajar Digital SMK 2026

Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis panitia, proses pelaksanaan sayembara berlangsung mulai Juni hingga November 2026.

Berikut tahapan lengkapnya:

1. Sosialisasi
5 Juni 2026

Informasi sayembara disebarluaskan melalui Direktorat SMK, media sosial, surat edaran dinas pendidikan provinsi, hingga kanal YouTube Direktorat SMK.

2. Pendaftaran
5–30 Juni 2026

Pada tahap ini peserta melakukan pendaftaran sekaligus memilih kategori bahan ajar yang akan diikuti.

Baca Juga: Jubir Kemlu Iran Kritik Presiden Joseph Aoun, Selamatkan Lebanon dari Musuh Sejati Anda

3. Seleksi Proposal dan Administrasi
1–17 Juli 2026

Tim Direktorat SMK melakukan penilaian terhadap kelengkapan administrasi dan substansi proposal yang masuk.

4. Pengumuman Hasil Seleksi
27 Juli 2026

Peserta yang lolos seleksi akan diumumkan melalui media resmi Direktorat SMK dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.

5. Bimbingan Teknis dan Pemberian Penghargaan Awal
3–5 Agustus 2026

Peserta yang lolos akan mendapatkan pembekalan teknis sebelum memasuki tahap pengembangan bahan ajar digital.

Baca Juga: Menkeu Ungkap 3.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok, Bea Cukai Dioperasikan 24 Jam

Tahap Pembuatan hingga Penyerahan Karya

Setelah mengikuti bimbingan teknis, peserta mulai mengembangkan bahan ajar digital sesuai proposal yang telah disetujui panitia.

6. Pembuatan Bahan Ajar
5 Agustus–18 September 2026

Peserta menyusun dan mengembangkan bahan ajar sesuai kategori yang dipilih, baik berupa media interaktif, gim edukasi, laboratorium maya, maupun infografis.

7. Penyerahan Hasil Karya
19–25 September 2026

Seluruh hasil akhir harus diunggah melalui sistem yang telah disediakan Direktorat SMK.

Baca Juga: RilisAsia, Platform Tempat Cari Info Sinopsis Drama Asia dan Anime Terlengkap

Proses Kurasi dan Revisi

Karya yang telah dikumpulkan tidak langsung ditetapkan sebagai hasil akhir.

Direktorat SMK akan melakukan proses kurasi untuk memastikan kualitas bahan ajar yang dihasilkan sesuai standar.

8. Kurasi
28 September–11 Oktober 2026

Tim kurator akan menilai:

  • Kesesuaian dengan kurikulum.

  • Akurasi materi.

  • Kualitas desain visual.

  • Tingkat interaktivitas.

  • Keaslian karya.

Dari proses ini peserta dapat memperoleh dua hasil, yakni lolos tanpa revisi atau lolos dengan catatan revisi.

Baca Juga: Kemendagri Buka Peluang Relaksasi Aturan Belanja Pegawai, Daerah Didorong Tetap Pertahankan PPPK Paruh Waktu

9. Revisi
19–31 Oktober 2026

Peserta yang menerima catatan perbaikan wajib melakukan revisi sesuai masukan tim kurator dan menyerahkan kembali hasil revisinya tepat waktu.

Pelaporan dan Penerbitan Sertifikat

Tahap terakhir adalah pelaporan hasil pekerjaan sekaligus penerbitan sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan seluruh tahapan.

10. Pelaporan dan Pemberian Penghargaan (Sertifikat)
9–14 November 2026

Peserta wajib menyerahkan laporan administrasi dan dokumen penyelesaian pekerjaan kepada Direktorat SMK.

Panitia menegaskan bahwa peserta yang tidak menuntaskan seluruh tahapan sayembara tidak berhak memperoleh sertifikat.

Baca Juga: Trump Klaim Iran Punya 22 Persen Rudal, Ini Penyebab Mereka Belum Sepakat Berdamai

Dokumen yang Wajib Diunggah

Saat pendaftaran, peserta harus menyiapkan sejumlah dokumen sebagai syarat administrasi, yaitu:

  • Formulir pendaftaran.

  • Proposal pembuatan bahan ajar digital (untuk kategori interaktif, gim edukasi, dan laboratorium maya).

  • Bahan ajar infografis (untuk kategori infografis).

  • Surat Keterangan Aktif Mengajar.

  • Pakta Integritas.

Baca Juga: Warga Gelar Kajian APBDes, Pemdes Japura Kidul Tak Hadir dan Dinilai Menghindari Klarifikasi

Sementara pada tahap pelaporan, peserta wajib mengunggah:

  • Surat Pernyataan Keaslian Bahan Ajar Digital.

  • Surat Pernyataan Serah Terima Kepemilikan.

  • Bahan Ajar Digital final.

  • Laporan Administratif.

Tidak Ada Perpanjangan Pendaftaran

Panitia menegaskan bahwa masa pendaftaran berlangsung mulai 5 hingga 30 Juni 2026 dan tidak akan diperpanjang. 

Baca Juga: BGN Kaji Ulang Sasaran MBG, Sekolah Mampu Bisa Tak Lagi Jadi Prioritas

Karena itu, guru yang berminat mengikuti sayembara diimbau segera melengkapi seluruh persyaratan sebelum batas waktu berakhir.

Pengumuman hasil seleksi administrasi dan proposal dijadwalkan pada 27 Juli 2026. Setelah itu, peserta yang lolos akan mengikuti rangkaian kegiatan hingga November 2026.

Link Pendaftaran Sayembara Bahan Ajar Digital SMK 2026

Guru SMK yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia: Link pendaftaran

Sayembara ini menjadi kesempatan bagi guru SMK untuk menunjukkan karya terbaiknya sekaligus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi nasional. ***