POJOKSATU.ID - Kemenag tengah mengupayakan agar dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Raudhatul Athfal (RA) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah Tahap I Tahun Anggaran 2026 dapat segera diterima oleh lembaga pendidikan.
Target utamanya adalah memastikan dana tersebut sudah tersedia di rekening masing-masing penerima sebelum hari raya Idul Fitri tiba.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa percepatan penyaluran ini bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.
Baca Juga: 98 Ribu Guru Kemenag Berpeluang Dapat Sertifikasi Dengan Mengikuti UP PPG Angkatan 4
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas operasional di lembaga pendidikan Islam, terutama dalam menghadapi momentum krusial menjelang lebaran agar aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa kendala finansial.
Langkah ini juga selaras dengan perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan tenaga pengajar.
Pencairan dana bantuan ini dipandang sebagai wujud nyata dukungan pemerintah dalam menciptakan pendidikan agama dan keagamaan yang berkualitas di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 98.036 Guru Ikuti Tahap Akhir Sertifikasi Kemenag!
Total anggaran yang disiapkan untuk penyaluran tahap pertama ini mencapai angka yang signifikan, yakni Rp4,5 triliun.
Dengan terealisasinya pencairan ini tepat waktu, diharapkan seluruh madrasah dan RA dapat lebih fokus pada peningkatan mutu pembelajaran bagi peserta didik tanpa perlu mengkhawatirkan beban biaya operasional harian.***




