POJOKSATU.id - Kementerian Agama (Kemenag) membuka seleksi Beasiswa Zakat 2026 atau BeZakat untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi melalui pendayagunaan dana zakat.

Program ini memberikan pembiayaan penuh atau fully funded bagi penerima terpilih hingga maksimal delapan semester atau empat tahun.

BeZakat merupakan kolaborasi Kemenag, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan mahasiswa penerima Beasiswa Zakat 2026 akan mendapatkan pembiayaan selama masa studi sesuai ketentuan program.

Baca Juga: Apakah NIK KTP Bisa Dicek Terlibat Judi Online? Ini Informasi dan Cara Aman Mengatasinya

"Ini (mahasiswa) dibiayai semua oleh beasiswa ini sampai dia lulus selama delapan semester," ujar Abu Rokhmad dalam konferensi pers di wilayah Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 1 September 2026.

Beasiswa tersebut mencakup pembiayaan UKT, biaya hidup, bantuan sesuai ketentuan perguruan tinggi, serta pembinaan.

Pada informasi yang dipublikasikan UGM sebagai salah satu kampus mitra, manfaat BeZakat juga mencakup UKT selama delapan semester, biaya hidup, laptop, dan pembinaan karakter.

Persyaratan Beasiswa Zakat 2026
BeZakat 2026 ditujukan bagi calon mahasiswa semester 1 atau angkatan 2026 yang akan menempuh pendidikan S1 di perguruan tinggi mitra.

Berdasarkan informasi persyaratan yang dipublikasikan perguruan tinggi mitra, berikut sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan:

Baca Juga: Mahasiswa Agribisnis USU Bawa Pulang 3 Medali dari Ajang Internasional, Ada Dua Gold Medal

1. Warga Negara Indonesia.

2. Beragama Islam.

3. Calon mahasiswa semester 1 atau angkatan 2026.

4. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan untuk semester gasal Tahun Akademik 2026/2027.

5. Mendaftar pada program studi yang telah memenuhi ketentuan akreditasi dan berada dalam rumpun ilmu yang ditetapkan.

6. Memiliki nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 minimal 80.

7. Lulusan SMA, SMK, STM, MA, sederajat, atau satuan pendidikan berbasis pesantren/muadalah/pendidikan Islam lainnya yang memenuhi ketentuan.

8. Diutamakan berasal dari kelompok mustahik.

9. Diutamakan memiliki prestasi akademik, keagamaan, maupun prestasi lainnya.

Baca Juga: 5 Mahasiswa UGM Kembangkan Teknologi Nano untuk Antar Obat TB Langsung ke Paru-paru

10. Diutamakan aktif dalam organisasi, kegiatan dakwah keagamaan, dan kegiatan sosial.

Program studi yang menjadi sasaran BeZakat mencakup rumpun sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf.

Dokumen yang Perlu Disiapkan
Calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk proses seleksi administrasi, antara lain:
- Formulir pendaftaran.
- Data diri peserta dan orang tua/wali.
- Pas foto.
- KTP peserta.
- Kartu Keluarga.
- KTP orang tua/wali.
- Ijazah.
- Rapor semester 1 sampai 5.
- LoA atau bukti kelulusan seleksi masuk perguruan tinggi.
- KRS sesuai ketentuan perguruan tinggi.
- Surat pernyataan komitmen dan integritas.
- Surat rekomendasi.
- Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau dokumen sejenis.
- Surat keterangan penghasilan orang tua.
- Bukti cek desil dari situs Cek Bansos.
- Kartu Pendaftaran KIP Kuliah jika ada.
- Foto rumah dan bukti kepemilikan atau status tempat tinggal.
- Bukti pembayaran listrik tiga bulan terakhir.
- Bukti pembayaran PBB atau bukti sewa rumah.
- Surat keterangan yatim jika peserta merupakan anak yatim.
- Dokumen pendukung prestasi, jika ada.
- Personal Statement maksimal 1.500 kata.
- Esai Proyek Perubahan maksimal 1.500 kata.

Baca Juga: Bukan Cuma 500 Santri! Siswa Sekolah Lain Juga Diduga Keracunan MBG dari SPPG Kalitengah

Personal Statement menggunakan tema “Perjalanan Hidupku dan Mimpiku untuk Memberi Manfaat”.

Sementara itu, Proyek Perubahan berisi gagasan inovatif dan konkret untuk memberikan solusi terhadap persoalan sosial di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun lembaga penyantun.

Cara Daftar Beasiswa Zakat 2026
Pendaftaran BeZakat 2026 dilakukan secara online melalui portal resmi Beasiswa Kementerian Agama.

Berikut cara mendaftarnya:
1. Buka portal pendaftaran Beasiswa Kemenag.

2. Buat akun jika belum memiliki akun.

3. Login menggunakan akun yang telah dibuat.

4. Lengkapi profil pendaftar, termasuk identitas diri, data keluarga, pendidikan, prestasi, dan pengalaman organisasi.

5. Pilih program BeZakat 2026.

Baca Juga: Joko Anwar Garap Pengabdi Setan 3: Origin, Cerita Baru Ungkap Masa Lalu Darminah dan Batara

6. Isi seluruh formulir pendaftaran sesuai data sebenarnya.

7. Unggah dokumen persyaratan sesuai format yang ditentukan.

8. Unggah Personal Statement dan Proyek Perubahan.

9. Periksa kembali seluruh data dan dokumen.

10. Submit pendaftaran dan simpan bukti pendaftaran.

11. Pantau perkembangan seleksi melalui portal pendaftaran.

Laman pendaftaran: Portal Pendaftaran Beasiswa Kemenag

Peserta sebaiknya memastikan seluruh dokumen telah terbaca dengan jelas sebelum melakukan submit karena berkas akan diperiksa pada tahap seleksi administrasi.

Baca Juga: Daun Mangrove Disulap Jadi Sabun Cuci, UNIKA Dampingi Inovasi Perempuan Pesisir Bekasi Ini Hingga Punya Nilai Ekonomi

Jadwal Seleksi BeZakat 2026
Berikut jadwal lengkap Beasiswa Zakat 2026:
- Pendaftaran: 24 Agustus–7 September 2026

- Seleksi administrasi: 8–15 September 2026

- Pengumuman hasil administrasi: 17 September 2026

- Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik: 23 September–9 Oktober 2026

- Pengumuman hasil wawancara: 14 Oktober 2026

- Wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua/wali: 21 Oktober–5 November 2026

- Pengumuman kelulusan: 18 November 2026

- Orientasi calon penerima: Desember 2026.

Baca Juga: Wujudkan Aksi Nyata Cinta Indonesia, Team OVERDOSE Gandeng Gerakan Anak Negri Bantu Masyarakat NTT

21 Kampus Tujuan Beasiswa Zakat 2026
BeZakat 2026 bekerja sama dengan 21 perguruan tinggi, yang terdiri dari 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan 11 perguruan tinggi negeri (PTN).

PTKIN:
1. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

2. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

3. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

4. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

5. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

6. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

7. Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

8. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

9. Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

10. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Baca Juga: 10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Asia Tenggara Versi QS 2026, Indonesia Masuk Daftar

PTN:
11. Universitas Indonesia

12. IPB University

13. Institut Teknologi Bandung

14. Universitas Airlangga

15. Universitas Brawijaya

16. Universitas Hasanuddin

17. Universitas Pendidikan Indonesia

Baca Juga: Download Gratis Soal OMI KSM Biologi MA Tahun 2020-2023 PDF, Lengkap Link Google Drive

18. Universitas Padjadjaran

19. Universitas Gadjah Mada

20. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

21. Universitas Diponegoro.

Dengan skema pembiayaan penuh hingga delapan semester, BeZakat 2026 menjadi salah satu peluang bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga yang membutuhkan untuk menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri maupun PTKIN mitra.

Pendaftar yang memenuhi persyaratan masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi hingga 7 September 2026.

Karena dokumen yang dibutuhkan cukup banyak, calon peserta disarankan segera menyiapkan seluruh berkas dan memastikan data yang diunggah sesuai dengan kondisi sebenarnya. ***