POJOKSATU.ID - Para guru dan dosen harus bangga terhadap profesinya sebagai pendidik.

Hal itu diungkapkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menghadiri acara Pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch III Tahun 2025 dan Doa Bersama Guru Lintas Agama di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa menjadi guru memiliki nilai amal jariyah yang besar karena ilmu yang diajarkan dapat bermanfaat bagi murid-muridnya bahkan setelah guru tersebut wafat.

Baca Juga: Jadi Incaran, Ini 10 Rekomendasi Motor Listrik Model Vespa, Stylish dan Ramah Lingkungan

"Semua murid yang pernah kita ajar dan mengamalkan ilmu yang diajarkan itu maka sekalipun 1000 tahun yang lampau kita wafat, maka tetap kita dapat profitnya materi ajar kita itu," ujarnya.

Ditambahkan Nasaruddin Umar bahwa profesi guru adalah profesi yang mulia dan tidak seharusnya dibandingkan dengan profesi lain yang berorientasi pada materi.

"Jangan ikut-ikutan terhadap para pedagang, memang tujuannya mencari uang sedangkan guru tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang," ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Parade Militer di Beijing, Berdiri Baris Depan Disamping Putin dan Kim Jong Un

Maka dari itu, Nasaruddin meminta para guru untuk tidak minder menjadi menjadi pendidik karena profesinya mulia.

Ia kemudian mengatakan bahwa uang bukan tujuan utama saat memilih profesi sebagai seorang guru.

“Itu (menjadi guru) tujuannya bukan cari uang, kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedagang,” imbuhnya.

Baca Juga: Sumbangsih KEK Galang Batang: Dari Tingkatkan Perekonomian Daerah, Dukung Program Pendidikan, Hingga Bantuan Sosia

“Tapi, Insya Allah pekerjaan paling mulia itu memintarkan orang yang bodoh, itu amal jariyah,”
tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin Umar juga menyinggung tentang peningkatan jumlah peserta PPG Dalam Jabatan yang mencapai 700 persen.

Data Kemenag mencatat, ada 29.933 guru yang ikut PPG dalam jabatan pada 2024 dan tahun ini, total peserta PPG dalam jabatan mencapai 206.411 guru madrasah dan guru pendidikan agama.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Awal September Ini Bisa Dilihat di Semua Wilayah Indonesia Tanpa Bantuan Alat Khusus, Catat Tanggal dan Waktunya

Kementerian Agama sendiri telah menganggarkan dana sebesar Rp897.157.500.000 untuk Insentif Guru Non PNS pada tahun 2025.

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Menag Nasaruddin Umar berharap bahwa anggaran ini dapat meningkatkan kesejahteraan guru dan mendukung pendidikan keagamaan di Indonesia. ***