POJOKSATU.ID - Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) DIY baru-baru ini menyelenggarakan Pembekalan Calon Kepala Sekolah di Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 yang menekankan bahwa kepala sekolah harus bertransformasi menjadi pemimpin pembelajaran strategis, bukan sekadar pejabat administratif.
Regulasi baru ini menjadi langkah penting untuk mempercepat pengisian kekosongan kepala sekolah secara profesional dan berbasis meritokrasi, serta menyiapkan pemimpin pendidikan yang siap menghadapi tantangan di era modern.
Data dari Kemendikdasmen menunjukkan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 10.899 kepala sekolah dari jenjang dasar hingga menengah akan pensiun.
Bersamaan dengan itu, terdapat 40.072 jabatan kepala sekolah yang masih kosong.
Tiga provinsi dengan kebutuhan tertinggi adalah Jawa Barat (7.490), Jawa Tengah (6.881), dan Jawa Timur (6.513).
Melalui pembekalan ini, para calon kepala sekolah diharapkan tidak hanya memiliki keunggulan dalam aspek manajerial dan akademik, tetapi juga mampu berperan penting dalam pembentukan karakter bangsa.
Mereka dituntut untuk memiliki kepemimpinan yang visioner dan berintegritas.
Para pemimpin pendidikan ini juga diharapkan mampu membimbing generasi muda agar menjadi warga digital yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.***




