POJOKSATU.id — Kabar menggembirakan datang bagi mahasiswa yang ingin memperluas pengalaman kerja sekaligus merasakan atmosfer profesional berskala global.
Kedutaan Besar Denmark di Indonesia tengah membuka kesempatan magang bagi mahasiswa untuk mengisi posisi student assistant atau asisten mahasiswa.
Melalui program ini, mahasiswa aktif berkesempatan terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerja sama internasional, urusan komersial, hingga pengembangan sektor pangan dan pertanian antara Denmark dan Indonesia.
Baca Juga: Wamensos Tegaskan Transparansi dan Audit Mendalam Program Sekolah Rakyat
Peserta yang berhasil lolos seleksi nantinya akan mengikuti masa magang dengan durasi antara enam sampai 12 bulan.
Selama program berlangsung, pemagang akan bekerja dengan total jam kerja maksimal 30 jam setiap pekan.
Lokasi pelaksanaan magang berada di Kantor Kedutaan Besar Denmark yang beralamat di Menara Rajawali Lantai 25, Jalan DR Ide Anak Agung Gde Agung, kawasan Mega Kuningan, Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, pemagang akan dilibatkan dalam berbagai tugas tim.
Baca Juga: Mengganggu Keamaan Masyarakat, Polisi Tembak Mati Anggota KKB Papua
Mereka akan membantu mendukung kolaborasi perusahaan Denmark yang ingin masuk atau memperluas pasar di Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam berbagai pekerjaan administratif hingga pengelolaan media sosial.
Ruang lingkup pekerjaan magang ini juga cukup beragam.
Peserta akan mendukung proyek kerja sama pembangunan, menangani kebutuhan dalam kasus komersial, hingga membantu pelaksanaan berbagai acara.
Baca Juga: CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram, Rheza Raih Podium AP250
Selain itu, pemagang juga akan terlibat dalam penyusunan presentasi, proposal, serta laporan kerja.
Tak hanya itu, peserta magang juga bertanggung jawab membantu koordinasi pertemuan dan menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari sektor publik maupun swasta.
Tugas lainnya meliputi proses pelaporan, pengelolaan basis data, pekerjaan administratif, hingga membantu memperbarui aktivitas tim di media sosial.
Selain memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan internasional, peserta magang juga akan mendapatkan sejumlah keuntungan lainnya.
Pemagang akan merasakan suasana kerja profesional dengan peluang mengembangkan kemampuan, baik secara pribadi maupun profesional.
Menariknya lagi, peserta yang diterima juga akan memperoleh kompensasi berupa upah sebesar Rp3.879.138 setiap bulan.
Bagi mahasiswa yang berminat mengikuti program ini, terdapat beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.
Baca Juga: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah demi Validitas Data DTSEN dalam Pemutakhiran Data Bansos.
Pelamar diharapkan mampu bekerja sama dalam tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, serta mempunyai ketertarikan pada bidang hubungan internasional, pangan dan pertanian, keberlanjutan, perdagangan, hingga pembangunan ekonomi.
Di samping itu, kandidat juga harus memiliki kemampuan riset, analisis, serta keterampilan menulis yang mumpuni.
Program magang ini terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang S1 maupun S2, khususnya dari jurusan hubungan internasional, ilmu politik, pertanian, atau bidang lain yang masih relevan.
Baca Juga: Life Wife
Kandidat yang dicari juga diharapkan memiliki sikap profesional, teliti, proaktif, serta terbiasa menggunakan perangkat Microsoft Office seperti Excel, PowerPoint, dan Word.
Untuk mengikuti proses pendaftaran, pelamar diwajibkan mengirimkan sejumlah dokumen yang terdiri atas surat lamaran, curriculum vitae (CV), transkrip nilai atau diploma akademik, serta foto diri dalam satu file berformat PDF.
Seluruh berkas lamaran dapat dikirim melalui email ke [email protected] dengan mencantumkan subjek "Student Assistant Application - Food, Agriculture & Fisheries".
Baca Juga: Gandeng KPK, Kemensos Jamin Program Sekolah Rakyat Bebas Dari Korupsi!
Periode pendaftaran program magang ini dibuka hingga Jumat, 15 Mei 2026.
Namun, perlu menjadi perhatian bahwa hanya pelamar yang dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi yang akan dihubungi lebih lanjut oleh pihak Kedutaan Besar Denmark.***




