POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) XVII Tahun 2026.

Mahasiswa jenjang D3, D4, hingga S1 yang ingin mengikuti KBGI ini wajib memahami syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Beny Bandanadjaja, dalam surat edaran tertanggal 4 Maret 2026 menyampaikan, KBGI 2026 mengusung tema “Bangunan Gedung Tangguh Bencana untuk Akselerasi Rekonstruksi Pasca Bencana Nasional”.

Baca Juga: TelkomGroup Lewat Mitratel–AALTO Perpanjang Kolaborasi Stratospace di MWC Barcelona, Bidik Konektivitas 3T

Kompetisi ini menjadi bagian dari program Kampus Berdampak dan bertujuan meningkatkan kreativitas serta kompetensi mahasiswa dalam merancang bangunan tahan gempa berbasis struktur baja dan beton pracetak.

Syarat Peserta KBGI 2026

-Peserta merupakan mahasiswa aktif program D3, D4, atau S1 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah naungan Kemdiktisaintek dan terdaftar di PDDikti.

-Peserta berasal dari disiplin Teknik Sipil atau bidang lain yang terkait bangunan gedung, dengan maksimal 1 mahasiswa dari arsitektur dalam satu tim.

-Setiap tim terdiri dari 2 mahasiswa dan 1 dosen pembimbing untuk masing-masing klasifikasi.

-Mahasiswa yang pernah meraih Juara I, II, atau III pada KBGI tahun sebelumnya tidak diperkenankan mengikuti KBGI 2026.

-Setiap perguruan tinggi dapat mengirim lebih dari satu tim untuk tiap klasifikasi, namun hanya satu tim per klasifikasi yang dapat melaju ke tahap final.

Baca Juga: 9 Cara Mengatur Waktu Tidur saat Puasa Agar Tidak Lemas dan Ngantuk

Jadwal dan Tahapan Pendaftaran

Pendaftaran dibuka mulai 4 Maret hingga 30 April 2026 pukul 17.00 WIB.

Proposal diajukan melalui operator kemahasiswaan di masing-masing perguruan tinggi dan diunggah melalui portal resmi:
https://kjikbgi.kemdiktisaintek.go.id/

Tahapan kompetisi meliputi:

-Tahap Registrasi

-Tahap Seleksi (Desain)

-Tahap Final (Rancang-Bangun)

-Sebanyak 8 finalis dari 8 perguruan tinggi berbeda akan dipilih untuk masing-masing klasifikasi.

Baca Juga: Sejarah IBI Darmajaya: Dari STMIK-STIE hingga Jadi Kampus Informatika dan Bisnis Terkemuka di Lampung

Dua Klasifikasi yang Dipertandingkan

KBGI XVII 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yaitu:

-Model bangunan gedung 8 lantai dengan struktur baja

-Model bangunan gedung 8 lantai dengan struktur beton pracetak

-Pada tahap final, peserta akan membangun model skala 1:50 dan mengikuti uji simulasi gempa menggunakan meja getar. Waktu maksimal konstruksi ditetapkan selama 240 menit.

-Grand Final KBGI 2026 akan digelar pada minggu keempat Oktober 2026 di Universitas Hasanuddin.

Baca Juga: Main Perang Peluru Jelly Berujung Maut, Remaja 18 Tahun di Makassar Tewas Tertembak Perwira Polisi

Pemenang KBGI Tahun 2026, akan memperoleh sertifikat, trofi atau medali, serta dana pembinaan.

Selain Juara I, II, dan III di masing-masing klasifikasi, dewan juri juga menetapkan Juara Umum berdasarkan akumulasi nilai terbaik.

Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi finalis menjadi tanggung jawab peserta dan perguruan tinggi pengirim.

KBGI 2026 diharapkan menjadi ajang strategis untuk melahirkan inovasi desain bangunan tahan gempa, sekaligus mencetak generasi yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional. ***