POJOKSATU.id - Sebanyak 200 siswa dari berbagai sekolah menengah di Kota Makassar mengikuti kegiatan tryout yang diselenggarakan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi kampus untuk melihat sekaligus memetakan kesiapan siswa menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.
Wakil Rektor I UMI Makassar, Prof. Dirgahayu Lantara, menjelaskan bahwa tryout ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang hasil proses pendidikan di tingkat SMA, MA, dan SMK.
“Satu yang kami lakukan adalah ingin memberikan pemahaman pada level SMA, MA, dan SMK itu bahwa proses pendidikan yang terjadi di sana, itu bisa kita lihat dari hasil tryout ini,” katanya.
Baca Juga: Aturan Baru BBM 2026, Mengapa Solar SPBU Swasta Wajib dari Pertamina?
Ia menambahkan, hasil tryout juga menjadi bahan evaluasi bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, khususnya bagi calon mahasiswa yang berminat kuliah di UMI Makassar.
“Kita memberikan gambaran bahwa Insya Allah kita bisa memberikan masukan nanti kepada siswa bahwa ada pada titik-titik tertentu anak-anak kita itu lemah,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, UMI Makassar mengundang 29 sekolah di Kota Makassar.
Dari undangan tersebut, sekira 200 siswa turut ambil bagian. Prof. Dirgahayu menyebut keterbatasan daya tampung menjadi alasan pembatasan jumlah peserta.
“Daya tampung kita terbatas sehingga pada kesempatan ini kita mengundang 29 SMA, SMA, dan SMK dengan jumlah siswa sekitar 200 siswa yang kita undang,” jelasnya.
Baca Juga: Revolusi Arsip Tanah! Warkahku Lacak Posisi Fisik Dokumen Pertanahan Secara Digital
Selain tryout, kegiatan juga dirangkai dengan seminar pendidikan yang membahas polarisasi pendidikan serta tantangan transformasi di masa depan.
Salah satu isu yang disorot adalah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan dampaknya terhadap dunia pendidikan.
“AI bukanlah pola pikir, melainkan alat. Pola pikir tetap berada pada manusia yang menjalankan aktivitas pendidikan,” tegas Prof. Dirgahayu.
UMI Makassar juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang meraih nilai tertinggi dalam tryout.
Baca Juga: HEBOH! Gaji Baru Cair tapi Saldo PPPK Paruh Waktu di Nganjuk Langsung Nol, Ini Penyebab Sebenarnya
Penghargaan tersebut diharapkan dapat memberi kemudahan bagi siswa dalam menempuh proses akademik jika melanjutkan studi di UMI.
“Bentuk penghargaannya akan mendukung kemudahan siswa dalam menjalani proses akademik di UMI,” ujarnya.
Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kampus telah menyiapkan master plan pengembangan pendidikan jangka panjang.
Ia menegaskan, UMI bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan masa depan melalui proses pendidikan yang berkelanjutan.
“Kampus ini telah melalui perjalanan panjang dan menjadi kampus kedua di Indonesia Timur, baik di lingkungan universitas negeri maupun swasta,” katanya. ***




