POJOKSATU.id - Kementerian Pendayagunaan Apratur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk merekrut 1500 Aparatur Sipil Negara (ASN) baru pada tahun 2024.
Jumlah tersebut merupakan usulan untuk formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.200 dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 300 yang seluruhnya disetujui oleh Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyatakan, akan ada 1.077 ASN yang memasuki batas usia pensiun di Kabupaten Bandung sehingga Pemkab Bandung perlu menambah ASN guna keberlangsungan pemerintahan.
“Tahun ini Kabupaten Bandung akan merekrut 1500 ASN. Jumlah ini untuk memenuhi kebutuhan ASN Kabupaten Bandung berdasarkan kebutuhan lintas OPD, terutama untuk kebutuhan tenaga kesehatan sebab saat ini Kabupaten Bandung telah mendirikan 5 rumah sakit baru,” jelas Kang DS, panggilan akrabnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Ahmad Djohara menyebutkan selain tenaga kesehatan, usulan pengadaan ASN tahun ini juga meliputi tenaga teknis dan guru.
“Jumlah usulan PPPK ada 1.200 orang dengan formasi PPPK guru sebanyak 800 orang, tenaga kesehatan 200 orang, dan tenaga teknis sebanyak 200 orang,” jelasnya.
Selain itu, untuk formasi CPNS hanya dibuka untuk 300 orang dengan formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis masing-masing 150 orang.
Usulan itu layaknya memang diterima. Sebab, secara nasional, penyediaan kuota oleh pemerintah dalam rekrutmen CPNS 2024 hingga 2.302.543 formasi, dirasakan masih jauh dari pencapaian.
Dari angka yang dibuka secara nasional itu, dibagi untuk kuota instansi pusat sebanyak 429.183 formasi, yang terdiri dari 207.247 formasi CPNS 2024 dan 221.936 formasi PPPK.
Sedangkan kuota ASN untuk daerah disediakan sebanyak 1.867.333 yang terdiri atas 483.575 CPNS dan 1.383.758 PPPK.
Dari formasi PPPK di instansi daerah tersebut, dialokasikan untuk guru sebanyak 419.146, tenaga kesehatan sebesar 417.196, dan 547.416 formasi untuk tenaga teknis.
Formasi juga dapat dilihat dari catatan beberapa kementerian yang membuka rekrutmen CPNS 2024.
Kementerian Agama (Kemenag) membuka 110.553 formasi yang akan disediakan dalam penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2024.
Formasi untuk CPNS jumlahnya mencapai 20.772 dan PPPK 89.781. Formasi tersebut menjadi formasi terbesar yang pernah ada.
Formasi ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sebagai guru madrasah, guru Sekolah Menengah Teologi Kristen, guru Sekolah Menengah Katolik, dosen perguruan tinggi keagamaan negeri, penyuluh agama, kepala sekolah, digital talent untuk pelayanan haji dan umrah, serta penempatan di Ibu Kota Negara (IKN).
Sementera pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dibuka sebanyak 40.541 formasi yang akan dibuka untuk CPNS dan PPPK.
Formasi tersebut terdiri dari 15.462 CPNS dan 25.079 PPPK. Salah satu tujuan dari penerimaan ini adalah untuk mengatasi kekurangan tenaga non-ASN/honorer di unit kerja Kementerian tersebut.
Sementara, di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat 23.200 formasi yang disediakan untuk penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2024. Formasi ini terdiri dari 8.607 CPNS dan 14.593 PPPK.
Beberapa daerah sekitar Kabupaten Bandung mengusulkan formasi PPPK sebagai berikut.
1. Kabupaten Karawang
Selain Kabupaten Bandung, daerah lain yaitu Kabupaten Karawang dalam seleksi CPNS dan PPPK 2024 menyediakan 912 formasi.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Sistem Informasi BKPSDM Karawang, Nendi mneyebutkan rinciannya, pengadaan PPPK ditetapkan 618 formasi, di mana untuk jabatan fungsional (JF) guru 281 orang, tenaga kesehatan (nakes) 120 orang, dan teknis 217 orang.
Sementara untuk CPNS akan ada 294 formasi, terdiri dari nakes 50 orang dan teknis 244 orang.
2. Kabupaten Cianjur
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur, kuota yang disediakan sebanyak 1.574 formasi.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPSDM Cianjur, Handika Firdaus mengungkapkan kuota yang disediakan sebanyak 1574 formasi.
Baca Juga: AGAK LAEN (Juga), Tes PPPK Tahun 2024 Hanya Formalitas, Ribuan Guru Honorer di Bogor Kawal Janji
Handika mengungkapkan rincian formasi PPPK untuk Kabupaten Cianjur pada 2024 yakni formasi teknis sebanyak 232, tenaga pendidikan sebanyak 841 formasi, dan tenaga kesehatan sebanyak 499 formasi.
3. Kota Sukabumi
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Didin Syarifudin mengatakan rekrutmen CPNS 2024 terdapat sebanyak 200 kuota dengan rincian 150 PPPK dan sisanya 50 untuk formasi PNS.
4. Kabupaten Sukabumi
Dari Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman menyebut bahwa usulan calon ASN/PPPK tahun 2024 disesuaikan dengan menghitung kekuatan finansial daerah, sehingga Kabupaten Sukabumi hanya mampu memenuhi pada 1.200 orang.
Sedangkan tuntutan yang berkembang di masyarakat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, ingin mengangkat hingga 5.171 formasi ASN/PPPK bagi guru honorer tenaga pendidikan di tahun 2024.
5. Kabupaten Sumedang
Sementara Pemkab Sumedang hanya membuka 600 formasi dalam pengadaan ASN Tahun 2024. Pengadaan itu terdiri dari formasi PPPK sebanyak 220 guru, 90 tenaga kesehatan dan 90 tenaga teknis.
Sedangkan formasi CPNS terdiri dari 5 tenaga kesehatan dan 195 tenaga teknis.
6. Kabupaten Garut
Pemda Garut mengajukan sekitar 2.300 orang tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur PPPK dalam pengadaan ASN tahun ini.
Rinciannya, sebanyak 1.400 untuk tenaga teknis, 600 untuk guru honorer, serta 300 tenaga kesehatan dan CPNS.
7. Kota Tasikmalaya
Sedangkan Pemkot Tasikmalaya sudah resmi mengumumkan formasi sebanyak 256 formasi. Formasi yang dibuka tersebut pun meliputi kuota CPNS sebanyak 100 orang untuk penerimaan tahun ini.
Sedangkan untuk kuota PPPK, jumlahnya lebih banyak lagi yakni 156.
8. Kota Bandung
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka lowongan untuk 838 formasi bagi ASN untuk CPNS dan PPPK pada pengadaan tahun 2024.
Dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Adi Junjunan Mustafa, Pemkot Bandung telah mendapatkan persetujuan prinsip kebutuhan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kota tahun anggaran 2024 dari Kemenpan RB.
Dari kebutuhan formasi guru ASN PPPK tahun 2024 sebanyak 419.146, usulan yang baru masuk adalah 170.649.
Usulan dari pemerintah daerah ini masih dianggap minim, sehingga belum memenuhi kebutuhan tersebut.
"Terdapat kekurangan sejumlah 248.497 formasi dari seluruh kebutuhan formasi guru PPPK," jelas Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani.
"Kita harus jemput bola daerah ini tidak mengusulkan, mereka kosong tidak mengajukan ada 14 daerah," ujar MenPAN RB Azwar Anas saat pertemuan dengan Komisi II DPR Rabu, 27 Maret 2024.
Anas mengaku heran ada daerah yang tidak cepat merespon. Mirisnya, saat dihubungi untuk menjemput bola, pihak MenPAN RB yang dimarahi oleh pihak daerah.
"Ada 14 daerah formasi kosong, saya minta jemput bola lagi, temen-temen yang malah dimarahi sama mereka, sama daerah itu," ungkap Anas.***




