POJOKSATU.id - Kabar baik datang jelang akhir November 2025.
Tambahan TPG THR 100 persen yang selama ini ditunggu guru akhirnya mulai bergerak dan masuk rekening di beberapa daerah.
Berdasarkan laporan lapangan, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi wilayah pertama yang mengonfirmasi pencairan untuk guru jenjang SMA sederajat.
Informasi ini menandai bahwa transfer dana dari Kementerian Keuangan ke daerah sudah berjalan dan realisasi pembayaran mulai dilakukan secara bertahap.
Guru di daerah lain diminta segera memantau rekening, karena pencairan dilakukan berjenjang sesuai kesiapan administrasi daerah masing-masing.
Kabar ini tentu disambut dengan antusias karena TPG THR 100 persen merupakan tambahan penghasilan signifikan di akhir tahun.
Kalteng Jadi Daerah Pertama yang Konfirmasi Pencairan
Dalam pantauan terbaru, sejumlah guru SMA di Kalimantan Tengah melaporkan bahwa TPG THR telah masuk rekening pada pagi hari pengumuman.
Laporan ini muncul dari berbagai postingan guru yang mengonfirmasi pencairan penuh untuk tahun anggaran 2025.
Informasi tersebut menjadi bukti bahwa transfer dana dari pusat sudah mulai disalurkan.
Guru-guru di daerah lain kini menunggu giliran pencairan menyusul.
Proses ini biasanya berjalan cepat setelah daerah pertama memulai pencairan.
Hal ini menjadi tanda positif bahwa realisasi TPG THR 100 persen sudah memasuki tahap eksekusi.
Transfer Sudah Berjalan dari Kementerian Keuangan ke Daerah
Pencairan TPG THR 100 persen berbeda mekanismenya dengan TPG reguler triwulan.
THR dalam bentuk TPG tambahan disalurkan melalui mekanisme transfer pusat ke pemerintah daerah lalu diteruskan ke rekening guru.
Artinya, ketika satu daerah mulai mencairkan, itu menunjukkan bahwa dana dari pusat sudah diterima dan siap disalurkan secara nasional.
Baca Juga: Akses Keadilan ASN! DPR RI Dorong Penyetaraan Total Hak dan Fasilitas PPPK dengan PNS!
Guru yang belum menerima pencairan diminta bersabar karena alur setiap daerah berbeda.
Begitu dana tiba di kas daerah, pencairan biasanya tidak memerlukan waktu lama.
Dengan adanya daerah yang sudah cair, proses pencairan nasional dipastikan telah dimulai.
Tidak Semua Daerah Mendapatkan Tambahan TPG 100 Persen
Data Kementerian Keuangan menunjukkan ada 552 daerah di Indonesia, namun tidak semuanya menerima tambahan TPG THR 100 persen.
Hanya daerah yang tidak memiliki TPP atau Tunjangan Kinerja dari APBD untuk guru yang mendapat tambahan ini.
Daerah yang sudah memberikan TPP melalui anggaran daerah tidak termasuk penerima karena sudah memiliki skema tunjangan tersendiri.
Pemerintah mencatat 321 daerah telah mengirimkan berkas lengkap untuk proses pengajuan anggaran ini ke Kemenkeu.
Daerah-daerah inilah yang berpotensi menerima pencairan cepat karena dokumen mereka sudah memenuhi syarat.
Guru diminta memeriksa daftar daerah baik melalui dinas pendidikan maupun publikasi resmi pemerintah.
Contoh Daerah dengan Berkas Lengkap dan Tidak Lengkap
Dalam daftar pengajuan, sejumlah daerah tercatat berkas lengkap seperti Pacitan, Malang, Bone Bolango, Mojokerto, Semarang, Blora, Karanganyar, dan Purbalingga.
Daerah dengan berkas lengkap biasanya menjadi prioritas dalam pencairan karena proses administrasinya sudah selesai.
Baca Juga: Resmi! 321 Daerah Ditargetkan Terima TPG THR 100 Persen Tahun Ini, Apakah Daerah Anda Termasuk?
Namun ada juga daerah dengan status berkas tidak lengkap seperti Aceh Timur, Sumba Tengah, dan daerah yang belum mengirimkan review APIP.
Daerah dengan berkas tidak lengkap membutuhkan waktu lebih lama untuk diverifikasi oleh pemerintah pusat.
Guru di daerah tersebut perlu memahami bahwa keterlambatan bukan disebabkan kesalahan guru, tetapi administrasi daerah.
Baca Juga: Dana TPG Triwulan 4 Tak Genap Tiga Bulan, Pemerintah Ungkap Skema Pelunasan
Proses verifikasi pusat menentukan cepat atau lambatnya pencairan di wilayah masing-masing.
Guru Diminta Rutin Memantau Rekening dan Menghindari Hoaks
Karena pencairan dilakukan secara bertahap, guru dianjurkan memantau saldo rekening minimal dua kali sehari.
Beberapa bank tidak mengirimkan notifikasi otomatis sehingga pengecekan manual sangat disarankan.
Guru juga diminta berhati-hati terhadap informasi palsu terkait jadwal pencairan.
Seluruh informasi sah harus berasal dari dinas pendidikan atau Kementerian Keuangan.
Jika terdapat kendala, guru dapat menghubungi bendahara sekolah untuk memastikan tidak ada masalah data rekening atau identitas.
Dengan pemantauan aktif, guru dapat mengetahui lebih cepat saat pencairan masuk.
Pencairan Diharapkan Rampung di Semua Daerah dalam Waktu Dekat
Dengan dimulainya pencairan di Kalteng, daerah lain diprediksi segera menyusul setelah proses administrasi daerah selesai.
Pemerintah menegaskan bahwa dana THR TPG 100 persen sudah tersedia dan tinggal menunggu daerah menyelesaikan berkas.
Guru diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi.
Baca Juga: Viral! Nasabah Datangi Bank BRI Cabang Bima Bawa Uang Pelunasan, Pelunasan Ditolak, Agunan Dilelang?
Seiring berjalannya alokasi dana pusat, pencairan nasional diperkirakan berlangsung lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.
Tahun 2025 menjadi momentum penting karena tambahan TPG ini merupakan hak yang belum cair saat THR dan gaji 13 awal tahun.
TPG THR 100 Persen Sudah Bergerak, Guru Harus Pantau Rekening
Kabar gembira hadir bagi guru bersertifikasi di Indonesia bahwa TPG THR 100 persen mulai cair di beberapa daerah dengan Kalteng menjadi yang pertama mengonfirmasi.
Dengan lebih dari 321 daerah memiliki berkas lengkap, realisasi pencairan diprediksi meluas dalam waktu dekat.
Guru wajib aktif memantau rekening dan memastikan tidak ada kesalahan data yang menghambat transfer.
Pemerintah memastikan dana telah mengalir dari pusat ke daerah sehingga proses pencairan tinggal menunggu penyelesaian administrasi daerah.
Momentum ini menjadi bukti bahwa tambahan TPG tahun berjalan akhirnya mulai realisasi.***




