POJOKSATU.ID – Upaya pemerataan akses pendidikan digital di Indonesia memasuki babak baru.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) secara resmi mulai menyalurkan program internet satelit gratis untuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keterbatasan geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi siswa di pelosok negeri untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang setara dengan mereka yang di kota besar.
Program ini menyasar sekolah-sekolah yang selama ini belum memiliki akses internet sama sekali.
Baca Juga: Ada yang Berbeda di Akun SSCASN, Pertanda Seleksi ASN 2026 Mulai Bergerak?
Fokus utama penyaluran bantuan ini adalah wilayah 3T, yaitu: Tertinggal, Terdepan, dan Terluar.
Dengan menggunakan teknologi dari Starlink, layanan internet satelit ini diharapkan mampu menyediakan koneksi yang stabil dan cepat.
Meskipun berada di lokasi yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel atau menara telekomunikasi konvensional.
Kehadiran internet gratis di sekolah-sekolah ini bukan sekadar tentang konektivitas, melainkan tentang membuka pintu informasi bagi guru dan murid.
Dengan akses internet, para siswa kini dapat:
- Mengakses platform pembelajaran daring.
- Mencari materi referensi dari perpustakaan digital dunia.
- Meningkatkan literasi digital sejak dini.
Kehadiran internet satelit gratis ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di sektor pendidikan.
Melalui kolaborasi teknologi dan kebijakan yang tepat sasaran, hambatan geografis kini bukan lagi menjadi penghalang bagi anak bangsa untuk meraih ilmu pengetahuan.
Inisiatif ini diharapkan terus berlanjut dan mencakup lebih banyak institusi pendidikan di masa mendatang.***
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala




