POJOKSATU.ID - Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Josepha, atau yang akrab disapa Ocha.

Josepha merupakan peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar yang sempat menjadi pembicaraan hangat di media sosial karena keberaniannya.

Ia dikenal publik sebagai sosok yang gigih mempertahankan pendapat dan menyampaikan kritik saat jawabannya dianggap salah oleh dewan juri.

Keberanian siswi asal SMAN 1 Pontianak ini rupanya menyentuh hati banyak orang dan menuai dukungan luas dari masyarakat.

Baca Juga: Inilah Syarat Mutlak Guru Non ASN Tetap Bisa Mengajar dan Dapat Insentif dari Kemendikdasmen!

Permohonan maaf tersebut tidak hanya datang secara pribadi, melainkan juga mewakili lembaga MPR RI.

Muhammad Rifqinizamy menyampaikan pesan tersebut secara langsung melalui sambungan video call kepada Ocha.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Ocha dijadwalkan bertolak ke Jakarta hari ini atas undangan resmi dari pihak MPR RI.

Undangan ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap integritas dan sikap kritis yang ditunjukkan oleh generasi muda.

Baca Juga: Guru Non ASN Tidak Bisa Lagi Mengajar Tahun Depan? Begini Fakta dari Kemendikdasmen

Tidak berhenti di situ, apresiasi yang diberikan kepada Ocha ternyata jauh lebih besar dari sekadar kata maaf.

Ocha mendapatkan kesempatan emas berupa beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan jenjang S1 di Tiongkok, China.

Fasilitas pendidikan ini diberikan sebagai penghargaan atas karakter kuat dan kecerdasan yang ia miliki selama kompetisi.

Selain beasiswa pendidikan, ia juga dijanjikan ikatan kerja setelah menyelesaikan studinya di negeri tirai bambu tersebut.

Hal ini membuktikan bahwa sikap kritis yang konstruktif dapat membuka jalan menuju masa depan yang cerah.

Kisah Josepha menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Indonesia untuk tetap berani menyuarakan kebenaran.

Pemerintah berharap dukungan ini dapat memotivasi Ocha untuk terus berprestasi dan membawa nama baik bangsa di kancah internasional.***