POJOKSATU.id - Pada penghujung tahun 2023, Pengrus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Ibn Khaldun (PMII UIKA) baru baru ini sukses menggelar PKD Se Jawa Barat
Diketahui Pelatihan Kader Dasar (PKD) merupakan kaderisasi formal kedua yang ada di Organisasi PMII.
Kabarnya, usai mengikuti kegiatan PKD, para peserta dinobatkan sebagai kader Mujahid yang dimaknai sebagai orang yang siang untuk bersungguh sungguh dalam berorganisasi.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, PKD yang diselenggarakan oleh pengurus komisariat PMII UIKA pada tahun 2023 ini diikuti oleh beberapa peserta luar Bogor.
Baca Juga: Ciptakan Pemilu Tanpa Hoax, PMII Kota Bogor Gelar Diskusi Demokrasi dengan Suasana Interaktif
Hampir 20 orang peserta se Jabar, telah sukses dan berhasil menyandang gelar kader Mujahid Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pasca mengikuti kegiatan PKD.
Sementara itu Ketua Pelaksana PKD PMII UIKA, Toni Al Fazri merincikan jumlah peserta tersebut, diantaranya 15 orang dari Internal UIKA dan 5 orang lainnya dari luar UIKA.
“Untuk peserta sendiri 15 orang dari Internal PMII UIKA, 1 orang dari PMII IUKI, 3 orang dari STAI Kharisma, dan satu orang lagi dari UNUSIA” Jelas Toni.
Toni juga menjelaskan bahwa sebelum terlaksananya PKD, pihaknya melakukan tahapan screening yang sangat selektif, sehingga tidak semua peserta yang daftar bisa mengikuti kegiatan PKD.
Meski kegiatan PKD diselenggarakan selama 5 hari, terhitung sejak jumat (22/12/23) hingga Senin (25/12/23) para peserta terlihat antusias dan bersemangat.
Terbukti dari mulai pagi hingga malam, para peserta PKD PMII UIKA selalu menunjukan sikap yang interaktif saat pemberian materi berlangsung.
Adapun materi yang disampaikan oleh para narasumber diantaranya, Nilai Dasar Pergerakan PMII
Paradigma PMII,Strategi Pengembangan PMII Berbasis Potensi Akademik Dan Orientasi Profesi.
Pancasila dan Sistem Ketatanegaraan Indonesia,Analisi Sosial dan Rekayasa Sosial,Anailis Wacana dan Media Representatif Gender.
Ada juga, Analisi Kebijakan Kampus dan Pengelolaan Ruang Strategis Akademik, Chritical Thinking, Nadhlatun Nisa
Para pemateri terus dihujani berbagai macam pertanyaan dari peserta PKD PMII UIKA, tak hanya itu buku tulis yang mereka bawa juga terlihat penuh dengan catatan.
Menggunakan seragam berwarna biru dongker dan dilengkapi kerudung berwarna kuning bagi perempuan, para peserta PKD mengikuti seluruh rangkain kegiatan.
Mulai dari Pembukaan,Pemaparan Materi oleh para narasumber, Outbond,Solat Malam,ngaji bersama, solat berjamaah, dan ditutup dengan pembaiatan.
Salah seorang peserta, M. Hafis memberikan kesan positif atas terselenggaranya kegiatan PKD 2023.
" Jujur aja mungkin 5 hari ini menjadi momentum bersejarah bagi saya, bukan hanya soal materi yang diberikan, akan tetapi lebih daripada itu, saya mendapatkan nilai nilai tentang kerendahan hati" Jelas Hafis pada Pojoksatu.
Pada helaran PKD yang diinisioatori oleh PMII UIKA Tahun ini, mengusung tema “Pengembangan Profesionalitas Kader Mujahid Menuju Kemajuan Organisasi”.
Dalam sambutannya saat prosesi pembukaan PKD, Toni Al Fazri mengungkapkan maksud dan tujuan pihaknya mengusung tema tersebut.
"Supaya meningkatkan kapasitas & kapabilitas kader di bidang profesionalitas organisasi & profesi" Jelas Toni.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu dihadiri oleh Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Try Rahman Yusuf, Ketua Kopri PMII Cabang Kota Bogor, Rahmatul Ummah, Ketua Komisariat PMII UIKA, Fajril Miftahul Qirom, serta para alumni yang juga turut hadir meramaikan.
Ketua Komisariat PMII UIKA, Fajril Miftahul Qirom berpesan kepada seluruh peserta, agar senantiasa terus bersemnagat dalam melewati berbagai macam proses selama ber PMII.
"Harapannya kepada seluruh kader yang baru saja dibaiat, agar senantiasa lebih bersemangat dalam menjalani setiap proses, karena kita harus percaya bahwa proses tidak akan pernah menghianati hasil" Jelas Fajril.
Momen haru sangat terasa, saat kegiatan PKD masuk pada prosesi pembaiatan, diiringi dengan Hymne PMII, sontak membuat para hadirin meneteskan air mata.
Proses pembaiatan menjadi kader mujahid dipimpin langsung oleh Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Try Rahman Yusuf.
Baca Juga: Tanggapi Isu Miring Tentang Gender, Kopri PMII UIKA Angkat Suara: 2023 Tolak Peran Ganda
Sebelum membacakan naskah baiat, terhitung sebanyak 3 kali Try menanyakan tentang kesiapan para peserta terkait kesiapannya untuk mengabdikan diri pada organisasi.
Secara bersamaan dan dengan suara yang lantang sontak para peserta menjawab "Siap".
Usai prosesi pembaitan tidak lupa Try juga tidak lupa berpesan agar bertanggung jawab atas penobatan para peserta sebagai kader Mujahid.
"Kegiatan PKD tidak boleh dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka, akan tetapi pasca mengikuti kegiatan ini, saya berpesan dan mengintruksikan kepada seluruh kader unntuk senantiasa bertanggung jawab atas kemujahidannya" Tegas Try pada Pojok Satu.
"Karena tidak semua anggota dan kader PMII bisa mendapatkan gelar sebagai kader Mujahid" Pungkas Try.***



