POJOKSATU.id - Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) memiliki perjalanan sejarah panjang yang berakar dari dunia pendidikan vokasi dan pelatihan sumber daya manusia di lingkungan Pos Indonesia.
Tonggak awal perjalanan ini dimulai pada 16 Februari 2000 dengan berdirinya Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI).
YPBPI didirikan berdasarkan Akta Notaris Nyonya Agung Sutaryati Koesbandrijo, SH Nomor 12 tanggal 16 Februari 2000.
Yayasan ini memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah disesuaikan serta terdaftar secara resmi dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007.
Baca Juga: Sejarah Universitas Langlangbuana Bandung, Kampus Pionir Berbasis Pengabdian dan Profesionalisme
Sejak awal, YPBPI diarahkan menjadi fondasi pengembangan pendidikan, bisnis, dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Langkah konkret YPBPI dalam dunia pendidikan tinggi diwujudkan dengan berdirinya Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) pada 5 Juli 2001.
Poltekpos hadir sebagai institusi pendidikan vokasi yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang logistik, telekomunikasi, dan teknologi informasi.
Pendidikan yang diselenggarakan bersifat praktis dan aplikatif, selaras dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional.
Baca Juga: Cara Mengawasi Penggunaan Ponsel Anak dengan Google Family Link, Aman dan Mudah untuk Orang Tua
Perkembangan dunia logistik yang semakin pesat mendorong YPBPI untuk memperluas cakupan pendidikan.
Pada 22 Juli 2013, Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) resmi didirikan.
STIMLOG difokuskan pada pengembangan keilmuan manajemen logistik dan rantai pasok, guna memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang mampu mengelola distribusi dan supply chain secara modern dan efisien.
Transformasi besar kemudian terjadi dengan berdirinya Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI).
ULBI merupakan pengembangan lebih lanjut dari Poltekpos dan STIMLOG, yang mengintegrasikan kekuatan pendidikan vokasi dan akademik dalam satu universitas.
Baca Juga: TPG Bulanan Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Perubahan Sistem di Info GTK
ULBI memfokuskan diri pada bidang logistik, manajemen rantai pasok, bisnis, serta teknologi informasi untuk menjawab tantangan globalisasi dan era industri 4.0.
Sebagai institusi pendidikan tinggi di bawah naungan YPBPI, ULBI menetapkan visi besar menjadi perguruan tinggi vokasi unggul secara nasional di bidang logistik, bisnis, dan manajemen rantai pasok.
Bahkan dalam jangka panjang, ULBI menargetkan diri sebagai World Class Entrepreneurial University in Supply Chain Management and Logistics Business pada tahun 2047.
Untuk mencapai visi tersebut, ULBI menjalankan misi jangka panjang dengan menyelenggarakan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi bertaraf internasional.
Fokus utamanya adalah menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing dan bekerja di industri lokal maupun global, sekaligus meningkatkan daya saing alumni dan tingkat employability.
Selain pendidikan, ULBI juga menekankan pentingnya penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi diarahkan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, melahirkan inovasi, hak paten, serta membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat berbasis IPTEK.
Dalam tujuan jangka panjangnya, ULBI berkomitmen membina mahasiswa agar menjadi tenaga siap kerja, ilmuwan, pendidik, dan profesional di bidang logistik, supply chain management, e-commerce, ekonomi, dan sosial.
Baca Juga: Jejak Awal Thawalib Jakarta, Dari Kuliah Dakwah 6 Bulan hingga STAI Publisistik Thawalib
Nilai keimanan, profesionalisme, kompetensi tinggi, serta wawasan kebangsaan menjadi karakter utama lulusan yang ingin diwujudkan.
Memasuki periode jangka menengah 2023–2027, ULBI mengusung visi menjadi universitas dengan tata kelola yang baik dan unggul dalam pendidikan di bidang bisnis logistik dan manajemen rantai pasok.
Visi ini diperkuat melalui penguatan tata kelola akademik dan non-akademik, peningkatan kualitas pembelajaran, digitalisasi layanan kampus, serta perluasan kerja sama dengan industri, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Aturan Baru Pensiun 2026! Dana ASN–TNI–Polri Wajib Gunakan Rumus Aktuaria dan SBN 30 Persen
Dengan perjalanan sejarah yang kuat dan arah pengembangan yang jelas, ULBI terus meneguhkan posisinya sebagai kampus logistik dan bisnis yang adaptif dan inovatif. ***




