POJOKSATU.id - Program Talenta Unggul Nasional (Tunas) 2026 digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Para lulusan yang masuk daftar kandidat diminta mengecek email undangan dari Kemdiktisaintek. Informasi mengenai tahapan selanjutnya dikirimkan melalui email masing-masing kandidat.
Undangan dan tahapan proses berikutnya telah dikirimkan kepada kandidat.
Alumni juga diminta mengecek inbox maupun folder spam email serta menghubungi koordinator program studi masing-masing jika diperlukan.
Apa Itu Tunas Kemdiktisaintek?
Program Tunas merupakan inisiatif Kemdiktisaintek untuk menjaring lulusan sarjana terbaik ke dalam Database Talenta Unggul Nasional.
Program ini bertujuan memetakan talenta sesuai kebutuhan Program Strategis Nasional, khususnya pada delapan bidang industri prioritas.
Peserta yang masuk dalam basis data kemudian dapat dipetakan dengan kebutuhan sektor strategis nasional maupun industri strategis dalam negeri.
Delapan bidang prioritas Tunas meliputi:
1. Pangan, untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Buka Beasiswa BPDDI 2026, Simak Fasilitas, Persyaratan, dan Tahapan Seleksinya
2. Kesehatan, mencakup layanan kesehatan, farmasi, dan alat kesehatan dalam negeri.
3. Energi, termasuk energi baru dan terbarukan serta ketahanan energi.
4. Hilirisasi dan industrialisasi, untuk pengolahan sumber daya menjadi produk bernilai tambah.
5. AI dan semikonduktor, termasuk kecerdasan artifisial dan industri chip nasional.
6. Material dan manufaktur maju, mencakup material canggih serta manufaktur presisi.
7. Pertahanan, berkaitan dengan industri pertahanan dan keamanan negara.
8. Maritim, termasuk ekonomi biru dan kedaulatan maritim.
Program Tunas saat ini menghimpun 51.128 lulusan sarjana dari 50 program studi prioritas. Kandidat terpilih menjalani tes IQ serta tes Spirit & Grit untuk mengukur motivasi, daya juang, dan ketangguhan.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Tegaskan Prodi Teknik TIDAK WAJIB Diubah Jadi Rekayasa
Apakah Peserta Tunas Langsung Dapat Kerja?
Masuk sebagai peserta Tunas tidak berarti langsung mendapatkan pekerjaan.
Peserta yang lolos seleksi akan dimasukkan ke dalam Database Talenta Unggul Nasional.
Selanjutnya, profil mereka dapat mengikuti proses talent matching berdasarkan kebutuhan formasi.
Pemanggilan talenta dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan BUMN, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), kementerian/lembaga, maupun mitra industri strategis.
Jika dipanggil oleh industri, talenta Tunas akan mengikuti proses tes penempatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Cara Daftar Tunas Kemdiktisaintek
Program Tunas tidak dibuka melalui pendaftaran mandiri. Kandidat dipilih berdasarkan undangan resmi yang disampaikan melalui email, dengan proses yang melibatkan career development center (CDC) perguruan tinggi.
Kandidat yang sudah bekerja tetap dapat mengikuti program ini.
Pemilihan kandidat dilakukan melalui kurasi data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Kandidat berasal dari 20 lulusan dengan IPK tertinggi pada setiap angkatan dalam rentang 5-6 tahun terakhir untuk program studi yang masuk daftar prioritas.
Kandidat yang terpilih akan menerima token 12 digit untuk diaktivasi melalui situs resmi Tunas.
Jika token undangan sudah kedaluwarsa, kandidat dapat mengajukan pemulihan token melalui tiket bantuan resmi pada laman Tunas atau menghubungi unit CDC kampus.
Cara Cek Undangan Tunas Kemdiktisaintek
Alumni yang ingin memastikan apakah masuk sebagai kandidat Tunas dapat mengecek kepesertaan melalui laman undangan resmi.
Langkahnya:
1. Buka laman https://talentaunggul.id/undangan.
2. Pilih kampus dan program studi.
3. Masukkan NIM dan nama lengkap sesuai ijazah.
4. Klik "Cek Kepesertaan".
Kandidat yang tercatat kemudian dapat mengikuti tahapan sesuai undangan yang diterima.
Seleksi Tunas Kemdiktisaintek
Seleksi Tunas dilakukan secara luring dengan sistem berbasis web. Tahap awal mencakup tes IQ yang bersifat eliminatif serta tes Spirit & Grit.
Tes berlangsung selama dua jam. Peserta wajib membawa laptop sendiri ke lokasi ujian yang tersebar dalam 15 kluster wilayah.
Peserta tidak harus mengikuti tes di kampus asal. Lokasi ujian dapat dipilih berdasarkan kluster terdekat dengan domisili saat ini yang dilaporkan dalam kuesioner pemetaan.
Baca Juga: Daftar 30 Kampus Kedokteran yang Kena Semprot Kemdiktisaintek, Nomor 1 Punya Puluhan Retaker Akut!
Tes dilakukan bersama Forum CDC Lintas Perguruan Tinggi dengan 15 kluster berikut:
1. Jabodetabek – UI
2. Jawa Barat – ITB
3. Jawa Tengah – Undip
4. DIY-Surakarta – UGM
5. Jawa Timur – Unair
6. Malang Raya – UB
7. Aceh – USK
8. Sumatera Utara – USU
9. Sumbar-Riau – Unand
10. Sumatera Selatan – UNSRI
11. Bali – Unud
12. Nusa Tenggara – Undana
13. Kalimantan – Unmul
14. Sulawesi – Unhas
15. Maluku – Unpatti
Seluruh rangkaian seleksi, termasuk proses pendaftaran, tidak dipungut biaya.
Tes Penempatan Tunas
Talenta yang lolos seleksi akan masuk Database Talenta Unggul sebagai talent pool SDM strategis.
Pemanggilan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil industri dan program hilirisasi nasional pada delapan bidang prioritas.
Talenta yang dipanggil untuk penempatan akan menjalani lima tahap tes berbasis kebutuhan atau demand-driven, yakni:
1. Tes mental ideologi dan behavioral integrity.
2. Tes kesehatan.
3. Tes kesegaran jasmani.
4. Tes khusus sesuai posisi.
5. Sidang keputusan.
Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Segera Unggah Berkas Mutasi PNS Kemendikdasmen Sebelum Penutupan Nanti Malam
Jadwal Seleksi Tunas 2026
Berikut rangkaian jadwal yang perlu diperhatikan kandidat:
1. Kurasi 51.128 lulusan dari 50 prodi prioritas: 1-17 September 2026.
2. Undangan personal melalui email dan WhatsApp: 18-25 September 2026.
3. Pengisian kuesioner minat, berkas, riwayat, dan domisili: 18-25 September 2026.
4. Pemetaan peserta ke 15 kluster: 24-27 September 2026.
5. Tes IQ dan Spirit & Grit: 28-30 September 2026.
6. Masuk database talenta unggul sebagai talent pool SDM strategis: 1-3 Oktober 2026.
Setelah masuk database, pemanggilan talenta dilakukan sesuai kebutuhan industri dan formasi yang tersedia.
50 Prodi Prioritas Tunas 2026
Kurasi kandidat Tunas dilakukan untuk 50 program studi prioritas berikut:
1. Administrasi Publik
2. Agribisnis
3. Agroteknologi/Agronomi
4. Aktuaria
5. Akuntansi
6. Bioteknologi
7. Bisnis Internasional
8. Data Science (Statistika)
Baca Juga: Ada Data Gaib, Dapodik Lembaga Kursus Dirilis Kemendikdasmen, Ini yang Harus Diperhatikan
9. Ekonomi
10. Ekonomi Pembangunan
11. Farmasi
12. Hubungan Internasional
13. Hukum Bisnis
14. Ilmu Gizi
15. Ilmu Hukum
16. Ilmu Kelautan/Oseanografi
17. Ilmu Komputer
18. Ilmu Lingkungan
19. Informatika
20. Kedokteran
21. Manajemen
22. Manajemen Bisnis
Baca Juga: Ada 32.828 Guru Lolos Program Beasiswa S1/D4 Kemendikdasmen 2026, Kuliah Tetap Bisa Sambil Mengajar
23. Manajemen Kebijakan Publik
24. Perencanaan Wilayah dan Kota
25. Perikanan/Akuakultur
26. Peternakan
27. Psikologi
28. Sistem dan Teknologi Informasi
29. Sistem Informasi
30. Studi Pembangunan
31. Teknik Biomedis
32. Teknik Dirgantara/Penerbangan
33. Teknik Elektro
34. Teknik Fisika
35. Teknik Geodesi dan Geomatika
Baca Juga: Ada Data Gaib, Dapodik Lembaga Kursus Dirilis Kemendikdasmen, Ini yang Harus Diperhatikan
36. Teknik Geofisika
37. Teknik Geologi
38. Teknik Industri
39. Teknik Kelautan
40. Teknik Kimia
41. Teknik Lingkungan
42. Teknik Material
43. Teknik Mesin
44. Teknik Metalurgi
45. Teknik Nuklir
46. Teknik Perkapalan
47. Teknik Perminyakan
Baca Juga: Arsip Kemendikdasmen Diserahkan ke ANRI, Jadi Sumber Belajar dan Sejarah Bangsa
48. Teknik Pertambangan
49. Teknik/Teknologi Pertanian
50. Teknologi Pangan
Bagi alumni yang masuk kandidat Tunas 2026, email undangan menjadi informasi penting untuk mengetahui tahapan yang harus diikuti.
Selain itu, kepesertaan dapat dicek melalui laman resmi Tunas dengan memasukkan kampus, prodi, NIM, dan nama lengkap sesuai ijazah. ***




