POJOKSATU.ID - Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) bukan hanya soal data akademik dan pilihan program studi.
Salah satu detail penting yang kerap dianggap sepele, namun berpotensi menimbulkan masalah, adalah pas foto akun SNPMB.
Panitia menegaskan bahwa pas foto yang digunakan harus terbaru, maksimal diambil dalam 3 bulan terakhir.
Ketentuan ini bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Temui DPR RI, Aliansi Merah Putih Suarakan 16 Tuntutan PPPK Termasuk Kepastian Status PNS
Pas foto berfungsi sebagai identitas visual peserta yang akan digunakan dalam berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, verifikasi data, hingga proses administrasi lanjutan di perguruan tinggi tujuan.
Jika pas foto terlalu lama, dikhawatirkan tidak lagi mencerminkan kondisi fisik terkini peserta.
Dalam panduan resmi SNPMB, dijelaskan bahwa perubahan penampilan seperti gaya rambut, berat badan, penggunaan hijab, hingga perubahan wajah secara signifikan dapat menimbulkan ketidaksesuaian data.
Hal inilah yang ingin dihindari oleh panitia dengan menetapkan aturan maksimal 3 bulan terakhir untuk pengambilan pas foto.
Baca Juga: Hari Terakhir! Beasiswa GTK untuk Guru PAUD yang Belum S1 Ditutup 24 Januari 2026
Sejumlah peserta SNPMB sebelumnya mengaku mengalami kendala karena menggunakan pas foto lama, meski secara teknis masih memenuhi ukuran dan latar belakang.
Saat proses verifikasi, foto dinilai tidak sesuai dengan kondisi aktual peserta, sehingga harus melakukan perbaikan data dalam waktu terbatas.
Panitia SNPMB mengimbau seluruh peserta agar tidak mengambil risiko dengan mengunggah pas foto lama.
Meski terlihat sederhana, kesalahan pada pas foto dapat berakibat pada tertundanya proses verifikasi akun, bahkan berpotensi memengaruhi kelancaran tahapan seleksi berikutnya.
Selain soal waktu pengambilan, pas foto SNPMB juga harus memenuhi ketentuan teknis lain.
Umumnya, foto harus menampilkan wajah dengan jelas, pencahayaan cukup, latar belakang polos, serta tanpa aksesori berlebihan yang menutupi wajah.
Ekspresi wajah juga disarankan netral agar mudah dikenali.
Bagi peserta yang ragu apakah pas foto miliknya masih memenuhi ketentuan atau tidak, disarankan untuk mengambil foto baru.
Saat ini, layanan foto resmi maupun studio digital mudah ditemukan dengan biaya terjangkau.
Langkah ini jauh lebih aman dibandingkan harus memperbaiki data di tengah proses seleksi yang ketat.
Panitia juga menekankan bahwa pas foto yang sesuai ketentuan akan memudahkan proses administrasi di perguruan tinggi setelah peserta dinyatakan lolos.
Baca Juga: Kabar Gembira! Uang Makan PNS dan PPPK Cair Bulanan Berdasarkan Kehadiran, Ini Penjelasannya
Data yang konsisten sejak awal akan menghindarkan mahasiswa baru dari masalah administrasi di kemudian hari.
Dengan semakin ketatnya sistem verifikasi data SNPMB, peserta diharapkan lebih teliti dalam setiap tahapan pendaftaran.
Jangan sampai kelalaian kecil seperti pas foto yang tidak terbaru justru menjadi hambatan dalam meraih kesempatan masuk perguruan tinggi negeri impian.
Sebagai penutup, peserta SNPMB diimbau untuk segera mengecek kembali akun masing-masing.
Pastikan pas foto yang diunggah benar-benar diambil maksimal 3 bulan terakhir, sesuai ketentuan, dan mencerminkan kondisi terbaru.
Ketelitian hari ini bisa menentukan kelancaran proses seleksi ke depan.***




