POJOKSATU.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan bahwa pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) periode II akan dimulai pada Minggu, 17 November 2024.
Informasi ini diumumkan BKN melalui akun Instagram resmi @bkngoidofficial pada Senin (11/11/2024).
“Reminder, mulai 17 November pendaftaran seleksi PPPK periode II,” tulis BKN di unggahan tersebut.
Bagi pelamar yang ingin mengikuti seleksi ini, informasi lebih lanjut dapat diperoleh di laman resmi BKN, https://sscasn.bkn.go.id/.
Pendaftaran akan berlangsung hingga 31 Desember 2024 dan terbuka bagi tenaga non-ASN yang aktif bekerja di instansi pemerintah, termasuk lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk formasi guru di instansi daerah.
Periode pendaftaran yang cukup panjang diharapkan memberi waktu bagi pelamar untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan.
Sebelumnya, seleksi PPPK periode I telah dilaksanakan pada 1-20 Oktober 2024, yang juga dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan tenaga non-ASN di instansi pemerintah.
Melalui seleksi ini, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan pegawai dalam jumlah besar.
Formasi PPPK 2024 Terbanyak dalam Sejarah
Tahun ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menetapkan formasi PPPK 2024 sebagai yang terbanyak dalam sejarah, yaitu mencapai 1.031.554 formasi dari total 1.280.547 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024.
Jumlah besar ini dialokasikan untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN di berbagai instansi pemerintah, sehingga dapat mendukung pelayanan publik di berbagai sektor.
Seleksi PPPK tahun 2024 dilaksanakan dengan computer assisted test (CAT) dengan penentuan kelulusan berdasarkan peringkat terbaik.
Dalam seleksi tidak ada nilai ambang batas, namun pelamar akan dinyatakan lulus jika berperingkat terbaik.
Seleksi PPPK 2024 terdiri dari dua tahap utama yaitu seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.
Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian kemampuan manajerial, teknis, serta sosial-kultural pelamar dengan standar jabatan yang dilamar.
Selain itu, seleksi ini juga mencakup tes wawancara berbasis komputer yang dirancang untuk menilai integritas dan moralitas peserta.
Dengan adanya sistem berbasis peringkat, pelamar yang menempati posisi tertinggi akan lebih berpeluang untuk diterima, meskipun tidak ada nilai ambang batas yang ditetapkan. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




