POJOKSATU.id – Pemerintah kembali mengatur jadwal pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bulan April 2026 yang diperkirakan akan kembali ke siklus normal, dengan estimasi dana masuk rekening mulai 21 hingga 30 April 2026.

Setelah pencairan TPG bulan Maret 2026 dipercepat akibat banyaknya hari libur nasional dan cuti bersama, kini jadwal pencairan untuk bulan April dipastikan kembali mengikuti mekanisme standar.

Dalam skema terbaru, proses pencairan TPG dimulai dari penarikan data Dapodik yang memiliki batas akhir atau cut-off pada 15 April 2026.

Baca Juga: Ketegangan Meningkat, Iran Tolak Negosiasi dengan AS dan Sebut Perdamaian Saat Ini Tanda Kelemahan

Artinya, seluruh guru diwajibkan memastikan data mereka sudah tersinkronisasi sebelum tanggal tersebut agar tidak menghambat proses penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).

Setelah penarikan data, proses akan berlanjut ke tahap verifikasi dan validasi yang berlangsung pada 15 hingga 19 April 2026.

Selanjutnya, SKTP ditargetkan terbit pada 19 April, sebelum akhirnya data dikirim ke Kementerian Keuangan pada 20 April untuk proses pencairan.

Baca Juga: KIP Kuliah 2026 Jalur UTBK-SNBT Resmi Dibuka hingga 7 April, Ini Jadwal, Syarat, dan Manfaat Lengkap

Dana TPG diperkirakan mulai masuk ke rekening guru pada rentang waktu 21 hingga 30 April 2026.

Namun demikian, proses ini tidak selalu berjalan mulus. Berdasarkan evaluasi pencairan bulan Maret, masih terdapat sejumlah guru yang belum menerima haknya, bahkan untuk periode Januari hingga Februari.

Salah satu penyebab utama keterlambatan tersebut adalah kesalahan data rekening, seperti rekening tidak aktif atau terjadi retur saat transfer.

Baca Juga: Bahlil Tahan Kebijakan Batu Bara, Tapi Siapkan Kenaikan Harga Nikel

Menariknya, pemerintah menegaskan bahwa pencairan bulan Maret merupakan langkah percepatan darurat, bukan standar bulanan.

Karena itu, guru diimbau tidak berekspektasi pencairan lebih awal di bulan April.

Selain itu, penting bagi guru untuk tidak mengosongkan saldo rekening agar proses transfer tidak gagal. ***