POJOKSATU.id - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi favorit di Indonesia.
Berdasarkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026, UPI tercatat sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik dengan jumlah peminat terbanyak secara nasional.
Data resmi dari Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menunjukkan, UPI menduduki peringkat pertama dengan total 53.311 pendaftar.
Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas akademik dan daya saing lulusan kampus tersebut.
Rektor UPI, Didi Sukyadi, menyebut lonjakan peminat ini berdampak positif terhadap kualitas mahasiswa yang diterima.
“Melonjaknya jumlah peminat akan berdampak positif terhadap kualitas mahasiswa yang diterima,” kata Didi, Rabu 1 April 2026.
Gambaran Besar SNBP 2026
Secara nasional, SNBP 2026 diikuti oleh 146 perguruan tinggi negeri yang terdiri atas 76 PTN Akademik, 26 PTKIN, dan 44 Politeknik Negeri.
Total peserta mencapai 806.242 siswa, terdiri dari 509.858 siswa SMA, 190.498 siswa SMK, 104.786 siswa MA, dan 1.100 siswa lainnya.
Mereka memperebutkan total 189.017 kursi daya tampung.
Untuk PTN Akademik, jumlah pendaftar mencapai 774.263 peserta dengan daya tampung 162.116 kursi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155.543 peserta dinyatakan lulus dengan persentase kelulusan 20,09 persen.
Rinciannya, 142.212 peserta lulus pada pilihan pertama dan 13.331 pada pilihan kedua. Dari total yang lulus, sebanyak 53.897 peserta atau 19,67 persen merupakan pendaftar KIP Kuliah.
Sementara pada PTN Vokasi, jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta yang memperebutkan 26.929 kursi. Sebanyak 23.438 peserta dinyatakan lulus dengan persentase 30,34 persen, dan 10.574 di antaranya merupakan pendaftar KIP Kuliah.
10 Program Studi Paling Ketat di UPI
Tingginya jumlah peminat di UPI berdampak langsung pada ketatnya persaingan di sejumlah program studi. Berikut daftar lengkap 10 prodi dengan rasio keketatan tertinggi:
-
Manajemen
Daya tampung 25 orang, peminat 1.976 orang (rasio 1:79) -
Keperawatan
Kuota 29 kursi, peminat 2.190 orang (rasio 1:76) -
Kedokteran
Kuota 10 kursi, peminat 754 orang (rasio 1:75) -
Ilmu Komunikasi
Kuota 23 kursi, peminat 1.560 orang (rasio 1:68) -
Pendidikan Tata Boga
Kuota 16 kursi, peminat 968 orang (rasio 1:61) -
Teknologi Pangan
Kuota 12 kursi, peminat 700 orang (rasio 1:58) -
Akuntansi
Kuota 24 kursi, peminat 1.353 orang (rasio 1:56) -
Ilmu Komputer
Kuota 16 kursi, peminat 844 orang (rasio 1:53) -
Psikologi
Kuota 48 kursi, peminat 1.836 orang (rasio 1:38) -
Teknik Elektro
Kuota 17 kursi, peminat 646 orang (rasio 1:38)
“Tingginya angka keketatan ini mencerminkan peningkatan kualitas persaingan antar peserta SNBP dalam memperebutkan kursi di program studi unggulan UPI,” jelas Didi.
Faktor UPI Jadi Kampus Favorit
Direktur Direktorat Pendidikan UPI, Asep Supriatna, mengungkapkan keberhasilan UPI menjadi kampus dengan peminat terbanyak tidak terjadi begitu saja.
“Posisi UPI sebagai perguruan tinggi dengan peminat terbanyak pada SNBP 2026 tidak terlepas dari beberapa faktor utama. Pertama, secara geografis UPI mudah dijangkau masyarakat karena memiliki kampus yang tersebar di Bandung, Cibiru, Purwakarta, Sumedang, Tasikmalaya, hingga Serang,” jelasnya.
Selain itu, UPI memiliki 106 program studi jenjang D4 dan S1. Kampus ini juga telah bertransformasi, tidak hanya dikenal di bidang kependidikan, tetapi juga menawarkan berbagai program di bidang ilmu murni dan teknik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Asep menambahkan, strategi komunikasi juga berperan penting, salah satunya melalui program Open Visit UPI 2026 yang dinilai efektif memperkenalkan kampus kepada calon mahasiswa.
“Kami konsisten melakukan sosialisasi. Melalui Open Visit, calon mahasiswa dapat mengenal lebih dekat lingkungan akademik kami. Ini terbukti membuat jangkauan informasi menjadi lebih luas dan efektif,” tambahnya.
Daya Tampung dan Kuota UPI 2026
Untuk tahun 2026, total kuota mahasiswa baru UPI mencapai 12.415 orang dari jalur SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri. Penetapan ini disesuaikan dengan rasio dosen dan mahasiswa serta fasilitas yang tersedia.
Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), UPI mengalokasikan minimal 20 persen kursi untuk SNBP, minimal 30 persen untuk SNBT, dan maksimal 50 persen untuk jalur mandiri.
Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menyebut angka daya tampung final biasanya baru terlihat setelah proses daftar ulang selesai.
“Biasanya angka detail baru muncul setelah penerimaan karena suka ada kasus yang tidak daftar ulang,” katanya.
Imbauan untuk Peserta
Bagi peserta yang dinyatakan lolos di UPI, panitia mengimbau agar segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sementara bagi yang belum berhasil, peluang masih terbuka melalui jalur SNBT 2026, seleksi mandiri, maupun kelas internasional.
Pengumuman resmi SNBP 2026 dapat diakses melalui laman https://pengumuman-snbp.snpmb.
Capaian ini menjadi catatan penting bagi UPI dalam mempertahankan reputasinya sebagai kampus unggulan. ***




