POJOKSATU.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Kampus berjuluk Ganesha itu sukses meraih gelar Juara Umum Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 setelah membukukan total 18 penghargaan.
Ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) dan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) tersebut mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Baca Juga: INSIGHT Scholarship Siap Dibuka, Kemenag Bidik Mahasiswa Asing Belajar Islam di PTKIN Indonesia
Babak final ONMIPA-PT 2026 berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 8–11 Juni 2026.
Kompetisi ini diikuti 260 finalis dari 85 perguruan tinggi yang bersaing pada empat bidang, yakni Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.
Sebelum melaju ke tingkat nasional, para peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi regional pada 5–6 Mei 2026. Menariknya, seluruh 20 delegasi ITB berhasil lolos ke babak final nasional, menunjukkan konsistensi pembinaan talenta sains yang telah dibangun kampus tersebut.
Baca Juga: Fernando Emas Peringatkan Pemerintahan Prabowo, Waspada Reformasi 1998 Jilid II
Pembinaan Intensif Jadi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan ITB tidak datang secara instan. Sejak Maret 2026, para mahasiswa telah mengikuti program pembinaan intensif bersama dosen-dosen pembimbing di masing-masing bidang.
Pembinaan bidang Fisika dipimpin Dr. Getbogi Hikmawan, bidang Kimia oleh Dr. Dikhi Firmansyah, bidang Matematika oleh Afiff Humam, M.Si., dan bidang Biologi oleh Dr. Noviana Vanawati.
Melalui proses pembinaan yang berkelanjutan tersebut, ITB berhasil mengoleksi 2 medali emas, 8 medali perak, 4 medali perunggu, serta 4 penghargaan honorable mention.
Baca Juga: Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Bawah Mobil Usai Demo di Gejayan, Terima Kasih Pak Prabowo
Perolehan itu mengantarkan ITB kembali menjadi perguruan tinggi dengan capaian terbaik di ONMIPA-PT 2026 sekaligus mempertahankan tradisi keunggulannya dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Apresiasi untuk Mahasiswa dan Dosen Pembimbing
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan Meilano, menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang telah mengharumkan nama kampus.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi ITB yang telah berhasil meraih gelar Juara Umum ONMIPA-PT 2026 dengan total perolehan 18 penghargaan, sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan ketangguhan dan kualitas mahasiswa ITB di tingkat nasional.
Keberhasilan mempertahankan tradisi keunggulan ini merupakan buah dari kerja keras mahasiswa serta dedikasi luar biasa para dosen pembimbing yang telah memberikan pendampingan akademik secara terstruktur dan intensif,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Belum Berhasil Temukan Komplotan yang Mau Menculik Lansia 70 Tahun di PIK
Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik penguatan ekosistem talenta di ITB sehingga budaya keilmuan, kedisiplinan, dan semangat berprestasi terus berkembang.
“Besar harapan saya agar semangat kompetisi ini tidak berhenti pada medali saja, melainkan berlanjut menjadi kontribusi nyata melalui penelitian, publikasi ilmiah, serta peran sebagai influencer positif yang menginspirasi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi demi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia,” tuturnya.
Persaingan Semakin Ketat dan Berkualitas
Dosen pembimbing bidang Fisika, Getbogi Hikmawan, menilai capaian tahun ini semakin bermakna karena kualitas kompetisi terus meningkat.
Baca Juga: Pembukaan Piala Dunia 2026 Sepi Penonton di Tribun, FIFA Angkat Bicara
Menurutnya, sejumlah kampus besar menunjukkan performa yang sangat baik. ITB, ITS, UI, dan UGM sama-sama mengoleksi dua medali emas.
Namun ITB berhasil keluar sebagai juara umum berkat keunggulan jumlah medali perak.
“Ini menunjukkan bahwa kualitas peserta antarkampus semakin berimbang dan kompetitif. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembinaan talenta sains di Indonesia terus berkembang,” ujarnya.
Baca Juga: Korwil Berganti Nama? FORMASI Ingatkan Ada Temuan BPK Rp6,9 Miliar
Kisah Inspiratif Mahasiswa Peraih Medali Emas
Salah satu sorotan dalam ONMIPA-PT 2026 datang dari Daffa Virwandy, mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2025 yang berhasil meraih medali emas bidang Fisika pada tahun pertamanya di ITB.
Daffa mengaku pengalaman mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) saat sekolah menjadi bekal penting untuk menghadapi kompetisi tingkat perguruan tinggi.
“Percayalah bahwa kesempatan akan datang kepada siapa saja yang mau menekuni bidang yang disukainya. Pada akhirnya, kerja keras dan ketekunan akan membawa hasil yang baik,” ujarnya.
Ke depan, ia berharap dapat terus berkembang melalui penelitian dan publikasi ilmiah serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Organisasi dan Prestasi Akademik Bisa Berjalan Bersama
Inspirasi lain datang dari Theodore Marvel Suranton, peraih medali perak bidang Biologi yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Biologi "Nymphaea" ITB.
Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi dan prestasi akademik tidak harus dipertentangkan.
Baca Juga: Buntut Demo Sekitaran Bundaran HI, ANH Tersangka Bom Molotov, Pria R Jadi Saksi
“Sejak awal, alasan saya mengikuti ONMIPA adalah karena saya ingin memecahkan stereotip bahwa mahasiswa yang aktif berorganisasi tidak bisa berprestasi secara akademik, atau sebaliknya,” ujarnya.
Marvel menilai organisasi kemahasiswaan seharusnya menjadi sarana kokurikuler yang mendukung pengembangan akademik mahasiswa.
Ia berharap dapat menjadi contoh bahwa aktivitas organisasi tetap bisa berjalan seiring dengan pencapaian akademik yang membanggakan.
Baca Juga: INSIGHT Scholarship Siap Dibuka, Kemenag Bidik Mahasiswa Asing Belajar Islam di PTKIN Indonesia
Daftar Peraih Penghargaan ONMIPA-PT 2026 dari ITB
Medali Emas
- Daffa Virwandy – Teknik Mesin 2025 (Bidang Fisika)
- Kevancea Ikea Djunaedi – Teknik Mesin 2025 (Bidang Fisika)
Medali Perak
- Ikhwanul Muslim – Mikrobiologi 2024 (Bidang Biologi)
- Shata Juangsar Daedo – Sains dan Teknologi Farmasi 2023 (Bidang Biologi)
- Theodore Marvel Suranton – Biologi 2023 (Bidang Biologi)
- Muhammad Dakita Arfa Alfaritsi – Teknik Mesin 2025 (Bidang Fisika)
- Muhammad Syamsuddiin – Fisika 2023 (Bidang Fisika)
- Bunayya Dufadilin Haqqi Syabani – Matematika 2023 (Bidang Matematika)
- Muhammad Faran Aiki – Sistem dan Teknologi Informasi 2025 (Bidang Matematika)
- Naufal Attalla Maadjid – Teknik Kimia 2025 (Bidang Kimia)
Medali Perunggu
- Muhammad Fauzan Ramadhan – Kimia 2023 (Bidang Kimia)
- Ziyadatul Ilma – Sains dan Teknologi Farmasi 2025 (Bidang Kimia)
- Juan Tegar Augusta – Fisika 2024 (Bidang Fisika)
- Marcellinus Ariel Tanjungan – Biologi 2023 (Bidang Biologi)
Honorable Mention
- Domu Fidelis – Matematika 2024 (Bidang Matematika)
- Faris Hafizhan Hakim – Matematika 2023 (Bidang Matematika)
- Richie Blessing Trisnajaya – Teknik Pangan 2024 (Bidang Kimia)
- Syarif Widjaya – Kimia 2024 (Bidang Kimia)
Finalis
- Faris Muda Budiman – Mikrobiologi 2024 (Bidang Biologi)
- Anas Ghazi Al Gifari – Teknik Informatika 2023 (Bidang Matematika)
Baca Juga: Review Samsung Galaxy Watch 6: Smartwatch Canggih dengan Harga Bersahabat
Rekapitulasi Prestasi ITB
- 2 Medali Emas
- 8 Medali Perak
- 4 Medali Perunggu
- 4 Honorable Mention
- 2 Finalis
Total capaian tersebut mengantarkan ITB meraih 18 penghargaan sekaligus menyabet predikat Juara Umum ONMIPA-PT 2026.
Keberhasilan ini kembali menunjukkan kuatnya ekosistem pembinaan talenta di ITB.
Melalui budaya keilmuan yang kokoh, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan para dosen pembimbing, kampus ini terus melahirkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. ***




