POJOKSATU.id - Tahukah Anda bahwa masa kuliah PPG Daljab 2024 atau PPG Dalam Jabatan 2024 bisa ditempuh cuma dalam waktu satu bulan saja?
Kabar ini tentunya cukup menggembirakan bagi guru yang belum memiliki sertifikasi pendidik atau serdik.
Sebab untuk bisa mendapatkan serdik hanya bisa dilakukan melalui program pendidikan profesi guru, salah satunya PPG Daljab 2024.
Namun di tahun ini, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan atau Dirjen Dikti telah membuat skema dan mekanisme baru.
Skema dan mekanisme tahun 2024 ini tentu saja makin mempermudah guru yang belum memiliki serdik.
Berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, PPG Dalam Jabatan 2024 bisa dibilang makin 'memanjakan' peserta atau mahasiswanya.
Salah satunya adalah masa kuliah yang bisa menjadi lebih singkat dan jauh lebih mudah.
Bahkan disebutkan bahwa masa kuliah itu bisa dilakukan hanya dalam waktu satu bulan saja.
Selain itu, perkuliahan bisa juga dilakukan secara online atau daring.
Dengan demikian mahasiswa PPG Daljab akan jauh lebih mudah menjalani masa kuliah sampai akhirnya menjalani UKMPPG.
Seperti apa informasinya? Silahkan simak pemaparan dalam artikel yang disusun redaksi Pojoksatu.id di bawah ini.
Sudah Dilakukan Pendataan
Informasi menggembirakan dan terbaru terkait program pendidikan profesi guru disampaikan Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani dan Direktur PPG Andika Ganendra.
Dalam penyampaiannya, terdapat sejumlah transformasi PPG yang berbeda dengan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.
Kabar tersebut disampaikan dalam live Ngopi Bareng pada Senin 22 April 2024.
Prof Nunuk Suryani mengungkap, kuota yang disediakan untuk peserta tahun ini cukup besar mencapai 600 ribuan.
"Bagi yang 600 ribu itu akan langsung kami panggil," tutur Prof Nunuk, dikutip Pojoksatu.id.
Disampaikan juga bahwa program pendidikan profesi guru ini diperuntukkan bagi semua guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik.
Baik guru yang berstatus ASN PNS atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau guru honorer.
"Jadi seluruh guru non serdik semuanya memiliki kesempatan yang sama ikut PPG Dalam Jabatan," jelas dia.
Terkait pelaksanaan PPG Daljab 2024, baik Prof Nunuk dan Andika kompak satu suara.
Akan tetapi tidak diungkap kapan tanggal pasti dimulainya pelaksanaannya.
Melainkan hanya disebutkan bahwa pelaksanaan PPG Dalam Jabatn 2024 itu akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.
"Tadi kan Bu Dirjen sudah mengumumkan dalam waktu dekat ini," kata Andika Ganendra.
Karena itu, Prof Nunuk meminta guru yang belum mendapat panggilan agar lebih besabar.
"Jadi, sabar yah. Sebentar lagi kita akan buka. Kita sudah ada guru berkategori-kategori," timpal Prof Nunuk meneruskan jawaban Andika.
Prof Nunuk selanjutnya memaparkan salah satu persyaratan lain yang dipermudah.
Dimana pada tahun-tahun sebelumnya, calon mahasiswa wajib memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Pendidik).
Namun tahun ini, kebijakan tersebut tidak lagi berlaku.
"Satu lagi, tidak harus punya NUPTK. Itu boleh ikut PPG Daljab. Tunggu saja sebentar lagi," ungkap Prof Nunuk.
Kuliah PPG Daljab Bisa Sebulan
Transformasi lain yang disampaikan adalah pelaksanaan perkuliahan secara online atau daring, melalui PMM atau platform merdeka mengajar.
Nantinya, akan ada modul belajar mandiri yang bisa dipelajari secara mandiri oleh setiap guru mahasiswa PPG Daljab 2024.
Sebagai informasi, program pendidikan profesi guru ini berlangsung dengan beban ajar 36 SKS.
Untuk menjalani beban ajar tersebut nantinya bisa dilakukan melalui PMM.
Di PMM itu pula nantinya disediakan tiga modul pembelajaran yang bisa dijalani secara mandiri.
Karena pembelajaran mandiri maka bisa saja peserta satu dengan lainnya bisa berbebda dalam menuntaskan tiga modul belajar tersebut.
Bisa saja mungkin ada yang bisa tuntas dalam waktu satu bulan saja, jika memang memungkinkan.
Tapi ada juga yang baru bisa menuntaskan dalam waktu dua atau tiga bulan.
Setelah menuntaskan seluruh modul belajar, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti UKMPPG yang terdiri dari UKIN dan UP.
Kemudahan yang disediakan PMM ini juga sudah dirasakan guru-guru berstatus ASN dalam menyusun rencana kerja tiap semester.
Kriteria Guru Dimudahkan
Sebagai informasi, selain guru ASN dan non ASN, guru penggerak dan eks PLPG juga bisa ikut PPG Daljab 2024.
Bahkan guru penggerak dan eks PLPG nantinya masuk dalam kategori khusus.
Meski begitu, kedua kategori guru ini tetap mendapat beban ajar yang sama dengan kategori reguler, yakni 36 SKS.
Bedanya, kategori khusus pada PPG Daljab 2024 ini mendapat pengakuan sebesar 36 SKS.
Dengan demikian, guru penggerak dan eks PLPG tidak perlu lagi menjalani perkuliahan 36 SKS tersebut.
Akan tetapi tetap harus mengerjakan tugas atau menuntaskan berbagai kewajiban sebagaimana petunjuk.
Baca Juga: Contoh Undangan Dipanggail PPG Daljab 2024 di SIMPKB, Lengkap Tutorial Cara Melihat dan Mekanismenya
Sementara kategori reguler, hanya mendapat pengakuan setara 27 SKS.
Sementara sisanya, yakni 9 SKS inilah yang nantinya dilakukan secara mandiri melalui aplikasi platform merdeka mengajar atau PMM.
Setelah menuntaskan seluruh beban ajar, baik kategori reguler dan kategori khusus akan menjalani UKMPPG yang terdiri dari UKIN dan UP.
Demikian penjelasan kuliah PPG Daljab 2024 bisa ditempuh cuma dalam sebulan dan kriteria guru yang bisa langsung UKMPPG. Semoga artikel ini bermanfaat.***




