POJOKSATU.id - IPB University kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat global.
Setelah sebelumnya sukses masuk jajaran top dunia pada bidang Agriculture and Forestry (Top 48 dunia), kini IPB kembali mengukuhkan posisinya lewat capaian di bidang Veterinary Science (Kedokteran Hewan).
Pada pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) by Subject 2026, IPB University berhasil menembus Top 100 dunia untuk bidang Veterinary Science.
Capaian ini menjadi momen penting karena merupakan debut perdana kedokteran hewan IPB dalam pemeringkatan global, yang langsung melesat ke posisi elite dunia.
Baca Juga: LKPP Buka Seleksi Mutasi Masuk PNS 2026, Ini Syarat, Formasi, dan Jadwal Lengkapnya
Debut Langsung Tembus Top 100 Dunia
Masuknya bidang Veterinary Science ke dalam Top 100 dunia mencerminkan pengakuan global terhadap kualitas akademik dan riset IPB University.
Hal ini juga menunjukkan bahwa keilmuan kedokteran hewan di IPB semakin relevan, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan dan kesehatan ekosistem.
Tak hanya itu, capaian ini juga memperkuat kontribusi IPB dalam pendekatan one health, sebuah konsep yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Pendekatan ini kini semakin penting di tengah meningkatnya isu penyakit zoonosis dan perubahan lingkungan global.
Baca Juga: Bupati Karawang: Saya Laporkan Dapur yang Tak Sesuai Standar BGN, Jangan Main-Main dengan Gizi Anak!
Peran Strategis Riset dan SDM
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka dalam pemeringkatan.
Ia menyebut hasil ini sebagai bukti bahwa investasi IPB dalam riset, pengembangan sumber daya manusia, serta kemitraan strategis berada di jalur yang tepat.
“Kami bangga sekaligus semakin termotivasi untuk terus melangkah maju demi kontribusi nyata pada kesehatan dan pembangunan berkelanjutan. Kesehatan adalah salah satu ilmu yang menjadi kunci masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengakuan global ini semakin mengukuhkan posisi IPB sebagai salah satu tujuan utama pendidikan tinggi berkualitas dunia, khususnya di bidang kedokteran hewan.
Baca Juga: Tak Ada PHK PPPK di Semarang, Pemkot Sebut Masih Mampu Bayar Gaji dan Tunjangan ASN
Sejarah Panjang Kedokteran Hewan IPB
Fakultas Kedokteran Hewan IPB merupakan salah satu institusi tertua di Indonesia, dengan akar sejarah sejak tahun 1910.
Seiring perkembangan, institusi ini resmi menjadi bagian dari IPB University pada 1963.
Kini, fakultas tersebut telah bertransformasi menjadi Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) sejak 2021.
Transformasi ini dilakukan untuk memperkuat integrasi ilmu biomedis dan meningkatkan kontribusi dalam riset kesehatan global.
Indikator Penilaian QS Rankings
QS World University Rankings by Subject menilai perguruan tinggi berdasarkan empat indikator utama, yaitu:
-
Reputasi akademik internasional
-
Reputasi di kalangan pemberi kerja
-
Jumlah sitasi riset
-
H-index (produktivitas dan dampak ilmiah)
Keempat indikator ini menjadi tolok ukur kualitas dan pengaruh akademik sebuah institusi di tingkat global.
Komitmen Menuju Kampus Kelas Dunia
IPB University menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas riset, pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan fokus pada isu-isu global seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan kesehatan hewan, IPB terus memperkuat perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan secara global.
“IPB University terus menunjukkan keunggulan dalam publikasi ilmiah, kolaborasi internasional, serta relevansi riset terhadap isu-isu global,” ujar Rektor. ***




