POJOKSATU.id - Institut Pertanian Bogor atau IPB University secara resmi menetapkan pembentukan Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) sebagai fakultas baru.

Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan mengumumkan langsung perubahan ini, saat melantik Prof Dr Slamet Budijanto sebagai Dekan Waktu Transisi FTT di Gedung Rektorat Andi Hakim Nasution, Kampus Dramaga, Bogor, Selasa, 31 Desember 2025.

Dikutip dari portal resmi IPB, Jumat, 2 Januari 2026, Rektor menjelaskan, Fakultas Teknik dan Teknologi merupakan hasil transformasi kelembagaan dari Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) dan Sekolah Teknik (ST).

Baca Juga: Sistem Info GTK Berubah, Guru Sertifikasi Wajib Tahu Cara Akses Terbaru, Kunci Prarealisasi TPG THR

Meski demikian, seluruh program studi yang ada tetap berjalan seperti sebelumnya tanpa perubahan substansi akademik.

Kompetensi keilmuan, kurikulum, dosen, hingga proses pembelajaran dipastikan tetap sama.

Perubahan yang dilakukan lebih bersifat administratif dan kelembagaan, khususnya dalam pengelolaan fakultas, agar lebih optimal dalam mendukung pengembangan sains, engineering, dan teknologi pertanian.

Menurut Rektor, transformasi menuju FTT merupakan perjalanan panjang yang harus dilalui IPB University untuk menemukan bentuk kelembagaan yang paling tepat.

Baca Juga: Petugas Gabungan Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Cilegon, Sosoknya Masih Muda

Proses ini melibatkan diskusi intensif dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan di lingkungan kampus.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Senat Fakultas serta Senat Akademik IPB University yang telah menyetujui dan memfasilitasi perubahan kelembagaan tersebut.

Keberadaan ilmu keteknikan dalam FTT dinilai akan memperkuat fondasi keilmuan sekaligus menjadi jembatan antara sains dan teknologi.

“Keberadaan ilmu keteknikan dalam Fakultas Teknik dan Teknologi akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dan memperkuat kontribusi IPB University dalam pengembangan teknologi,” ucap Rektor.

Baca Juga: Andhara Early dan Bugi Umumkan Bercerai setelah 14 Tahun Menikah: Kami Memutuskan Melepas Gelar Suami Istri dengan Damai

Lebih lanjut, Rektor menegaskan mandat utama FTT tetap berpijak pada agromaritim dan biosains tropika. Hal ini sejalan dengan posisi pertanian dan pangan sebagai kepentingan strategis bangsa serta kebutuhan global di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan layanan administrasi yang tertib, pengelolaan data yang kuat, ketersediaan sarana prasarana, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.

Selain melantik Dekan Waktu Transisi, IPB University juga melantik empat pejabat struktural di lingkungan FTT, yakni Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Sub Bagian Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Sub Bagian Pengelolaan Data dan Infrastruktur, serta Kepala Sub Bagian Keuangan, Sumberdaya Manusia dan Umum.

Baca Juga: TPG THR Guru 100 Persen Sudah Cair ke Daerah, Tapi Hanya untuk 333 Wilayah

Turut dilantik pula dua Supervisor Pelayanan Administrasi dan Umum untuk Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim dan Komite Etik Penelitian.

Rektor menegaskan, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepemimpinan dan tata kelola institusi, sekaligus mempercepat transformasi IPB University agar semakin berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

“Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, keteladanan, dan semangat pelayanan. Kepemimpinan di perguruan tinggi bukan sekadar kedudukan formal, tetapi komitmen moral untuk memberi manfaat,” tegasnya.

Baca Juga: Materi Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar PJOK Kelas 6: Lengkap untuk Pembelajaran Semester I

Menutup sambutannya, Rektor IPB menyampaikan tiga pesan utama kepada para pejabat yang dilantik, yakni menjaga integritas, membangun kolaborasi, dan hadir untuk melayani. ***