POJOKSATU.ID-  — IPB University melepas resmi 3.679 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi periode Juli–Agustus 2026 di Lapangan Telaga Inspirasi, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Mengangkat tema “Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience” program ini menjadi bagian dari upaya IPB University dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Rangkaian kegiatan pelepasan juga diisi dengan peluncuran program serta kuliah umum keamanan pangan yang menghadirkan Kepala BPOM RI sebagai narasumber.

Baca Juga: Bahan Pangan Lokal Ternyata Bisa Jadi Menu Bergizi untuk Balita, Ini Resep yang Dibagikan Fasilitator SKB IPB 2026

Kegiatan tersebut menjadi pembekalan bagi mahasiswa yang akan terlibat dalam program KKNT Keamanan Pangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

Acara ini dihadiri oleh Plh Rektor IPB University, Dr. Heti Mulyati, S.T.P., M.T., Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar. M.Biomed., MD., Ph.D. beserta jajaran, Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof. drh. Deni Noviana, Ph.D., DAICVIM, Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University, Dr. Handian Purwawangsa, S.Hut., M.Si., para dekan, dosen pembimbing lapang, mitra strategis, serta mahasiswa peserta KKNT Inovasi 2026.

Baca Juga: Inovatif! Kodim 0604 Karawang Ajarkan Snake Rescue kepada Peserta Persami untuk Bekal Survival

“Kami BPOM RI mendukung penuh pelaksanaan KKNT IPB University 2026 melalui konsep ABG (Academia, Business, dan Government), yaitu kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah. Bersama IPB University.

BPOM RI terlibat dalam program KKNT Keamanan Pangan yang diikuti sekitar 200 mahasiswa untuk memperkuat ketahanan dan keamanan pangan di masyarakat.

Program ini juga telah diakui dan dapat dikonversi hingga 20 SKS. yang terpenting bagi kami adalah memastikan pangan yang sampai kepada masyarakat aman, bermutu, dan bergizi, karena prinsip BPOM adalah bukan pangan kalau tidak aman," Ujar Prof. Taruna Ikrar selaku Kepala BPOM RI.

Baca Juga: Jadi Ahli Kartografi dan Penginderaan Jauh, Jurusan yang Mengubah Data Satelit Menjadi Informasi Penting

Program KKNT Inovasi IPB merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk tinggal, belajar, dan berkolaborasi langsung dengan masyarakat selama 40 hari, yakni mulai 6 Juli hingga 14 Agustus 2026.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai persoalan di tingkat desa serta menghadirkan solusi berbasis inovasi dan teknologi guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Melebar, KPK Ungkap Bupati Langkat Terima Setoran Rp3,5 M dari Mutasi Kepsek SD dan SMP

Pada pelaksanaannya, KKNT Inovasi IPB tahun 2026 menjangkau 42 kabupaten/kota, 133 kecamatan, dan 450 desa/kelurahan yang tersebar di tujuh provinsi, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, IPB University juga mengirimkan 16 tim KKNT Internasional yang terdiri atas delapBaca Juga: Melebar, KPK Ungkap Bupati Langkat Terima Setoran Rp3,5 M dari Mutasi Kepsek SD dan SMPan tim ke Malaysia dan delapan tim ke Thailand sebagai bagian dari penguatan pengalaman global mahasiswa.

Kegiatan tersebut didampingi oleh 214 Dosen Pembimbing Lapang dan 40 Dosen Koordinator Wilayah.

“Tahun ini KKNT memiliki keistimewaan karena sejalan dengan konsep IPB Global Engagement. Selain ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia, sejumlah mahasiswa juga akan melaksanakan KKNT di Malaysia dan Thailand.

Kami berharap kehadiran IPB University melalui program ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga bagi masyarakat global," Ujar Dr. Heti Mulyati selaku Plh Rektor IPB University.

Baca Juga: Prospek Kuliah di Fisika Medis, Jurusan yang Memadukan Fisika dan Dunia Kesehatan Modern

Selain itu, salah satu program unggulan dalam penyelenggaraan KKNT tahun ini juga adalah KKN Tematik Keamanan Pangan yang merupakan hasil kolaborasi antara IPB University, BPOM RI, dan sejumlah mitra strategis.

Program tersebut dilaksanakan di 20 lokus di Kabupaten Bogor dengan fokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait keamanan pangan melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam program tersebut, mahasiswa akan berperan sebagai agen edukasi yang menjembatani penerapan inovasi akademik dengan kebutuhan masyarakat untuk mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Baca Juga: Pilih Kuliah di Teknik Geomatika, Jurusan Pemetaan Modern yang Dibutuhkan di Era Drone dan Satelit

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPOM RI atas kepercayaan yang diberikan kepada IPB University dalam pelaksanaan KKNT Keamanan Pangan.

Melalui program yang diikuti sekitar 200 mahasiswa ini, kami berharap dapat mengidentifikasi berbagai permasalahan di lapangan dan menghasilkan solusi nyata untuk mendukung keamanan pangan masyarakat," tambah Dr. Heti Mulyati.

Melalui kuliah umum yang diberikan oleh Kepala BPOM RI, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya keamanan pangan sejak lingkungan keluarga hingga masyarakat.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah Bisa Jadi Tanda 8 Penyakit Ini

Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan program edukasi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan literasi keamanan pangan nasional.

Pelaksanaan KKNT Inovasi IPB juga menjadi bagian dari implementasi program IPB Hadir yang menempatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan masyarakat. Selain mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) melalui pembelajaran di luar kampus, program ini turut mendorong hilirisasi inovasi IPB agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi multipihak dan pendekatan berbasis inovasi, KKNT Inovasi IPB diharapkan mampu menghasilkan solusi berkelanjutan sekaligus mencetak lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Baca Juga: Lidah Terasa Pahit usai Makan Nanas? Ternyata Ini 3 Penyebab yang Jarang Diketahui

Plh Rektor IPB University, Dr. Heti Mulyati, S.T.P., M.T., berpesan agar mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, menjaga kesehatan, memperkuat kekompakan tim, serta senantiasa menjaga nama baik IPB University selama menjalankan KKNT di lokasi penugasan.

Melalui KKNT 2026, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi bagi pembangunan desa di berbagai wilayah Indonesia.