POJOKSATU.id — IPB University membuka peluang besar bagi para akademisi muda untuk bergabung sebagai dosen tetap non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rekrutmen ini dibuka mulai 24 Oktober hingga 21 November 2025 melalui laman resmi karier IPB di https://career.ipb.ac.id.

Dalam keterangan resmi yang diterbitkan, IPB membuka 100 formasi dosen tetap yang tersebar di 13 fakultas dan sekolah.

Beberapa di antaranya adalah Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Peternakan (Fapet), Sekolah Vokasi, dan Sekolah Bisnis.

Pembukaan formasi ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas akademik IPB serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Baca Juga: Permata Bank Buka Lowongan Kerja Nasional hingga 31 Desember 2025, Fresh Graduate Bisa Daftar

Bagi para pelamar, ada sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi. Calon dosen harus merupakan Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia pada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mereka juga harus jujur, memiliki semangat kerja tinggi, mampu bekerja sama dalam tim, sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah dijatuhi hukuman penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, pelamar tidak boleh pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari instansi pemerintah maupun swasta, serta harus bebas dari penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya.

Baca Juga: Ribuan Eks Pekerja Sritex Mulai Bekerja, Disnakertrans Jateng Pastikan Hak Karyawan Tetap Terpenuhi

IPB juga menegaskan bahwa pelamar tidak boleh memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) di perguruan tinggi lain, tidak menjadi anggota partai politik, dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Dari sisi kualifikasi akademik, IPB mensyaratkan pelamar memiliki IPK minimal 3,00 untuk jenjang S1, 3,25 untuk S2, dan 3,25 untuk S3.

Selain itu, kemampuan bahasa Inggris menjadi hal penting dengan standar TOEFL minimal 550 (PBT) atau IELTS 6,5 yang masih berlaku maksimal dua tahun sejak diterbitkan.

Pelamar juga diutamakan berasal dari program studi dan perguruan tinggi yang masuk peringkat Top 100 hingga Top 300 QS World University Rankings by Subject, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Hujan Meteor Tahunan Leonis Minorid Akan Muncul pada 24 Oktober 2025, Jangan Lewatkan

Calon dosen juga diwajibkan memiliki jejaring nasional dan internasional yang relevan dengan bidang keahliannya serta bersedia menjalani masa percobaan selama satu tahun.

Setelah diangkat menjadi dosen tetap, kandidat diharapkan mengabdi di IPB University minimal selama 10 tahun. Setiap pelamar hanya diperkenankan melamar pada satu formasi jabatan.

Terdapat pula sejumlah syarat khusus untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan tertentu.

Bagi lulusan S2 dari kampus dalam negeri, selain wajib memenuhi skor TOEFL atau IELTS, juga diharuskan memiliki pengalaman mobilitas internasional seperti pelatihan, student exchange, seminar, atau kegiatan akademik lain di luar negeri.

Lulusan S2 dalam negeri juga diwajibkan melanjutkan studi S3 ke luar negeri dalam waktu maksimal tiga tahun setelah diterima, jika tidak maka status dosennya dapat dicabut.

Untuk lulusan S3, IPB mensyaratkan skor TOEFL atau IELTS yang sama serta H-index minimal 3 untuk bidang sosial humaniora dan 4 untuk bidang sains.

Lulusan S3 diharapkan memiliki rekam jejak akademik internasional, aktif dalam organisasi global, serta memiliki pengalaman kerja sama atau riset dengan mitra luar negeri.

Pelamar diminta menyiapkan seluruh dokumen pendukung yang telah ditentukan dan mengunggahnya sesuai format yang berlaku.

Pembukaan rekrutmen dosen tetap non-PNS ini menjadi langkah nyata IPB University dalam memperluas jangkauan akademiknya serta memperkuat posisi sebagai salah satu universitas riset terbaik di Indonesia.

Kesempatan ini diharapkan mampu menarik talenta-talenta muda terbaik untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan tinggi nasional.***