POJOKSATU.id, INSTITUT Pertanian Bogor (IPB) University menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan anak-anak karyawan di lingkungan kampus dengan meluncurkan Program Bantuan Pendidikan (BBP) Tahun 2025.
Program BBP ini bagian dari kebijakan ini sesuai dengan Surat Keputusan Rektor (SK) Nomor 237 Tahun 2023. Program ini, yang dikelola oleh Direktorat Sumber Daya Manusia (SDM) IPB, dan dilaksanakan rutin setiap tahun.
Rektor Universitas IPB, Prof Arif Satria, menjelaskan bahwa IPB telah menjalankan program ini sejak tahun 2023, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan membantu meringankan beban biaya pendidikan.
Baca Juga: Bukan Langsung Diangkat, Honorer Harus Lengkapi Ini Usai Lulus PPPK Tahap 2
"Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, meningkatkan keberlanjutan pendidikan anak-anak, dan mendukung program pendidikan wajib 12 tahun pemerintah," ujar Prof Arif, dilansir dari laman IPB, Kamis, 26 Juni 2025.
Prof Arif mengungkapkan, bahwa karyawan yang berhak atas bantuan pendidikan untuk anak-anak mereka termasuk; Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kelas I dan II, Karyawan Tetap IPB kelas II, dan Karyawan IPB dengan Perjanjian Kerja.
Anak-anak yang menerima bantuan pendidikan adalah mereka yang berada di tingkat sekolah dasar (SD), tingkat sekolah menengah pertama (SMP), dan tingkat sekolah menengah atas (SMA).
Bantuan dijadwalkan akan disalurkan pada Juli dan Desember 2025, dengan jumlah Rp500 ribu untuk setiap siswa sekolah dasar, Rp750 ribu untuk setiap siswa sekolah menengah pertama, dan Rp1 juta untuk setiap siswa sekolah menengah atas.
Dan, bantuan pendidikan akan dibayarkan melalui akun gaji karyawan langsung.
Pada tahun 2024, sudah terdapat 896 penerima BBP dari berbagai tingkat sekolah, yaitu 519 dari SD, 198 dari SMP, dan 179 dari SMA, dengan total bantuan sebesar IDR 632 juta.
Baca Juga: Satpol PP Jaktim Gerebek Toko Obat Tanpa Izin Edar Obat, 50 Butir Obat-obatan Diamankan
“Alhamdulillah saat ini terdapat lebih dari 900 anak karyawan di tingkat SD, SMP, dan SMA yang menerima beasiswa dari Universitas IPB,” kata Prof Arif.
Tak hanya bantuan dana pendidikan, Prof Arif menambahkan penerima BBP juga diberikan motivasi selama acara kumpul-kumpul yang menyenangkan di Gedung Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor," jelasnya.
Dalam acara ini, mereka diberikan berbagai materi yang mendorong pembelajaran, menginspirasi mereka untuk bermimpi besar, dan diselingi dengan aktivitas luar ruangan yang menyenangkan.
Prof Arif menekankan bahwa kesejahteraan tidak hanya diukur dari peningkatan gaji tetapi juga dari seberapa banyak beban pengeluaran dapat dikurangi.
"Kesejahteraan tidak hanya tentang meningkatkan pendapatan, tetapi juga tentang bagaimana mengurangi pengeluaran. Ketika sebagian beban terangkat, seperti biaya pendidikan, itu juga merupakan salah satu bentuk perbaikan kesejahteraan," pungaks Rektor IPB. ***



