POJOKSATU.id — Institut Teknologi Garut meraih Penghargaan Gold Winner dalam kategori Pengelolaan PDDIKTI Terbaik pada ajang Malam Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Tahun 2025 yang digelar di Bandung.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. L. Bakrun, S.T., M.Hum., sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola data kampus yang dinilai unggul, akurat, dan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.
Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) sendiri merupakan sistem nasional yang menyimpan data lengkap perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mulai dari akademik, kurikulum, dosen, hingga mahasiswa.
Baca Juga: Pembangunan Stadion Internasional di Depok Dapat Dukungan Pemerintah Pusat
Namun, mengelola data yang begitu besar bukan hal mudah. Masih banyak kampus menghadapi tantangan seperti input manual yang rentan salah, sinkronisasi data yang tertunda, hingga kurangnya integrasi sistem.
Kesalahan sekecil apa pun dalam pelaporan dapat berdampak pada akreditasi hingga verifikasi ijazah. Karena itu, digitalisasi kampus menjadi solusi penting agar pelaporan dan pengelolaan data dapat saling terhubung dan efisien.
Dengan digitalisasi, kampus dapat mengurangi beban administratif dan lebih fokus meningkatkan mutu akademik, layanan mahasiswa, dan tata kelola institusi.
Baca Juga: Pembangunan Stadion Internasional di Depok Dapat Dukungan Pemerintah Pusat
Capaian Institut Teknologi Garut dalam meraih Gold Winner Pengelolaan PDDIKTI Terbaik Tahun 2025 menjadi bukti kuat bahwa transformasi digital bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Daftar Penerima Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Tahun Anggaran 2025
Berikut daftar perguruan tinggi dan mitra yang meraih Anugerah LLDIKTI Wilayah IV Tahun Anggaran 2025:
Untuk kategori Mitra Kerja Sama Pemerintah Terbaik, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kota Cimahi atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Baca Juga: Nikmati Akhir Tahun Bareng Vierratale, Fortuna Festival 2025 Siap Sapa Warga Jember
Pada bidang pengelolaan laporan kerja sama, sejumlah perguruan tinggi turut diapresiasi.
Di kategori universitas, penghargaan diraih Universitas Pamulang, Universitas Telkom, dan Universitas Pakuan.
Sementara untuk kategori institut, penerima penghargaan meliputi IPI Garut, ITENAS Bandung, serta IKIP Siliwangi Cimahi.
Di kategori sekolah tinggi, STIKES Widya Dharma Husada Tangerang, STIKES Sukabumi, dan STP Bogor masuk daftar terbaik.
Politeknik Meta Industri Cikarang, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, serta Akademi Sekretari dan Manajemen Kencana Bandung menjadi yang unggul di kategori politeknik dan akademi.
Adapun untuk kinerja penelitian, pengabdian, dan hilirisasi, penghargaan diberikan kepada Universitas Telkom, UNISBA, dan Universitas Djuanda di kategori universitas.
Lalu di kategori institut, IKIP Siliwangi, ITENAS, dan IPI Garut menjadi kampus berprestasi.
Baca Juga: Mensos Targetkan Sekolah Rakyat Ubah Keluarga Penerima Bansos jadi Mandiri
Untuk kategori sekolah tinggi terdapat STIKES Widya Dharma Husada, STMIK IKMI Cirebon, serta STIKES Salsabila Serang, dan kategori politeknik-akademi diberikan kepada Politeknik Enjinering Indorama, Politeknik Piksi Ganesha, serta Politeknik PGRI Banten.
Penghargaan juga diberikan bagi perguruan tinggi dengan pengelolaan SPMI terbaik, yakni Universitas Telkom, Universitas Pasundan, dan Universitas Katolik Parahyangan di kategori universitas.
Kemudian ITENAS, IKIP Siliwangi, dan IPI Garut untuk kategori institut; STKIP Pasundan, STIK PPNI Jawa Barat, serta STIKES Widya Dharma Husada untuk kategori sekolah tinggi; Politeknik Piksi Ganesha untuk kategori politeknik; serta Akademi Komunitas Toyota Indonesia untuk kategori akademi.
Apresiasi dan Inspirasi
Pada kategori Pengelolaan PDDIKTI terbaik, Universitas Buana Perjuangan, Universitas Teknologi Bandung, dan Universitas Indonesia Membangun terpilih sebagai yang terbaik di kategori universitas.
Sementara itu, Institut Teknologi Garut, Institut Digital Ekonomi LPKIA, serta Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global unggul di kategori institut.
Baca Juga: Pedagang Kaki Lima Pasar Serpong Keluhkan Penertiban Tanpa Sosialisasi, Ngadu ke Tokoh Pemuda
Untuk kategori sekolah tinggi, penghargaan diberikan kepada STT Wastukancana, STIE Manajemen Bisnis Indonesia, dan STIE Pariwisata YAPARI. Sedangkan untuk kategori politeknik-akademi diraih oleh Politeknik Bina Madani, Politeknik Pariwisata Prima Internasional, dan Akademi Sekretari dan Manajemen Ariyanti.
Selanjutnya, penghargaan untuk pengelola JAD terbaik diberikan kepada Universitas Telkom, UNISBA, dan Universitas Presiden di kategori universitas.
Untuk kategori institut, IKIP Siliwangi, ITENAS, serta Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan menjadi penerima penghargaan. Adapun STT Wastukancana, STIKES Widya Dharma Husada, serta STIA Banten menerima penghargaan di kategori sekolah tinggi.
Baca Juga: Benyamin Ingatkan Camat dan Lurah di Tangsel Soal Tertib Urus Pertanahan Warga
LLDIKTI Wilayah IV juga memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi dengan jumlah guru besar terbanyak, yaitu Universitas Kristen Maranatha, Universitas Jenderal Achmad Yani, Universitas Islam Bandung, Universitas Pasundan, dan Universitas Telkom.
Penetapan para penerima penghargaan tersebut mengacu pada berbagai regulasi resmi, termasuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta sejumlah peraturan pemerintah dan keputusan menteri yang mengatur tata kelola pendidikan tinggi dan peran LLDIKTI.
LLDIKTI Wilayah IV pun berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain di Jawa Barat dan Banten dalam memperkuat ekosistem digital kampus.***




