POJOKSATU.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 akan segera dibuka.
Karena itu, calon peserta mulai diimbau menyiapkan dokumen administrasi dan berbagai persyaratan lainnya agar tidak terburu-buru saat pendaftaran resmi dimulai.
Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan kementerian maupun lembaga pemerintah.
Sebagian besar sekolah kedinasan berstatus ikatan dinas sehingga mahasiswa dapat menempuh pendidikan tanpa biaya kuliah dan berpeluang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus sesuai ketentuan yang berlaku.
Setiap tahun, seleksi sekolah kedinasan selalu menjadi salah satu jalur pendidikan paling diminati karena menawarkan pendidikan berkualitas sekaligus prospek karier sebagai aparatur negara.
Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Daftar Sekolah Kedinasan 2026
Melalui akun Instagram resminya, BKN membagikan sejumlah dokumen yang perlu dipersiapkan sejak sekarang.
Dokumen tersebut akan digunakan saat proses pendaftaran melalui portal SSCASN Sekolah Kedinasan.
Berikut daftar dokumen yang perlu disiapkan:
-
Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA).
-
Kartu Keluarga (KK).
-
Scan KTP/KIA/KK.
-
Scan akta kelahiran.
-
Scan ijazah atau surat keterangan lulus sesuai ketentuan.
-
Scan transkrip nilai atau daftar nilai ijazah.
Selain dokumen tersebut, masing-masing sekolah kedinasan biasanya menetapkan persyaratan tambahan sesuai kebutuhan instansi.
Karena itu, peserta wajib membaca pengumuman resmi dari sekolah kedinasan yang dipilih.
Buat Akun SSCASN Sebelum Pendaftaran Dibuka
Setelah seluruh dokumen siap, calon peserta dapat membuat akun melalui portal SSCASN BKN di: https://sscasn.bkn.go.id
Portal tersebut nantinya menjadi pintu masuk pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.
Saat ini BKN masih belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan seleksi maupun kuota yang tersedia di masing-masing instansi.
9 Instansi yang Membuka Sekolah Kedinasan 2026
BKN juga mengumumkan terdapat sembilan kementerian dan lembaga yang membuka penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, yaitu:
-
Kementerian Keuangan melalui Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
-
Kementerian Dalam Negeri melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
-
Kementerian Perhubungan melalui sekolah-sekolah kedinasan di lingkungan Kemenhub.
-
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas).
-
Kementerian Hukum melalui Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin).
-
Badan Pusat Statistik melalui Politeknik Statistika STIS.
-
Badan Intelijen Negara melalui Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
-
Badan Siber dan Sandi Negara melalui Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).
-
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui STMKG.
Ini 12 Persiapan Penting agar Lolos Sekolah Kedinasan 2026
Selain melengkapi dokumen administrasi, calon taruna dan taruni juga harus mempersiapkan kemampuan akademik, fisik, hingga mental.
Persaingan masuk sekolah kedinasan sangat ketat karena seleksi dilakukan secara berlapis.
-
Persiapkan materi tes akademik
Mulailah mempelajari materi yang sering diujikan, antara lain:
-
Tes Potensi Skolastik (TPS).
-
Matematika dasar.
-
Bahasa Indonesia.
-
Bahasa Inggris.
-
Pengetahuan umum.
-
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
-
Tes Intelegensia Umum (TIU).
-
Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Baca Juga: Pamerkan Identitas Jember Kota Tembakau, Gus Fawait Bangga JKCI 2026 Dihadiri Delegasi 11 Negar
Agar hasil belajar maksimal, buat jadwal belajar yang konsisten, kerjakan soal-soal tahun sebelumnya, dan ikuti try out berbasis Computer Assisted Test (CAT).
-
Berlatih menggunakan CAT BKN
Sebagian besar sekolah kedinasan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Karena itu, biasakan mengerjakan soal menggunakan komputer agar terbiasa dengan tampilan ujian serta mampu mengatur waktu secara efektif.
-
Persiapkan tes psikologi
Tes psikologi biasanya meliputi:
-
Tes kepribadian.
-
Tes logika.
-
Tes konsentrasi.
-
Tes ketelitian.
-
Tes menggambar (pada beberapa instansi).
-
Wawancara psikologi.
Peserta dapat mulai berlatih melalui psikotes daring maupun latihan konsentrasi secara rutin.
-
Rutin latihan kesamaptaan jasmani
Beberapa sekolah kedinasan seperti IPDN, STIN, Poltek SSN, hingga sekolah kedinasan tertentu di bawah kementerian masih menerapkan tes kesamaptaan.
Materi latihan umumnya meliputi:
-
Lari 12 menit.
-
Push up.
-
Sit up.
-
Pull up (putra).
-
Chinning (putri pada instansi tertentu).
-
Shuttle run.
-
Sprint.
-
Renang apabila dipersyaratkan.
Idealnya latihan dilakukan sejak tiga hingga enam bulan sebelum seleksi.
-
Jaga berat badan tetap ideal
Sebagian sekolah menetapkan persyaratan tinggi badan minimum dan berat badan proporsional.
Untuk itu:
-
Terapkan pola makan sehat.
-
Hindari diet ekstrem.
-
Rutin berolahraga.
-
Jaga Indeks Massa Tubuh (IMT) tetap normal.
-
Jaga kondisi kesehatan
Tes kesehatan sekolah kedinasan umumnya meliputi pemeriksaan:
-
Mata.
-
Pendengaran.
-
Gigi.
-
Tekanan darah.
-
Jantung.
-
Paru-paru.
-
Urine.
-
Darah.
-
Buta warna.
-
Kelainan tulang.
-
Riwayat penyakit tertentu.
Melakukan medical check-up sederhana sebelum pendaftaran dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.
-
Latihan menghadapi wawancara
Pada tahap wawancara, peserta biasanya ditanya mengenai:
-
Alasan memilih sekolah kedinasan.
-
Pengetahuan tentang instansi tujuan.
-
Integritas.
-
Komitmen menjadi ASN.
-
Karakter pribadi.
Biasakan berbicara percaya diri, menjawab singkat, jelas, sopan, dan menjaga kontak mata.
-
Pelajari profil sekolah kedinasan
Pahami secara menyeluruh mengenai:
-
Tugas instansi.
-
Program studi.
-
Sistem pendidikan.
-
Ikatan dinas.
-
Prospek karier.
-
Penempatan lulusan.
Pemahaman tersebut akan menjadi nilai tambah saat wawancara.
-
Siapkan mental
Selama pendidikan, taruna dan taruni akan menghadapi berbagai tantangan seperti:
-
Disiplin tinggi.
-
Jadwal kegiatan yang padat.
-
Sistem semi militer di beberapa sekolah.
-
Kehidupan asrama.
-
Latihan fisik yang intensif.
Mental yang kuat akan membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan pendidikan.
-
Biasakan hidup disiplin
Mulailah membangun kebiasaan positif seperti:
-
Bangun pagi.
-
Tepat waktu.
-
Menjaga kebersihan.
-
Berpakaian rapi.
-
Mematuhi jadwal harian.
Kedisiplinan menjadi salah satu karakter yang sangat dibutuhkan selama menjalani pendidikan kedinasan.
-
Jaga rekam jejak
Beberapa instansi melakukan penelusuran latar belakang peserta.
Pastikan:
-
Tidak pernah terlibat tindak pidana.
-
Tidak menggunakan narkoba.
-
Bijak menggunakan media sosial.
-
Tidak mengunggah konten yang mengandung ujaran kebencian, hoaks, maupun konten negatif lainnya.
-
Siapkan anggaran selama proses seleksi
Meski biaya kuliah di banyak sekolah kedinasan ditanggung pemerintah, peserta tetap perlu menyiapkan dana untuk berbagai kebutuhan selama seleksi, seperti:
-
Pemeriksaan kesehatan.
-
Transportasi.
-
Akomodasi jika seleksi di luar kota.
-
Fotokopi dan legalisasi dokumen.
-
Pas foto.
-
Perlengkapan olahraga.
-
Keperluan lain yang mungkin dibutuhkan.
BKN hingga kini belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan pendaftaran maupun jumlah formasi Sekolah Kedinasan 2026.
Karena itu, calon peserta disarankan mulai menyiapkan seluruh dokumen dan meningkatkan kemampuan akademik, fisik, serta mental sejak sekarang agar siap mengikuti setiap tahapan seleksi ketika pendaftaran resmi dibuka. ***




