POJOKSATU.id - Ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional tahun 2025 telah resmi berakhir.

Ratusan siswa telah menunjukkan kompetensi terbaik mereka di bidang sains, melahirkan para juara baru.

Penyelenggaraan OMI Nasional 2025 diadakan pada 10-14 November 2025.

Baca Juga: Misi Kemanusiaan ke Gaza, Menhan Siapkan 20.000 Prajurit Berkeahlian Khusus

Provinsi Banten bertindak sebagai tuan rumah, menyambut ratusan peserta dari 34 provinsi di Indonesia.

Acara penutupan OMI 2025 dilangsungkan di Grand El-Hajj Tangerang, Banten, pada Kamis 13 November 2025.

Kompetensi OMI Nasional bidang sains ini terbuka untuk siswa madrasah serta siswa dari sekolah umum.

Baca Juga: Heboh Video BPOM Razia Minuman Siap Saji, Benarkah Power F dan Ale-Ale Berbahaya untuk Anak?

OMI dilaksanakan melalui seleksi berjenjang, dimulai dari tingkat sekolah, kabupaten, dan provinsi.

Akhirnya, terpilih 484 siswa terbaik yang berhak mengikuti OMI tingkat nasional secara luring.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Nyanyu Khadijah, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian siswa madrasah di bidang sains.

Baca Juga: Miris! Guru Videokan Sekolah Ambruk Lalu Diminta Minta Maaf, Publik, Mengapa Pelapor Justru Disalahkan?

Menurutnya, madrasah yang sering dianggap fokus pada pendidikan agama, nyatanya memiliki potensi besar melahirkan siswa berprestasi di bidang sains.

"Kemenag akan terus mendukung dan memberikan wadah untuk menggali dan mengasah potensi para peserta didik, serta memberikan kesempatan tampil dalam berbagai kompetisi bidang sains dan riset lainnya," katanya.

OMI Nasional bidang Sains dibagi menjadi tiga jenjang: MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA.

Terdapat sebelas kategori yang dilombakan dalam olimpiade ini.

Panitia telah menyiapkan 30 medali untuk setiap kategori, terdiri dari 5 medali emas, 10 perak, dan 15 perunggu.

Baca Juga: Putih Sari Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Rawamerta Karawang

Berikut adalah para peraih medali emas OMI Nasional 2025 pada masing-masing jenjang dan kategori:

Jenjang MI/SD

1. Kategori Matematika Terintegrasi
a) Muhammad Bintang Al Baihaqi Prasetya (MIN 1 Kota Malang Jawa Timur)
b) Riza Akbari Prabowo (MIN 1 Kota Malang Jawa Timur)
c) Dzaki Irsyad Fathulloh (MIS Andalan Jawa Barat)
d) Bevis Aribah Prayanka (SDN 1 Cepu Jawa Tengah)
e) Muhammad Ishomuddin (MIS Hasyim Asy'ari Jawa Tengah

Baca Juga: Dua Guru Luwu Utara Kembali Jadi ASN, Setelah Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

2. Kategori IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) Terintegrasi
a) Afifah Khairunnisa Rakas (MIN 8 Jakarta, DKI Jakarta)
b) Rafarzano Widjaya Diamanta (MIN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
c) Muhammad Raihan Al Biruni (MIS Mumtaza, Banten)
d) Zaidan Arrafisqy (SDN 2 Lelateng, Bali)
e) TM Fachry Azzamy (MIN 2 Langsa, Aceh)

Jenjang MTs/SLTP

1. Kategori Matematika Terintegrasi
a) Mohamad Arfan Al Khawarizmi (MTsN 1 Kota Blitar, Jawa Timur)
b) Arkan Fajar Huda (SMP Muhammadiyah 4 Metro, Lampung)
c) Kaisar Restu Bumi (MTsN 1 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
d) Muhammad Narendra Rusmin (SMP Al Azhar Mandiri Palu, Sulawesi Tengah)
e) Rava Cahya Avifa (MTsN 1 Kota Pekanbaru, Riau)

Baca Juga: Side Job yang Cocok untuk Gen Z! Peluang Tambahan Penghasilan di Era Digital

2. Kategori IPA Terintegrasi
a) Muh. Fahry Ariyadi (MTsN 1 Kota Makassar Sulawesi Selatan)
b) Ammarista Dzakiyya Ats-Tsaniah (MTsN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
c) Muhammad Aulia Rikza Afrellino (SMPN 252 Jakarta, DKI Jakarta)
d) Sifa'ul Wahid (MTsN 7 Jakarta, DKI Jakarta)
e) Fikra Rai Assyfa (SMPS YPPI Perawang, Riau)

3. Kategori IPS Terintegrasi
a) Muhammad Arif Rahman (MTsN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
b) Avicena Maula El Badranaya (MTsS Raudhatul Ulum, Jawa Tengah)
c) Kararuna Tsabitah Mulyani (MTsN 39 Jakarta Utara, DKI Jakarta)
d) Tubagus Fathul Hadi (MTsN 1 Kota Serang, Banten)
e) Malaikha Zivanna Aulia (MTsN 1 Yogyakarta)

Jenjang MA/SLTA

Baca Juga: Nama Faisal Tanjung Disorot, Laporannya Bikin Dua Guru Dipecat dan Hampir Penjara, Honorer Tetap Tak Digaji

1. Kategori Matematika Terintegrasi
a) Ahmad Asyam Kamil Wahid (MAN 2 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
b) Labib Habibillah (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
c) Sulain Umar Waliyurrahman Annafi Muhtadi MAN 4 Jakarta, DKI Jakarta)
d) Muhammad Agha Juan Syathira (MAN Insan Cendekia Paser, Kalimantan Timur)
e) Alvino Yardan Wiradharma (SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur)

2. Kategori Biologi Terintegrasi
a) Sarah Risda Hanifah (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
b) Ath Thaariq Acmad Zidan (MAN 10 Jakarta, DKI Jakarta)
c) Naveeza Salsabilla (MAN 1 Tangerang, Banten)
d) Zuhda Inaya Rahmani (MAN Insan Cendekia Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat)
e) Nafeeza Mufidah Malik (MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo)

3. Kategori Fisika Terintegrasi
a) Faris Patria Chariansyah (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
b) Hilmy Lazuardhy Nurramadhan (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
c) Muhammad Fidel (MAN 2 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
d) Haidar Farid Islahuddin (MAN 2 Kudus, Jawa Tengah)
e) Faral Ghasya Alvara (MAN 1 Banda Aceh, Aceh)

4. Kategori Kimia Terintegrasi
a) Ahmad Kautsar Al Ramadhani (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
b) Azka Nabil Adnan (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
c) Alfreda Risqullah Saputra (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
d) Hangga Arya Malik Himawam (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
e) Fakhri Aqlil Akrom Ahmad (MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo)

5. Kategori Ekonomi Terintegrasi
a) Carissa Puteri Syaharani (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
b) Ahmad Fauzan (MAN Insan Cendekia Siak, Riau)
c) Amelia Azarine (MAN Insan Cendekia Pekalongan, Jawa Tengah)
d) Destra Ardhi Wijaya (SMAN 2 Purwokerto, Jawa Tengah)
e) Muhammad Fikri Hasanain (SMA Pesantren Unggul Albayan Anyer, Banten)

Baca Juga: Resmi! Pemkab Bogor Lantik 9.687 PPPK Paruh Waktu, Terbanyak se-Indonesia dan Bergema di Stadion Pakansari

6. Kategori Geografi Terintegrasi
a) Revan Caesar Muhammad Nafis 9MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
b) Aldrian Irwansyah Yusuf (MAN 16 Jakarta, DKI Jakarta)
c) Hirdan Ma'ruf Besari (SMAN 1 Blitar, Jawa Timur)
d) Fauziah Zahrani Siregar (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
e) Ahmad Rabbani Raja Saputra (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten).***