POJOKSATU.id – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 memang telah berakhir. 

Namun, bukan berarti kesempatan menjadi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ikut tertutup.

Sejumlah kampus negeri masih membuka jalur mandiri hingga pertengahan bahkan akhir Juli 2026. 

Beberapa di antaranya menggunakan nilai UTBK, nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik, hingga Computer Based Test (CBT).

Baca Juga: Pelajar Belum Punya KIP? Tetap Bisa Daftar Program Indonesia Pintar, Simak Syarat, Cara Pengajuan, dan Besaran Dananya

Bagi peserta yang belum berhasil lolos SNBP maupun SNBT, jalur mandiri menjadi kesempatan terakhir untuk mewujudkan impian kuliah di PTN tahun ini. 

Meski demikian, calon mahasiswa perlu bergerak cepat karena sebagian besar jadwal pendaftaran segera berakhir.

Perlu diketahui, setiap PTN mengelola jalur mandiri secara mandiri sehingga tidak ada seleksi susulan seperti SNBT. 

Setelah pendaftaran ditutup, sistem biasanya langsung terkunci tanpa perpanjangan waktu.

Baca Juga: Tak Terima Lagu 'SWIM' BTS Dicap Plagiat oleh Tiga Musisi AS, BigHit Music Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Karena itu, seluruh dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, hingga bukti pembayaran sebaiknya dipersiapkan lebih awal agar tidak terkendala saat proses pendaftaran.

Selain itu, kuota jalur mandiri umumnya lebih terbatas dibanding jalur nasional, terutama pada program studi favorit seperti Kedokteran, Teknik, maupun Ilmu Komputer.

Daftar 9 PTN yang Masih Membuka Jalur Mandiri

1. Universitas Brawijaya (UB)

Universitas Brawijaya masih membuka Seleksi Mandiri PSDKU Kediri dan Program Vokasi (SMPV) tanpa tes tertulis.

Seleksi dilakukan menggunakan nilai rapor dan prestasi akademik.

  • Pendaftaran dan pembayaran: hingga 5 Juli 2026

  • Pengisian data: hingga 7 Juli 2026

  • Pengumuman hasil: 13 Juli 2026

Karena menjadi salah satu jadwal paling cepat berakhir, calon peserta perlu segera mengecek persyaratan di laman resmi UB.

Baca Juga: Amanda Zahra Ngaku Jadi Korban Body Shaming Dokter Klinik Kecantikan Ternama

2. Universitas Sriwijaya (Unsri)

Meski jalur mandiri reguler S1 telah ditutup, Unsri masih menerima mahasiswa baru untuk Program Diploma (D3) dan Alih Program.

Jadwal seleksi meliputi:

  • Pendaftaran: hingga 13 Juli 2026

  • Ujian seleksi: 15 Juli 2026

  • Pengumuman: 16 Juli 2026

Jalur ini cocok bagi lulusan SMA maupun SMK yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi.

Baca Juga: Bikin Perjalanan Makin Sat-Set, Rute Baru Jember-Jakarta Banjir Pujian Penumpang

3. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga membuka Jalur Mandiri CBT yang dilaksanakan secara daring menggunakan perangkat Android.

Peserta dapat berasal dari lulusan SMA, MA, SMK, Pesantren Mu'adalah maupun Paket C tahun 2023–2026.

Jadwal pentingnya yaitu:

  • Pembayaran: hingga 13 Juli 2026 pukul 23.59 WIB

  • Finalisasi pendaftaran: 14 Juli 2026 pukul 12.00 WIB

Materi ujian mencakup penalaran dan literasi sesuai kelompok program studi yang dipilih.

Baca Juga: Bongkar Tiga Kasus Besar dari Jampidus Febrie Andriansyah, Polri Beri Sinyal Bakal Kembali Obok-obok Lokasi Baru

4. UPN Veteran Yogyakarta

UPN Veteran Yogyakarta membuka Seleksi Mandiri Skema Kapasitas Bela Negara-2.

Penilaian menggunakan kombinasi nilai SNBT 2026 atau Mandiri Bela Negara-1 dengan nilai rapor semester I sampai IV.

Pendaftaran berlangsung hingga 15 Juli 2026.

5. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

UNJ masih membuka Penmaba Ujian Tulis di Kediaman menggunakan sistem CBT dari rumah.

Peserta dapat memilih maksimal empat program studi, termasuk lintas minat.

Jadwal seleksi:

  • Pendaftaran: hingga 18 Juli 2026

  • Ujian CBT: 25 Juli 2026

  • Pengumuman: 30 Juli 2026

UNJ juga menyediakan jalur khusus penyandang disabilitas.

Baca Juga: Sambut Bulan Juli, DAM Hadirkan Beragam Program Menarik untuk Pembelian Sepeda Motor Honda di Jawa Barat

6. UPN Veteran Jawa Timur

UPN Veteran Jawa Timur membuka dua jalur sekaligus, yakni:

  • SM-Prestasi

  • SM-CBT

Kedua jalur tersebut dibuka hingga 22 Juli 2026 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000.

Pilihan ini memberi kesempatan bagi peserta yang ingin mengandalkan prestasi maupun mengikuti ujian tulis.

7. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Unesa membuka Tes Masuk Unesa Berbasis Komputer (TMUBK) Gelombang 2.

Materi ujian meliputi Tes Potensi Skolastik dan Literasi (TPSL).

Peserta program studi seni maupun olahraga wajib melampirkan portofolio.

  • Pendaftaran: 15–27 Juli 2026

Baca Juga: Paling Siap se-Tapal Kuda! Sekolah Rakyat Jember Segera Beroperasi, Dirjen Kemensos Beri Bocoran

8. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)

Unsoed membuka Jalur Mandiri Gelombang 3 dengan dua pilihan seleksi, yaitu:

  • Mandiri UTBK

  • Mandiri Non-UTBK

Seleksi menggunakan kombinasi nilai UTBK, rapor, indeks sekolah, serta prestasi akademik maupun nonakademik.

Jadwalnya sebagai berikut:

  • Pendaftaran: 1–27 Juli 2026

  • Biaya pendaftaran: Rp350.000

  • Pengumuman: 31 Juli 2026

Baca Juga: Nyawa Bocah 9 Tahun Melayang di Kolam Hotel Abah Purwakarta, Tapi di Lokasi Tidak Ada Police Line

9. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

UNY masih membuka Jalur Mandiri berdasarkan skor UTBK-SNBT 2026.

Jalur ini cocok bagi peserta yang telah mengikuti UTBK tetapi belum berhasil lolos SNBT.

  • Pendaftaran: hingga 17 Juli 2026 pukul 15.00 WIB

  • Pengumuman hasil: 21 Juli 2026

Tips Memilih Jalur Mandiri yang Tepat

Agar peluang diterima semakin besar, calon mahasiswa sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal sebelum menentukan pilihan.

Pertama, sesuaikan jalur dengan keunggulan yang dimiliki. Jika memiliki skor UTBK tinggi, manfaatkan jalur berbasis nilai UTBK seperti di UNY atau Unsoed.

Baca Juga: Beredar Chat Mesum Mahasiswa FEB USU ke Maba, Korban Tak Hanya Satu, Ini Pernyataan Resmi Pihak Fakultas

Kedua, perhatikan biaya pendaftaran yang umumnya berkisar antara Rp350.000 hingga Rp650.000. Pilih kampus sesuai kemampuan dan jangan asal mendaftar di banyak PTN.

Ketiga, pelajari tingkat persaingan program studi berdasarkan tahun-tahun sebelumnya. Jurusan favorit biasanya memiliki tingkat keketatan yang jauh lebih tinggi.

Keempat, calon mahasiswa diperbolehkan mendaftar di beberapa PTN sekaligus, tetapi tetap harus memperhatikan jadwal ujian agar tidak saling berbenturan.

Terakhir, siapkan seluruh dokumen minimal tiga hari sebelum batas akhir pendaftaran, termasuk rapor, sertifikat prestasi, identitas diri, hingga bukti pembayaran.

Baca Juga: Kunjungi Desa Walahar, Dewan Komisaris Puji Sinergi Pertamina dan Pemuda Karawang Jaga Kelestarian Lingkungan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah jalur mandiri lebih mahal dibanding SNBT?

Ya. Jalur mandiri memiliki biaya pendaftaran tersendiri yang umumnya berkisar Rp350.000 hingga Rp650.000 tergantung kebijakan masing-masing kampus.

Apakah nilai UTBK masih bisa digunakan?

Bisa. Sejumlah PTN seperti UNY dan Unsoed masih menggunakan skor UTBK sebagai salah satu komponen seleksi.

Bolehkah mendaftar di lebih dari satu PTN?

Boleh. Jalur mandiri dikelola secara terpisah oleh masing-masing perguruan tinggi sehingga peserta dapat mendaftar di beberapa kampus sekaligus.

Baca Juga: Jampidsus Akui Rumah Sentul yang Digeledah Polri Miliknya, Tanggungjawab Uang Rp476 M dan 74 Kg Emas

Apakah peserta yang sudah lolos SNBP boleh mengikuti jalur mandiri?

Tidak. Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP tidak diperkenankan mengikuti seleksi mandiri di PTN.

Apakah ijazah wajib sudah diterbitkan saat mendaftar?

Tidak selalu. Beberapa PTN masih menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai pengganti ijazah bagi lulusan tahun berjalan.

Masih terbukanya jalur mandiri di sembilan PTN ini menjadi peluang emas bagi calon mahasiswa yang belum berhasil pada seleksi nasional. 

Selama memenuhi persyaratan dan tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran, kesempatan untuk mengenakan jaket almamater kampus impian tahun 2026 masih terbuka lebar. ***