POJOKSATU.id - Ada kabar baik soal kuota PPPK 2024 sekaligus tenaga pendidik atau tendik dan honorer.

Kabar baik soal kuota PPPK 2024, tendik dan honorer itu terungkap dalam pertemuan langsung dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas.

Di sisi lain, pemerintah DPR RI tengah fokus menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) turunan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau UU ASN 2023.

Baca Juga: RM, Jimin, V dan Jungkook Mulai Proses Wajib Militer, Empat Member BTS Itu Masuk Wamil Berbarengan

Dalam pertemuan itu, kuota PPPK 2024 untuk tendik diusulkan ditambah.

Informasi itu diungkap Dewan Pembina FHNK2I Nurul Hamidah, dilansir pojoksatu.id dari jpnn.com pada Rabu 22 November 2023.

Nurul Hamidah menyebut bahwa pihaknya sudah bertemu langsung dengan MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga: Ni De, Akankah Tiongkok vs Amerika?

Bersama Dewan Pembina FHNK2I Raden Sutopo Yuwono, pihaknya menyampaikan amanat honorer tendik agar ada nomenklatur.

Nomenklatur tersebut ditujukan untuk mengakomodir penjaga sekolah, operator, pustakawan, laboran, tata usaha sekolah dan tendik lainnya.

"Secara langsung kami bermohon kepada Pak Menteri. Harapan kami bukan hanya teknis administrasi yang ter-cover, tetapi semua," ungkap Nurul.

Baca Juga: Ghisca Debora Aritonang Tersangka Penipuan Tiket Konser Coldplay, Dihukum 4 Tahun Penjara

Nurul menyampaikan, nomenklatur untuk tendik tersebut menjadi sebuah keharusan.

Itu agar dalam PP Manajemen ASN yang jadi aturan turunan UU ASN 2023 bisa mengakomodir tendik agar bisa mengikuti rekrutmen ASN PPPK.

Tanpa payung hukum jelas, Nurul khawatir pemerintah ke depan tetap akan memiliki masalah sehingga membuat persoalan honorer tidak bisa tuntas.

Sejak 2018, FHNK2I bersama PGRI, DPR, dan pemerintah daerah mengusulkan rekrutmen guru sekaligus tendik bersama-sama.

Baca Juga: Anies Baswedan Janji Akan Bangun Stadion Seperti JIS di Makassar, TKN Prabowo-Gibran Bilang Begini

Namun, tendik di sekolah negeri terkendala aturan yang mana nomenklaturnya tidak ada.

"Malah teknis dibuka seluas luasnya. Sedangkan jumlah tendik jauh lebih banyak jumlahnya dibanding tenaga teknis di instansi lain," kata guru PPPK angkatan 2021 ini.

Menurut Nurul, guru dan tendik itu bagai dua sisi mata uang.

Baca Juga: Susunan Timnas Amin di 38 Provinsi, Sumut dan Jakarta Cukup Mengejutkan

Guru dan tendik sama-sama memiliki peran penting untuk keberlangsungan pembelajaran siswa di sekolah.

Tidak hanya itu, mereka juga sama-sama mengabdi, mengadu nasib, dan juga ingin hidup layak dan sejahtera.

Nurul mengakui bahwa memang sudah banyak guru honorer yang diangkat sebagai ASN PPPK.

Baca Juga: Lembaga Bantuan Hukum Yusuf Laporkan Pasangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran ke Bawaslu, Diduga Mobilisasi Kades Untuk Pilpres 2024

Akan tetapi jumlah guru honorer yang masih tercecer pun angkanya masih tidak sedikit.

"Kami menyampaikan harapan kepada Pak MenPAN-RB agar selain formasi guru ada juga untuk tendik untuk PPPK 2024," ucap Nurul.

Baca Juga: Mahfud MD Dilaporkan ke Bawaslu, Langsung Diajari Soal Hukum oleh Advokat Muda Ini

Dalam pertemuan itu, FHNK2I juga telah mengajukan usulan tambahan kuota 500 ribu untuk tendik.

Nurul mengatakan bahwa usulan penambahan kuota tersebut sudah disetujui oleh Komisi II DPR RI.

Menurutnya, Komisi II DPR juga meminta pemerintah memudahkan rekrutmen honorer tendik menjadi PPPK, baik PPPK Penuh Waktu maupun PPPK Paruh Waktu.

Baca Juga: Argentina Libas Venezuela, Maroko Menang Dramatis atas Iran, Ini Daftar Tim yang Sudah Lolos 8 Besar Piala Dunia U17 2023

Usulan lainnya adalah memberikan keringanan persyaratan ijazah bagi honorer tendik.

Kabar baik yang dibawa Nurul tidak hanya sampai disitu saja.

Nurul juga menyampaikan bahwa semua honorer yang terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat pendataan Juli 2022 akan diselesaikan.

Baca Juga: Prabowo Tiba-tiba Gembira Usai Jenguk Luhut Binsar Pandjaitan ke Singapura, Ada Apa?

Sementara bagi honorer yang belum terdata dengan syarat betul-betul valid juga akan dicarikan solusi terbaik.

Karena itu Nurul meminta kepada seluruh tenaga honorer agar tetap tenang.

Ia menyarankan tenaga honorer tetap bekerja dan fokus seperti biasa.

Baca Juga: Resep Cumi Sambal Ijo yang Menggoyang Lidah, Makin Nikmat Disantap dengan Nasi Hangat

"Kami mengimbau seluruh honorer untuk tenang khususnya anggota FHNK2I agar pemerintah dan DPR RI bisa bekerja fokus," ucap Nurul.

Dalam kesempatan itu, Nurul juga menyampaikan kepada pemerintah dan DPR RI agar kontrak PPPK bisa sampai usia pensiun.

Baca Juga: PPG Prajabatan 2023 Contoh Soal dan Jawaban Tes Substantif, Dimulai 22 - 24 November 2023, Pelajari Ini!

Juga diusulkan agar dana pensiun dan tunjangan hari tua bukan saja dari iuran PPPK.

Akan tetapi juga ditambah anggaran dari pemerintah.

Ini dilakukan agar bisa memberikan penghargaan sekaligus kesejahteraan kepada honorer.

Baca Juga: Lama Tak Ada Kabarnya, Artis Film 'Air Terjun Pengantin' Sudah Meninggal Dunia, Diduga Jadi Korban Malpraktek

"Kami berharap hal tersebut juga masuk pada PP turunan UU ASN baru. Alhamdulillah semua usulan kami didukung oleh menteri," tandas Nurul Nurul Hamidah.

Itulah informasi usulan Kkuota PPPK 2024 untuk tendik dan honorer yang merupakan kabar baik dan harus disebarkan.***