POJOKSATU.id, JAKARTA - Sebagian tenaga honorer atau non ASN mulai sibuk cek data honorer di BKN. Mereka ingin memastikan masuk dalam pendataan non ASN 2022 lalu.
Beberapa honorer pun menoba mengakses laman https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman untuk cek data honorer di BKN. Namun portal tersebut sulit diakses.
Honorer ingin cek data honorer di BKN karena mereka berpeluang untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2024.
Pengangkatan honorer menjadi PPPK merupakan perintah UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
UU ASN 2023 menyatakan pegawai non-ASN atau nama lainnya wajib diselesaikan penataannya paling lambat Desember 2024.
Honorer hasil pendataan non ASN 2022 yang telah masuk dalam database BKN akan diangkat menjadi PPPK full time maupun PPPK part time.
Baca Juga: Update 18 Maret, Ini Daftar 67 Daerah Tidak Mengusulkan Formasi PPPK 2024, Apakah Daerahmu Termasuk?
Jumlah tenaga honorer hasil pendataan non ASN 2022 yang masuk database BKN sebanyak 2,2 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 ribu diangkat menjadi ASN pada 2022-2023.
Dengan demikian, honorer yang belum terangkat menjadi ASN masih tersisa sebanyak 1.784.588 orang.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan nantinya 1,7 juta pegawai honorer akan diangkat menjadi PPPK pada 2024.
Baca Juga: AGAK LAEN (Juga), Tes PPPK Tahun 2024 Hanya Formalitas, Ribuan Guru Honorer di Bogor Kawal Janji
"Ada PPPK paruh waktu dan penuh waktu, kalau mereka (Honorer) tidak diangkat maka otomatis ke PPPK paruh waktu," kata Azwar Anas beberapa waktu lalu.
Menurut Anas, tenaga honorer tetap harus mengikuti seleksi CASN 2024. Akan tetapi, sistem penilaian bagi honorer akan berbeda.
Anas menyebutkan hasilnya akan dilakukan perangkingan bukan untuk menentukan lulus atau tidak.
"Tapi nanti tidak berdasarkan passing grade, berdasarkan rangking. Kenapa? kan daerah enggak punya uang semuannya. Oh ada honorer misalnya 1.500 orang, pemda punya duit berapa nih? kan gak semua punya uang," terang Azwar.
Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginformasikan cara cek data honorer hasil pendataan 2022.
"Hai #SobatBKN, apakah kalian termasuk dalam Pendataan Non-ASN yang ada pada database BKN? Yuk simak bagaimana cara mengecek data kalian pada infografis berikut," kata BKN melalui media sosial resminya, @BKNgoid, dilihat pojoksatu.id pada Senin 18 Maret 2024.
BKN menyatakan proses pendataan non ASN sudah selesai dilakukan pada Oktober tahun 2022 dan saat ini belum ada kebijakan untuk melakukan pendataan kembali.
BKN menganjurkan kepada para tenaga honorer mengecek data mereka di unit kerja yang menjadi tempatnya bertugas saat ini.
"Silakan berkoordinasi dengan unit pengelola kepegawaian tempat anda bekerja saat ini (Biro SDM/BKD/BKPSDM) karena kewenangan pendataan non ASN ada pada instansi masing-masing," jelasnya.
Sebelumnya, pengecekan data honorer di BKN dapat dilakukan dengan mudah dan bisa diakses oleh semua tenaga non-ASN di seluruh Indonesia.
Cara cek data non ASN di BKN dapat dilakukan dengan:
1. Buka laman https://pengumuman-nonasn.bkn.go.id/pengumuman.
2. Pilih “Instansi” yang diinginkan.
3. Klik “Pengumuman”.
Setelah mengklik “Pengumuman”, akan muncul halaman yang berisi “Daftar Pegawai Non ASN”.
Sayangnya, laman tersebut tidak bisa diakses lagi, sehingga honorer harus berkoordinasi dengan unit pengelola kepegawaian di instansi masing-masing.
Pengecekan data sangat penting untuk memastikan non ASN masuk dalam daftar honorer di BKN. Sebab, ada ratusan ribu tenaga honorer tidak masuk dalam pendataan non ASN 2022 lalu, termasuk satpam, pengemudi, dan petugas kebersihan.
Demikian informasi terbaru cara cek data honorer di BKN yang disampaikan melalui akun media sosial resmi BKN. Semoga bermanfaat. ***



