POJOKSATU.id - Ada info penting dari Ketua Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS), Hasna, soal guru honorer status P pada seleksi PPPK guru 2023.

Sebagaimana disampaikan Ditjen GTK bahwa untuk pelaksanaan seleksi PPPK guru 2024 akan difokuskan untuk menyelesaikan guru honorer.

Sementara guru honorer status P adalah guru honorer pelamar seleksi PPPK guru yang telah memenuhi nilai ambang batas.

Baca Juga: Pengisian DRH PPPK 2023, Belajar dari Tahun Lalu Guru Honorer Wajib Waspada, Amit-amit Ya Allah Jangan Sampai Kejadian

Akan tetapi kalah dalam pemeringkatan sehingga tidak mendapat penempatan, baik bagi peserta pelamar kategori P1, P2, P3, dan pelamar umum.

Sedangkan peserta pelamar kategori P1 adalah guru honorer yang telah lulus passing grade dari pengadaan tahun 2021.

Peserta pelamar kategori P1 ini akan terus menjadi prioritas dalam penuntasan tenaga honorer, termasuk pada seleksi PPPK guru 2024.

Baca Juga: Bisa Batal Diangkat! Ini Ukuran dan Format Dokumen Wajib Unggah Pengisian DRH PPPK Sesuai Petunjuk BKN

Penuntasan guru honorer sudah dimulai sejak seleksi PPPK guru 2021 lalu hingga nanti dituntaskan seluruhnya pada akhir 2024 mendatang.

Sisasnya sebanyak 19,6 persen guru passing grade 2021 (P1) atau sekitar 12.279 guru honorer yang akan dituntaskan dalam seleksi PPPK guru 2024.

Salah satu upaya yang sudah disiapkan Ditjen GTK adalah melalui program Ruang Talenta Guru atau RTG.

Baca Juga: Oh Nasibmu...Guru Honorer Makin Was-was karena Belum Bisa Lakukan Pengisian DRH PPPK di Portal SSCASN, Ini Penjelasan BKN

Ruang Telenta Guru sendiri memaksimalkan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK yang akan mulai diterapkan tahun 2024.

Platform ini menghubungkan calon guru dengan KS/Satdik yang memiliki kekosongan guru.

JUga memfasilitasi Kemendikbudristek dalam menempatkan guru dengan beasiswa/insentif ke daerah dengan supply/peminat rendah.

Guru honorer akan mengikuti seleksi melalui SSCASN proses pendaftaran, pelaksanaan dan pengumuman kelulusan terjadi di ekosistem BKN- SSCASN.

Data guru yang telah lulus SSCASN dialirkan ke ekosistem Ruang Talenta Guru sebagai pool supply.

Baca Juga: Transformasi Status Pegawai Honorer, Antara PPPK dan Outsourcing, Siapa yang Mendapat Prioritas?

Selain guru honorer, Ruang Telenta Guru juga memberikan kesempatan kepada guru yang mengikuti seleksi PPG Prajabatan.

Baik yang ikut melalui beasiswa maupun non beasiswa.

Selanjutnya data guru lulusan PPG Prajabatan dialirkan ke ekosistem RTG sebagai pool supply.

Baca Juga: Sudah 12 Anggota DPRD Madina Sepakat Gulirkan Pansus Pengumuman PPPK Guru 2023, Bakal Lakukan Investigasi

Nah, terkait nasib guru honorer status P juga dibeberkan Ketua Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS), Hasna.

Info penting tersebut disampaikan Hasna melalui unggahan di grup Info GTK Kemdikbud.

Awalnya Hasna menyinggung soal banyaknya guru honorer yang dinyatakan tidak lulus seleksi PPPK guru 2023.

Baca Juga: Pembatalan Kelulusan PPPK 2023, Lihat Tantangan dan Dampaknya Bagi Honorer di Beberapa Daerah

"Banyak ya yang kecewa dengan perekrutan formasi 2023," tulisnya sebagaimana dikutip Pojoksatu.id, Selasa 26 Desember 2023.

Akan tetapi Hasna juga memberikan informasi bahwa seleksi PPPK guru 2024 bisa jadi kesempatan besar.

Dalam unggahan itu Hasna juga menyelipkan anjuran yang harus secepatnya dilakukan guru honorer status P.

"Bismillah 2024 semuanya diangkat menjadi ASN PPPK, olehnya itu benahi Dapodik supaya tidak ada kendala lagi," bebernya.

Tidak hanya itu, Hasna juga mengungkap info penting lainnya berkenaan dengan proses seleksi PPPK guru 2024.

Dimana pihaknya tengah mengusulkan peniadaan jabatan dan linierisasi sebagai salah satu syarat pengangkatan guru honorer jadi PPPK.

Baca Juga: Peserta seleksi PPPK 2023 di Empat Lawang dan Purworejo Dibatalkan Kelulusannya, Apa Sebab?

"Mohon bantuan doanya semoga disetujui permohonan kami untuk tidak ada lagi melihat jabatan dan linierisasi."

"Yang penting diangkat sebelum TMT 31 Oktober 2023 supaya di 31 Desember 2024 zero honorer aamiin," tandas Hasna dalam unggahannya itu.

Berikut ini sejumlah tanggapan atau komentar dalam unggahan yang dibuat oleh Hasna tersebut sebagaimana dikutip Pojoksatu.id

Baca Juga: Presiden IPM Cium Dugaan Permainan Uang di Hasil Seleksi PPPK Guru Madina, Tan Gozali Siap Kawal Guru Honorer Lapor ke Jakarta

Taufik Rangga: Amiin tolong perhatikan Bu Hasnaa buat status P yang kemarin test mudah mudahan ada kebijakan bagi kami agar sama seperti tahun 2021

Syifaturrahmah: Aamiin ya Allah.. terima kasih bu Hasna. Semoga yang status P tahun depan bisa lulus dan diangkat jdi ASN PPPK...aamiin

Risa Destia: Alhamdullilah berjuta terima kasih saya ucapkan kepada buk Hasna yang mengerti bagaimana perasaan sang honorer. Buk saya mohon pada ibu untuk seluruh pemda harus wajib membuka formasi dan melakukan perekrutan pppk, seperti apa kata buk Hasna ada 3 kali perekrutan dalam 1 tahun.

Baca Juga: Kontroversi Rekrutmen PPPK di RSUD Mukomuko, Dugaan Manipulasi Data Tenaga Kesehatan Picu Kecaman Publik

Rya Duha: Amin. Terlebih kami yang udah status P, 10 tahun mengabdi, sudah terdata di data non ASN walaupun belum disertifikasi, dan alangkah baiknya kita honor yang sudah 5 tahun keatas mengabdi walaupun masih umur muda bisa diangkat Bu

Virya Salfa: Jangan ingin mendapatkan status P bunda Hasna, ikut tes aja tidak bisa karena dikunci, kuota terbatas hanya untuk P1 saja, ngajar sudah 10 tahun. Mudah mudahan ada rejeki tahun depan bismillah..

Marhamah Arimarna: Semoga kita yang status P Segera diluluskan jadi ASN seperti P1 tahun sebelumnya.. Aamiin Yaa Rabbal alaamiin.

Dea Septri Risda: aamiin.. Semoga tahun depan status P sekrang jd prioritas dapat penempatan tanpa tes lagi.

Epon Laswati: amin ya roballalamim, terimakasih banyak, semoga yang setatus P diangkat langsung dan tidak ada lagi guru honorer.

Baca Juga: BKN Sebut 323 Instansi Sudah Umumkan Hasil Seleksi PPPK Guru 2023, Tapi Kota Bandung Belum Muncul Juga

Itulah informasi artikel berjudul Info Penting dari Bu Hasna soal Nasib Guru Honorer Status P di Seleksi PPPK 2023, Cepat Lakukan Anjurannya. Semoga bermanfaat.***