POJOKSATU.ID - Rasa syukur dan kebahagiaan tengah menyelimuti para honorer kategori R1 hingga R3 yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 tahun 2024.

Para tenaga honorer ini akhirnya secara resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK dan mendapatkan kontrak kerja jangka panjang.

Ketua Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK), Fulkan Gaviri, mengungkapkan rasa gembira yang luar biasa setelah perjuangan panjang selama empat tahun akhirnya membuahkan hasil.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk ASN, Pemerintah Resmi Umumkan Kenaikan Gaji PNS dan PPPK, Apa itu KGB dan KGI?

Ia menjadi salah satu dari ratusan tenaga honorer yang dinyatakan lulus dan menerima SK PPPK.

“Alhamdulillah sudah dapat SK PPPK. Kami dikontrak terhitung mulai tanggal 1 Maret 2025 hingga 28 Februari 2030,” ujar Fulkan, Kamis (29/5), dikutip Pojoksatu.id dari JPNN.com.

Menurut Fulkan, pada pelantikan yang berlangsung pada 28 Mei 2025, sebanyak 48 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 152 PPPK resmi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Gak Lulus SNBT Mau Daftar Jalur Mandiri? Deretan PTN ini Terima Syarat Skor UTBK 2025, CEK DI SINI

Dari 152 PPPK yang dilantik, terdiri atas 130 guru, 10 tenaga teknis, dan 12 tenaga kesehatan. Seluruhnya telah melalui proses seleksi yang kompetitif dan terbuka.

Meskipun banyak yang sudah diangkat dan menerima SK PPPK penuh waktu, masih ada honorer R1 hingga R3 yang belum masuk dalam formasi.

Sesuai dengan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2025, mereka akan dialihkan ke status PPPK paruh waktu sebagai solusi sementara.

Baca Juga: Link Resmi, Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2025 dan Daftar PTN Jalur Mandiri

“Teman-teman tengah menunggu regulasi, karena PPPK paruh waktu itu sifatnya parkir sementara. Nantinya, mereka akan dialihkan ke penuh waktu,” jelas Fulkan.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para peserta prioritas satu (P1) tetap menjadi yang utama untuk diangkat sebagai PPPK penuh waktu.

Menurutnya, prioritas tersebut sudah sesuai dengan ketentuan sebelumnya dan patut untuk terus dipertahankan dalam proses pengangkatan berikutnya.

Kebahagiaan para PPPK yang baru saja menerima SK tidak hanya dirasakan oleh individu yang bersangkutan, tetapi juga menjadi momen membanggakan bagi Pemerintah Daerah.

Di Lampung Selatan, penyerahan SK secara resmi dilakukan langsung oleh Bupati Radityo Egi Pratama (Egi), yang menunjukkan komitmen tinggi pemerintah daerah dalam memperkuat jajaran ASN.

SK yang diserahkan oleh Bupati Egi mencakup tiga bidang utama, yakni tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Baca Juga: India Gagal Gunakan Jet Tempur Rafale di Perang Udara dengan Pakistan, Indonesia Malah Beli 42 Unit

Total ada 48 CPNS dan 152 PPPK yang dilantik berdasarkan formasi Tahun Anggaran 2024. Proses seleksi dilakukan dengan sistem yang transparan dan akuntabel.

“Pencapaian ini bukanlah sesuatu yang instan. Ini hasil dari kerja keras, semangat belajar, dan ketekunan dalam mengikuti proses seleksi,” kata Egi dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban sebagai abdi negara.

Para ASN baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja birokrasi dan ikut mendorong pembangunan di daerah.

“Saya menyampaikan rasa bangga dan juga merasa senang menerima keluarga baru dalam tubuh ASN Lampung Selatan,” ungkap Egi.

Dalam arahannya, Bupati Egi juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Ia meminta seluruh pegawai baru untuk bersatu dalam satu komando, demi mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.

“Kalau hari ini bapak ibu semua berbahagia dan ingin berterima kasih ke Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya minta satu komando,” tegasnya.

Menurut Egi, keberhasilan pembangunan di daerah tidak mungkin dicapai jika ASN berjalan sendiri-sendiri.

Dibutuhkan kerja kolektif dan komitmen yang tinggi untuk bergerak bersama di bawah satu kepemimpinan.

“Memang bukan pekerjaan yang mudah, tetapi juga bukan pekerjaan yang mustahil. Saya yakin dalam lima tahun ke depan, Lampung Selatan ini bisa maju. Salah satu syaratnya adalah kita kompak, kita solid di bawah komando kepemimpinan saya,” tambahnya.

Penyerahan SK PPPK dan CPNS tahun 2024 ini menjadi momentum penting dalam upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah dan pusat menunjukkan sinergi nyata dalam memberikan penghargaan atas dedikasi para tenaga honorer yang telah mengabdi selama bertahun-tahun.

Meski jalan masih panjang, harapan tetap menyala. Dengan kontrak hingga tahun 2030, para PPPK baru ini diharapkan bisa bekerja lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan teknis di Indonesia.***