POJOKSATU.id, Tangerang Selatan - Universitas Terbuka (UT) gandeng lintas sektor sebagai upaya meningkatkan kualitas UMKM Kabupaten Bogor.
Langkah ini merupakan komitmen nyata UT dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pertumbuhan ekonomi inklusif, penciptaan lapangan kerja layak, dan pengentasan kemiskinan.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional Universitas Terbuka (UT) beberapa waktu lalu menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Hasil PkM Nasional bertempat di Operation Room Gedung BKUK Universitas Terbuka.
Baca Juga: Estimasi Cair Awal Juli 2026: Bagaimana Update Penerbitan SKTP dan Validasi TPG Juni Anda Hari Ini?
Pertemuan strategis yang berlangsung pada 18 Juni 2026 ini dihadiri langsung oleh Camat Cibungbulang, Kepala Desa Situ Udik, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, hingga puluhan pelaku UMKM se-wilayah Cibungbulang.
Langkah hilirisasi hasil pengabdian masyarakat ini, menjadi krusial untuk memastikan bahwa hasil-hasil kajian akademik dan pendampingan, dapat diterapkan secara langsung serta berdampak nyata di lapangan.
Hilirisasi program Desa Binaaan yang dilaksanakan oleh tim LPPM Universitas Terbuka ini telah berjalan selama tiga tahun (sejak tahun 2023 hingga 2025) di Desa Situ Udik.
Baca Juga: Sering Salah Ketik? Coba Teknik 10 Jari yang Bikin Mengetik Lebih Cepat dan Akurat
Melalui kolaborasi lintas sektor, program ini mendongkrak kualitas usaha warga lokal dengan membekali para pegiat UMKM ilmu mutakhir, mulai dari aspek re-labelling, perluasan akses pemasaran, hingga pemetaan serta penyelesaian kendala administratif perizinan pangan dan Harga Pokok Produksi (HPP).
Dalam forum tersebut, perwakilan pemerintah desa dan kecamatan menyampaikan apresiasi mendalam atas dampak hilirisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ditunjukkan oleh UT.
Kehadiran program ini terbukti memberikan perubahan positif pada indeks kualitas usaha mikro setempat.
Baca Juga: Bertemu PM Singapura di Jakarta, Prabowo Tegaskan Tak Ada Pungutan Kapal di Selat Malaka
Mendukung aspek legalitas usaha yang menjadi fondasi kualitas UMKM, Camat Cibungbulang memaparkan bahwa pihak kecamatan telah proaktif melakukan jemput bola untuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di 15 desa sewaktu kewenangan tersebut didelegasikan.
Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 2.297 NIB telah diterbitkan di wilayah Kecamatan Cibungbulang.
Terkait pengembangan kompetensi ke depan, pihak kecamatan menyambut baik kolaborasi bersama UT untuk memfasilitasi kebutuhan narasumber ahli di bidang ekonomi bisnis, keguruan, maupun sains dan teknologi guna menjaga keberlanjutan target-target SDGs di masyarakat.
Baca Juga: Setorkan Dividen Terbesar untuk Negara, 8 Langkah Strategis BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Adapun tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka ini yakni Yudhi Prasetiyo, S.E., M.Ak sebagai ketua, dan anggotanya masing-masing adalah Novta Winkey Pradana, S.Ak., M.Acc., Sila Ninin Wisnantiasri, S.E., Μ.Α., Dio Bimo Saputro, S.Ak., Μ.Ε., Muhammad Adam Sudaryanto, S.E., Μ.Β.Α.




