POJOKSATU.id - Kabar yang ditunggu peserta seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 akhirnya tiba. 

Hasil tes substantif yang berlangsung pada 3 sampai 7 Agustus 2026 telah selesai diolah dan peserta kini dapat mengetahui status kelulusannya melalui akun SIMPKB masing-masing.

Tes substantif tersebut diikuti puluhan ribu peserta. Dari total 71.759 orang yang terdaftar sebagai peserta seleksi, sebanyak 69.162 orang hadir mengikuti ujian. Sementara itu, 2.597 peserta tercatat tidak hadir.

Pengolahan hasil ujian dilakukan Direktorat Pendidikan Profesi Guru bersama Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Baca Juga: WhatsApp Suspend Massal Bikin Geger, Komdigi Panggil Meta dan Ungkap Penyebabnya

Ada tiga bagian yang menjadi materi dalam tes substantif, yakni tes bidang studi, literasi, dan numerasi. 

Hasil dari ketiga sub-tes tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan kelulusan peserta.

Nah, kelulusan ternyata tidak hanya ditentukan dari pencapaian Nilai Batas Kelulusan atau NBK. 

Posisi peserta dalam pemeringkatan juga menjadi pertimbangan karena harus disesuaikan dengan kuota penerimaan berdasarkan bidang studi dan lokasi keberminatan mengajar.

Peserta yang dinyatakan lulus adalah mereka yang memperoleh skor akhir di atas NBK sekaligus masuk dalam peringkat yang masih terwadahi kuota.

Baca Juga: Tujuh Kampus Indonesia Naik di QS WUR 2027, Universitas Brawijaya Melonjak 64 Posisi

Sebaliknya, peserta masuk kategori tidak lulus apabila nilainya berada di bawah NBK. 

Status tidak lulus juga dapat terjadi ketika skor sudah melewati NBK, tetapi peringkat peserta tidak masuk dalam kuota penerimaan bidang studi dan lokasi keberminatan mengajar.

Dari rekapitulasi yang diumumkan, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi salah satu bidang studi dengan jumlah peserta terbesar. 

Sebanyak 4.600 peserta dinyatakan lulus, sedangkan 19.114 lainnya tidak lulus dari total 23.714 peserta.

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) mencatat 3.738 peserta lulus dan 1.626 tidak lulus, dengan total 5.364 peserta.

Baca Juga: Aktivasi Bandara Husein Jadi Momentum Branding dan Penguatan Pariwisata Kota Bandung

Sementara itu, Bahasa Indonesia mencatat 2.424 peserta lulus dan 1.905 peserta tidak lulus dari total 4.329 peserta.

Bidang studi Pendidikan Pancasila juga mencatat 1.259 peserta lulus dan 460 tidak lulus. 

Adapun Bahasa Inggris memiliki 884 peserta lulus dan 5.854 peserta tidak lulus dari total 6.738 peserta.

Pada bidang studi lainnya, jumlah kelulusan cukup beragam. 

Bimbingan dan Konseling mencatat 564 peserta lulus, Informatika 400 peserta, Sejarah 292 peserta, Biologi 462 peserta, Fisika 773 peserta, serta Kimia 332 peserta.

Baca Juga: Dapodik PAUD Wajib Sinkron Sebelum 31 Agustus 2026, Terlambat Bisa Kehilangan Dana BOSP 2027

Ada pula bidang studi dengan jumlah peserta yang relatif lebih sedikit. 

Teknik Elektronika, misalnya, mencatat satu peserta lulus dari 90 peserta. 

Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi memiliki lima peserta lulus dari total 61 peserta.

Peserta yang berhasil melewati tahap tes substantif belum selesai sampai di sini. 

Mereka masih harus memperhatikan tahapan berikutnya, yakni tes wawancara secara daring.

Informasi mengenai jadwal pelaksanaan tes wawancara dijadwalkan tersedia pada 30 Agustus 2026. 

Baca Juga: Aksi Kamisan ke-121 di Medan Desak Pemerintah Serius Tangani Karhutla, Soroti MBG dan Ingatkan Tuntutan 17+8

Setelah itu, pelaksanaan tes wawancara berlangsung pada 1 sampai 17 September 2026.

Hasil tes wawancara dijadwalkan diumumkan pada 22 September 2026.

Peserta disarankan rutin memantau akun SIMPKB dan informasi resmi PPG Kemendikdasmen agar tidak melewatkan jadwal maupun ketentuan terbaru. 

Sebab, perubahan jadwal dapat disampaikan melalui laman resmi PPG Kemendikdasmen. ***