POJOKSATU.id - Hasil penilaian proposal Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 Kementerian Agama (Kemenag) bidang riset telah diumumkan pada Senin, 7 September 2026.

Informasi hasil penilaian tersebut menjadi bagian penting bagi peserta yang mengikuti rangkaian OMI Riset 2026 untuk mengetahui kelanjutan tahapan kompetisi.

Perlu diketahui, OMI Bidang Riset 2026 tidak diperuntukkan bagi seluruh jenjang pendidikan.

Kompetisi riset ini secara khusus diperuntukkan bagi siswa MTs/SMP sederajat dan MA/SMA sederajat.

Untuk jenjang MTs/SMP, peserta berasal dari kelas VII dan VIII. Sementara untuk jenjang MA/SMA, peserta berasal dari kelas X dan XI.

Baca Juga: Ngeri, Hasil Lab Menu MBG Sebabkan Ratusan Siswa Keracunan di Karo Terungkap, 2 Bakteri Berbahaya

Dengan demikian, MI/SD tidak mengikuti OMI Bidang Riset. Jenjang MI/SD tetap menjadi bagian dari OMI 2026, tetapi melalui bidang kompetisi sains, bukan cabang riset.

Link pengumuman hasil penilaian proposal OMI Riset 2026

Peserta dapat mengecek hasil penilaian proposal melalui laman resmi OMI Riset Kemenag.

Pengumuman ini menjadi acuan bagi peserta yang akan melanjutkan ke tahapan presentasi proposal.

OMI Riset 2026 memiliki tiga ruang lingkup

Dalam OMI Riset 2026, peserta dapat memilih salah satu dari tiga ruang lingkup penelitian.

Baca Juga: Prediksi Skor 6 Pertandingan Liga Champions Malam Ini, Man City hingga Real Madrid

Pertama, Integrasi Keislaman dan Keilmuan (Ekoteologi).

Ruang lingkup ini mengangkat keterkaitan antara nilai-nilai keislaman dan keilmuan, termasuk persoalan lingkungan, pendidikan, serta penerapan nilai agama dalam menjawab tantangan kehidupan.

Kedua, Sustainable Development Goals (SDGs).

Tema ini mencakup berbagai persoalan pembangunan berkelanjutan, antara lain pendidikan dan sumber daya manusia, sosial, budaya, pengentasan kemiskinan, kesehatan mental, serta isu pembangunan lainnya.

Ketiga, Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Ruang lingkup ini berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital, termasuk pengembangan sistem pembelajaran adaptif dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Baca Juga: Dosen Wajib Tahu, Publikasi Jurnal Scopus Tak Cukup Hanya Lihat Q1 hingga Q4

OMI Riset hanya untuk MTs dan MA

Berbeda dengan OMI bidang Sains yang mencakup MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA, OMI Bidang Riset hanya memiliki dua kelompok jenjang, yaitu MTs/SMP dan MA/SMA.

Data pendaftar OMI Riset 2026 juga menunjukkan pembagian tersebut. Dari 9.130 pendaftar, sebanyak 4.268 berasal dari MTs dan 4.862 berasal dari MA.

Artinya, informasi mengenai penilaian proposal, presentasi proposal, mentoring penelitian, hingga presentasi hasil riset pada cabang ini ditujukan kepada peserta dari dua jenjang tersebut.

Baca Juga: USU Peringkat Kelima Indonesia di International Research Network QS WUR 2027, Kalahkan ITB

Ada 30 proposal terbaik pada setiap ruang lingkup dan jenjang

Proposal yang mengikuti proses penilaian akan diseleksi berdasarkan sejumlah aspek.

Penilaian antara lain mencakup orisinalitas, kreativitas dan kebaruan, relevansi teori atau literatur, metode penelitian, kebermanfaatan, koherensi, serta teknik penulisan.

Selain aspek substansi, kelengkapan administrasi dan tingkat kemiripan karya juga menjadi perhatian dalam proses seleksi.

Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan presentasi proposal sebelum memasuki proses pendampingan dan penelitian.

Baca Juga: BRIN Luncurkan Indonesia Innovation Summit & Expo 2026, Dorong Riset Bergerak dari Laboratorium ke Masyarakat

Peserta yang lolos lanjut presentasi proposal

Setelah pengumuman penilaian proposal pada 7 September 2026, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti presentasi proposal.

Tahapan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menjelaskan gagasan penelitian, metode yang digunakan, serta manfaat yang diharapkan dari penelitian tersebut.

Selanjutnya, peserta akan memasuki tahapan mentoring dan pelaksanaan penelitian.

Baca Juga: TelkomGroup Optimalkan Aset Properti GMP untuk Tingkatkan Efisiensi dan Peluang Bisnis

Jadwal OMI Riset 2026

Rangkaian OMI Riset 2026 berlangsung melalui sejumlah tahapan.

  • Sosialisasi dilaksanakan pada 21 Agustus 2026.
  • Pendaftaran dan pengunggahan proposal berlangsung pada 22 Agustus hingga 2 September 2026.
  • Pengumuman hasil penilaian proposal dilaksanakan pada 7 September 2026.
  • Presentasi proposal dijadwalkan pada 9–11 September 2026.
  • Selanjutnya, mentoring dan pelaksanaan penelitian berlangsung pada 12 September hingga 20 Oktober 2026.
  • Presentasi hasil penelitian dijadwalkan pada 21–23 Oktober 2026.
  • Pengumuman hasil penilaian presentasi dijadwalkan pada 27 Oktober 2026.
  • Peserta kemudian melakukan pengumpulan hasil penelitian dan draf artikel pada 29–31 Oktober 2026.
  • Tahap akhir berupa presentasi final dan Expo dijadwalkan pada 10–12 November 2026.

Baca Juga: Rangkuman Materi TKA Matematika SMA, Ini Dia Transformasi, Jarak, dan Hubungan Geometri, Materi Pamungkas Buat Kamu!

Minat terhadap OMI Riset cukup tinggi

OMI 2026 tidak hanya diikuti peserta dari jenjang pendidikan menengah. Secara keseluruhan, OMI 2026 diikuti lebih dari 230 ribu peserta dari MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA.

Namun, untuk cabang riset, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 9.130 peserta.

Dari jumlah tersebut, 8.100 peserta telah menyelesaikan pengajuan, sementara 1.030 lainnya masih berstatus draft karena belum menyelesaikan proses submit.

Ekoteologi menjadi ruang lingkup yang paling banyak diminati dengan 3.553 pendaftar. Selanjutnya, SDGs memiliki 3.384 pendaftar dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional sebanyak 2.193 pendaftar.

Baca Juga: Beasiswa Umm Al-Qura University Arab Saudi, Kuliah di Mekah Gratis untuk Mahasiswa Internasional

Penting bagi peserta memahami perbedaan OMI Sains dan Riset

Dengan adanya perbedaan jenjang tersebut, siswa dan orang tua perlu memastikan informasi yang dibaca sesuai dengan bidang kompetisi yang diikuti.

OMI Bidang Sains mencakup jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA.

Sementara itu, OMI Bidang Riset 2026 khusus untuk MTs/SMP dan MA/SMA.

Jadi, siswa MI/SD yang ingin mengikuti OMI tetap dapat berkompetisi melalui bidang Sains, tetapi tidak mengikuti cabang Riset.

Link pengumuman OMI Riset Kemenag 2026

Peserta dapat mengakses hasil penilaian proposal OMI Kemenag 2026 bidang riset melalui laman resmi berikut:

https://riset-omi.kemenag.go.id/

Baca Juga: PT Freeport Indonesia Buka 91 Posisi Lowongan Kerja, Ada untuk Fresh Graduate

Peserta disarankan memantau laman resmi OMI untuk memperoleh informasi terbaru mengenai hasil seleksi dan perubahan jadwal apabila terdapat penyesuaian. ***