POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung proyek pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada hari Minggu akhir Mei lalu.
Dalam peninjauan tersebut, didapati bahwa perkembangan fisik pembangunan sarana pendidikan itu kini sudah berjalan lancar dan hampir menyentuh angka 75 persen.
Pemerintah sendiri menargetkan seluruh proses pengerjaan infrastruktur ini dapat diselesaikan secara total sebelum memasuki tahun ajaran baru pada Juli mendatang.
Gedung institusi pendidikan yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektare tersebut berlokasi secara spesifik di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Permanen Pertama di NTT: Fasilitas Lengkap untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Dalam agenda peninjauan ini, Menteri Sosial tidak datang sendiri melainkan didampingi oleh sejumlah pejabat penting daerah dan pusat.
Tampak hadir dalam rombongan antara lain Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Kupang Yosep Lede, serta Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki.
Selain jajaran kepala daerah, hadir pula Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum, Istiadi Nugroho.
Dari internal Kementerian Sosial sendiri, tampak Sekretaris Jenderal Robben Rico serta Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo yang ikut mengawal jalannya pengecekan proyek tersebut.
Baca Juga: Langkah Strategis Pemutakhiran DTSEN: Dari Musyawarah Desa hingga Aplikasi Cek Bansos!
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen bersama dalam mengawal percepatan pembangunan fasilitas publik tersebut.
Pihak kementerian menjelaskan bahwa seluruh kesiapan teknis mulai dari pasokan listrik hingga ketersediaan air bersih di lokasi tersebut sudah diperhitungkan dengan sangat matang.
Kementerian Pekerjaan Umum selaku pihak yang membangun konstruksi juga telah melakukan asesmen mendalam terkait keamanan lahan dari potensi bencana alam sebelum memulai proyek.
Gus Ipul sempat melihat langsung kondisi fasilitas asrama siswa yang sudah dilengkapi dengan tempat tidur susun, meja belajar, serta loker pakaian yang sesuai dengan standar nasional.
Ke depan, operasional pembelajaran yang saat ini masih menampung 100 siswa di gedung rintisan Sentra Efata Kupang akan segera dipindahkan secara total ke lokasi permanen baru ini begitu seluruh bangunan rampung dikerjakan.
Melalui sinergi yang kuat ini, pemerintah optimistis proyek strategis ini dapat selesai tepat waktu demi menyambut para siswa di tahun ajaran baru.***




