POJOKSATU.id — Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA dan SMK/MAK kini memasuki hari-hari terakhir.

Per 22 September 2026, peserta hanya memiliki waktu sekitar lima hari sebelum pendaftaran TKA 2026 resmi ditutup pada 27 September 2026.

Karena itu, siswa yang belum menyelesaikan proses pendaftaran perlu segera memastikan seluruh data yang dibutuhkan, termasuk pilihan mata pelajaran TKA.

Pada TKA jenjang SMA/MA dan SMK/MAK, peserta akan mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Selain itu, siswa juga harus menentukan dua mata pelajaran pilihan dari daftar yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Water Bombing Jatuhkan Ribuan Liter Air ke Titik Api, Begini Cara Kerjanya Memadamkan Kebakaran

Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen menyebut pemilihan dua mata pelajaran tersebut dilakukan saat proses pendaftaran TKA.

Siswa juga dianjurkan memilih mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan rencana studi lanjutan.

Lantas, bagaimana cara menentukan dua mata pelajaran pilihan TKA 2026 agar tidak keliru?

Berikut sejumlah hal yang bisa menjadi pertimbangan siswa sebelum menetapkan pilihan.

1. Cek program studi yang ingin dituju
Bagi siswa yang sudah memiliki gambaran mengenai jurusan kuliah, pilihan mata pelajaran TKA sebaiknya disesuaikan dengan program studi tersebut.

Baca Juga: Cek Jadwal Bioskop Alfamart September 2026, Nonton Film Mulai Rp15 Ribu di Gading Serpong dan Bogor

Khusus siswa yang akan menggunakan hasil TKA dalam konteks SNBP, Kemendikdasmen memberikan alur dengan menentukan program studi yang diminati terlebih dahulu.

Setelah itu, siswa dapat melihat mata pelajaran pilihan yang relevan dengan program studi tersebut berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Dengan cara ini, pilihan mata pelajaran tidak hanya berdasarkan pelajaran yang dianggap mudah, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan rencana pendidikan setelah lulus SMA atau SMK.

2. Pastikan mata pelajaran pernah dipelajari
Siswa juga perlu memperhatikan mata pelajaran yang tersedia dan memastikan pilihan tersebut sesuai dengan pembelajaran yang telah ditempuh di sekolah.

Daftar mata pelajaran pilihan TKA mencakup 19 mata pelajaran, antara lain Matematika Lanjutan, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, Pendidikan Pancasila, sejumlah bahasa asing, serta Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan.

Baca Juga: Penerima Bansos Tak Perlu Menunggu Lama Lagi! Kemensos dan Bank Mandiri Buka Suara Soal Terobosan Baru Burekol

Untuk siswa SMK, Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan menjadi salah satu mata pelajaran pilihan yang tersedia dan memang diajarkan dalam pendidikan vokasi.

3. Pertimbangkan kemampuan akademik
Selain melihat jurusan yang dituju, kemampuan pribadi juga perlu menjadi pertimbangan.

Siswa dapat mengevaluasi mata pelajaran yang selama ini paling dikuasai berdasarkan proses pembelajaran dan hasil belajar di sekolah.

Pemilihan mata pelajaran yang sesuai kemampuan dapat membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi materi yang akan diujikan.

Baca Juga: Financial Times Soroti Dedi Mulyadi: Popularitasnya Mulai Menembus Panggung Nasional Jelang 2029

Namun, kemampuan akademik sebaiknya tetap dipertimbangkan bersama relevansi mata pelajaran dengan rencana studi, bukan menjadi satu-satunya dasar pemilihan.

4. Jangan hanya mengikuti pilihan teman
Setiap siswa memiliki rencana pendidikan dan kemampuan akademik yang berbeda.

Karena itu, pilihan mata pelajaran TKA tidak harus sama dengan teman sekelas.

Siswa sebaiknya menentukan pilihan berdasarkan rencana studi, mata pelajaran yang relevan, serta kemampuan masing-masing.

Baca Juga: Tembus Estimasi Rp93,7 Triliun! Segini Anggaran Fantastis yang Dibutuhkan Demi Wujudkan Kuliah Gratis di PTN Prabowo

Jika masih ragu, siswa dapat berdiskusi dengan guru, guru BK, atau pihak sekolah sebelum mengunci pilihan.

Kemendikdasmen juga menyarankan siswa berkonsultasi dengan guru atau sekolah untuk memastikan mata pelajaran yang dipilih sesuai kemampuan sekaligus relevan dengan program studi yang dituju.

5. Jangan memilih hanya karena dianggap mudah
Mata pelajaran yang dianggap mudah oleh satu siswa belum tentu menjadi pilihan yang tepat bagi siswa lainnya.

Terlebih bagi siswa yang sudah memiliki target program studi tertentu, relevansi mata pelajaran perlu diperhatikan sejak awal.

Karena itu, sebelum menentukan pilihan, siswa dapat menggunakan tiga pertimbangan utama, yakni rencana studi setelah lulus, mata pelajaran yang sesuai dengan ketentuan, serta kemampuan akademik masing-masing.

Baca Juga: Korban Kebakaran di Kebayoran Lama di Data Petugas Dukcapil untuk Mengurus Dokumen yang Hilang

6. Manfaatkan waktu pendaftaran yang tersisa
Pendaftaran TKA SMA/MA dan SMK/MAK 2026 berlangsung hingga 27 September 2026.

Setelah tahap pendaftaran, rangkaian TKA dilanjutkan dengan simulasi pada 21–27 September 2026 dan gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026.

Pelaksanaan utama TKA dijadwalkan berlangsung secara bertahap pada 26 Oktober hingga 8 November 2026, sedangkan pelaksanaan susulan dijadwalkan pada 16–29 November 2026.

Baca Juga: New Honda Stylo 160 Makin Fashionable, Kini Hadir dengan Pilihan Warna Baru

Dengan pendaftaran yang tinggal beberapa hari, siswa yang belum menentukan dua mata pelajaran pilihan sebaiknya tidak menunda hingga mendekati batas akhir.

Pastikan pilihan sudah sesuai dengan rencana studi, kemampuan akademik, dan ketentuan mata pelajaran yang berlaku.

TKA sendiri bersifat tidak wajib dan bukan menjadi penentu kelulusan. Namun, hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu informasi dalam seleksi pendidikan lanjutan dan menjadi validator nilai rapor dalam proses SNBP.

Jadi, sudah menentukan dua mata pelajaran pilihan untuk TKA SMA/SMK 2026?***