POJOKSATU.id - Bagi lulusan S1 kependidikan dan non kependidikan ataupun Diploma IV yang belum mengajar atau sudah mengajar tapi belum terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Simpatika, PPG Prajabatan 2024 punya kuota untuk menjadi guru berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Kuota PPG Prajabatan 2024 ini juga ditujukan khusus bagi calon guru untuk memperoleh sertifikat pendidik (Serdik). Serdik bisa digunakan untuk menjadi ASN dengan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dengan begitu, peserta yang diterima dalam kuota seleksi program PPG Prajabatan 2024 bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti rekrutmen guru ASN.
PPG Prajabatan 2024 akan membuka kesempatan untuk mendapatkan Serdik kepada mahasiswa yang lulus untuk pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, maupun pendidikan menengah yang siap menjadi ASN dan kuota yang sudah ditentukan tersebut dalam informasi ini.
Seleksi PPG Prajabatan 2024 direncanakan akan membuka pendaftaran mulai tanggal 31 Mei hingga 25 Juni 2024.
Berikut tahap Seleksi PPG Prajabatan 2024:
- Registrasi/Log In SIMPKB: 31 Mei – 25 Juni 2024
- Seleksi Tahap I: Data Diri, Esai, Bidang Studi, Lokasi Seleksi: 31 Mei – 25 Juni 2024
- Pembayaran Biaya Pendaftaran: 31 Mei – 25 Juni 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1: 30 Juni 2024
- Cetak Kartu Peserta: 30 Juni – 11 Juli 2024
- Seleksi Tahap 2: Tes Substantif: 5 – 11 Juli 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 2: 31 Juli 2024
- Pengumuman Jadwal Wawancara: 5 Agustus 2024
- Seleksi Tahap 3: Wawancara: 7 Agustus – 19 Agustus 2024
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 3: 24 Agustus 2024
Peserta akan melakukan tahap konfirmasi kesediaan mengikuti PPG Prajabatan Tahun 2024 dari tanggal 28 hingga 31 Agustus 2024, setelah lolos seleksi.
Sedangkan Penetapan Mahasiswa PPG Prajabatan dilakukan pada 1 September 2024, diikuti dengan proses lapor diri mahasiswa PPG Prajabatan 2024.
PPG Prajabatan di LPTK akan dimulai dari tanggal 4 hingga 8 September 2024.
Baca Juga: RESMI RILIS KUOTA PPG DALJAB 2024, Lengkap Kriteria Guru Auto Dipanggil, Maaf Guru S1 Bukan Jaminan
Kemudian, orientasi mahasiswa rencanaya akan dimulai pada tanggal 11 September 2024, bersamaan dengan awal perkuliahan PPG Prajabatan Tahun 2024.
Kuota PPG Prajabatan 2024 secara nasional dibuka untuk 59.019 mahasiswa dan akan memulai perkuliahan setelah pengumuman hasil seleksi PPG Prajabatan 2024.
Sebagai catatan, para guru yang mengikuti PPG Prajabatan ini tidak bisa dilakukan sambil mengajar, karena program ini membutuhkan waktu dan konsentrasi penuh dari peserta.
Beban SKS program PPG Prajabatan adalah 32 SKS untuk Mata Kuliah Inti, 4 SKS Mata Kuliah Selektif dan 2 SKS untuk Mata Kuliah Elektif.
PPG Prajabatan pada Semester 1 dilakukan dengan Hybrid Learning sesuai LPTK pilihan, dengan perkuliahan berorientasi praktik (12 SKS) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekolah (6 SKS) dengan materi:
- Pengamatan Siswa (Observing Teaching)
- Belajar Mengajar Mata Pelajaran (Assisting Teaching)
Sedangkan di Semester 2 dengan Hybrid Learning akan dilakukan perkuliahan berorientasi praktik (8 SKS), Proyek Kepemimpinan di Lingkungan Masyarakat (2 SKS) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekolah (8 SKS) berupa:
- Proyek Inovasi Pengajaran (Collaborating Teaching)
- Proyek Studi Kasus Siswa yang Bermasalah (Leading Teaching)
Untuk mengikuti seleksi PPG Prajabatan 2024, beberapa syarat yang harus dipenuhi, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI): Calon harus merupakan WNI.
- Tidak Terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Dapodik dan Simpatika: Calon tidak boleh terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah pada database resmi.
- Usia Maksimal 32 Tahun pada 31 Desember 2024: Calon harus berusia maksimal 32 tahun pada akhir tahun 2024.
- Memiliki Ijazah S-1 atau D-IV yang Terdaftar pada PD-Dikti: Calon harus memiliki ijazah yang terdaftar pada PD-Dikti.
- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 3,00: IPK calon harus mencapai minimal 3,00.
- Menandatangani Pakta Integritas: Calon harus menandatangani pakta integritas.
- Menyerahkan Surat Keterangan Sehat, Jasmani, dan Rohani: Calon harus menyertakan surat keterangan kesehatan, jasmani, dan rohani.
- Menyerahkan Surat Keterangan Kelakuan Baik: Calon harus menyertakan surat keterangan kelakuan baik.
- Menyerahkan Surat Keterangan Bebas NAPZA: Calon harus menyertakan surat keterangan bebas NAPZA.
Untuk mengecek linearitas program studi dengan program PPG Prajabatan 2024, calon dapat melakukan langkah-langkah berikut:
- Kunjungi laman https://ppg.kemdikbud.go.id/linieritas/ppg-prajabatan.
- Masukkan program studi S-1 atau D-IV Anda.
Klik tombol ‘cek’.
Perlu dipahami, lulusan program PPG Prajabatan harus mencari lowongan kerja sebagai guru secara mandiri, baik di sekolah negeri maupun swasta, sesuai dengan kualifikasi dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing sekolah.
Selain itu, dapat melalui rekrutmen sebagai ASN yakni mengikuti seleksi aparatur sipil negara (ASN) untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). ***




