POJOKSATU.id - Honorer guru swasta memiliki kesempatan diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2024.
Bahkan peluang honorer guru swasta di PPPK 2024 juga cukup besar.
Pasalnya honorer guru swasta pada seleksi PPPK adalah pelamar prioritas pada pelamar umum.
Status pelamar prioritas pada kategori pelamar umum tersebut besar kemungkinan akan kembali berlaku pada seleksi PPPK 2024 ini.
Bahkan, guru swasta juga memiliki peluang besar meski tidak masuk dalam database BKN atau Badan Kepegawaian Negara.
Apakah honorer guru swasta bisa diangkat di PPPK Guru 2024 ini?
Lalu seberapa besar peluang honorer guru swasta bisa diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja?
Kemudian apa saja yang harus dipersiapakan agar bisa diangkat sebagai ASN PPPK 2024?
Silahkan simak pemaparan dalam artikel ini agar bisa mendapatkan penjelasan lengkap.
Nasib Guru Swasta di PPPK Guru 2024
Untuk diketahui, peluang honorer guru swasta sebelumnya disinggung Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani dalam tayangan live di akun media sosialnya beberapa waktu lalu.
Saat itu, Prof Nunuk Suryani mendapat pertanyaan dari salah satu guru yang mengikuti tayangan live tersebut.
Guru tersebut bertanya tentang nasib guru sekolah swasta yang belum berserdik dan mendapatkan nilai PG pada PPPK 2023.
Serta sudah berusia di atas 35 tahun.
Prof Nunuk Suryani lantas menjelaskan bahwa guru lulus PG atau guru 2023 lulus passing grade pada PPPK 2023 harus ikut tes lagi pada seleksi PPPK 2024.
Demikian juga guru lulus PG 2023 dengan usia 35 tahun ke atas.
"Berarti kalau guru swasta ikut di dapodik. Jadi, guru swasta yang belum berserdik dan mendapatkan nilai PG berarti ikut seleksi lagi sebagai pelamar umum," ungkap Prof Nunuk Suryani.
Dengan penjelasan tersebut, dipastikan bahwa honorer guru swasta bisa ikut pendftaran PPPK 2024 sebagai pelamar umum seperti seleksi PPPK sebelumnya.
Selain itu, guru status P dalam PPPK 2023 juga demikian, harus ikut tes seleksi lagi di PPPK Guru 2024.
Pasalnya, nilai seleksi PPPK guru 2023 dipastikan tidak dapat digunakan dalam seleksi PPPK guru 2024 kecuali kategori P1.
Sementara urutan prioritas dalam seleksi PPPK guru 2024 dipastikan tidak akan berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni:
1. Pelamar prioritas adalah guru lulus PG 2021 atau P1
2. P2
3. P3
4. Pelamar umum atau P4 yang merupakan guru swasta
3 Peluang Guru Swasta di PPPK Guru 2024
Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa guru swasta dipastikan bisa ikut seleksi PPPK guru 2024.
Tapi sampai seberapa besar peluang guru swasta bisa diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK?
Apakah dengan masuk kategori pelamar umum akan makin menipiskan harapan guru swasta jadi PPPK?
1. Formasi besar Pelamar Umum
Sebagai informasi, bahwa formasi pelamar umum pada seleksi PPPK 2024 cukup banyak.
Hal itu terungkap dalam paparan KemenPAN RB, dimana formasi PPPK guru 2024 memang cukup besar.
Untuk formasi PPPK guru pada instansi daerah tersedia 419.146 formasi.
Jumlah formasi ini tidak termasuk formasi tendik atau tenaga kependidikan.
Untuk formasi tendik pada seleksi PPPK 2024 dimasukkan ke dalam formasi PPPK teknis.
Sehingga secara otomatis sama sekali tidak mengurangi atau 'memakan' formasi PPPK guru 2024.
Kuota formasi honorer tendik pada seleksi PPPK 2024 tersedia sebanyak 82.717 formasi.
Di sisi lain, jumlah guru non ASN atau guru honorer yang jadi prioritas untuk diselesaikan tahun ini hanya 200 ribuan saja.
Dengan demikian, masih ada sekitar 219 ribuan formasi PPPK guru 2024 yang bisa diperebutkan.
Nah, inilah yang jadi peluang bagi pelamar umum, termasuk guru swasta.
Tentu saja masih dengan urutan prioritas: P1 - P2 - P3 - Pelamar Umum.
Sementara Pelamar Umum terdiri dari:
1. Lulusan PPG dan sudah memiliki serdik dan guru non ASN yang belum memiliki serdik
2. Guru non ASN sekolah negeri masa kerja kurang dari 3 tahun dan guru swasta masa kerja sekian tahun
Akan tetapi nantinya tetap akan tergantung pada persebaran per daerah dan persebaran per mapel.
Hal penting lainnya adalah apakah pemerintah daerah mengajukan formasi yang cukup besar atau tidak.
2. Sebagian besar guru sekolah negeri sudah diangkat
Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, guru sekolah negeri rata-rata sudah diangkat jadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.
Demikian juga untuk guru kategori P1, P2 dan P3 di berbagai daerah.
Baca Juga: Honorer Ketar-ketir, Seleksi PPPK 2024 3 Periode Bakal Percuma, Pemda Pilih Buka Kuota CPNS saja
Ketika semakin sedikit guru sekolah negeri belum diangkat, maka jadi peluang besar bagi guru sekolah swasta.
Dengan catatan bahwa formasi kebutuhan khusus masih tersedia, maka jadi kesempatan besar bagi guru sekolah swasta.
Aturan ini juga berlaku pada seleksi PPPK guru 2023 lalu.
Dimana ketika formasi khusus telah habis dilamar oleh pelamar kebutuhan khusus, maka pelamar P4 tidak bisa mendaftar.
3. Beban pemerintah angkat honorer sekolah negeri semakin sedikit
Berdasarkan data terbaru, jumlah honorer yang masuk ke database BKN atau Badan Kepegawaian Negara, khususnya guru lulus PG 2021, tersisa 14.532 saja.
Dan mereka akan dituntaskan pada seleksi PPPK guru 2024 ini.
Dengan demikian, 419.146 formasi dikurangi 14.532 dan 200 ribuan guru non ASN tersisa, maka formasi yang tersedia pun melimpah.
Yang harus Disiapkan Guru Swasta
Jika sudah demikian, lalu apa yang harus dipersiapkan guru swasta agar peluang lulus seleksi PPPK guru 2024 semakin besar?
Yang pertama kali harus dilakukan adalah memastikan bahwa Anda sudah masuk dalam Dapodik.
Sebab itu adalah syarat utama bisa ikut pendaftaran seleksi PPPK guru 2024.
Jika Anda memiliki ijazah S1 atau sarjana, maka bisa melamar formasi guru.
Kedua, Anda harus melakukan verifikasi dan validasi ijazah.
Jika tidak dilakukan, maka ijazah Anda tidak akan terbaca pada siswam SSCASN.
Ketiga, sebagai pelamar umum, pastikan Anda memiliki serdik atau sertifikat pendidik.
Jangan lupa juga melakukan verval serdik di akun SSCASN Anda saat melakukan pendaftaran.
Itulah informasi guru swasta bisa diangkat PPPK 2024 meski tidak masuk database BKN karena ada 3 peluang dan apa yang harus dipersiapkan. Semoga bermanfaat.***




