POJOKSATU.id - Kejadian mengejutkan terjadi di SMAN 2 Cianjur, Jawa Barat, setelah seorang guru diduga melakukan kekerasan terhadap siswa yang ditegurnya gegara senyum-senyum saat pembelajaran berlangsung.

Oknum guru berinisial SMG (55), yang mengajar mata pelajaran matematika ini, menjadi sorotan publik setelah video kekerasannya terhadap seorang siswa beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat SMG menjambak kepala seorang siswa, memukul, bahkan membanting siswa tersebut di depan kelas.

Baca Juga: Batita Korban Kekerasan Pihak Daycare Wensen School Alami Trauma Berat, Sesekali Kerap Histeris Ketakutan

Siswa yang menjadi korban kekerasan terlihat meminta maaf dengan mengatakan, "Maaf ibu, tadi saya cuma lihat teman saya senyum." Namun, permintaan maaf itu tidak dihiraukan, dan kekerasan terus berlanjut.

Akibat insiden ini, para siswa kelas XI-G di SMAN 2 Cianjur merasa tidak nyaman diajar oleh SMG. Mereka mengambil tindakan dengan membuat surat pernyataan yang berisi penolakan terhadap guru tersebut.

Dalam surat yang ditulis dan ditandatangani oleh perwakilan kelas, mereka menyatakan keberatan diajar oleh SMG dan meminta pergantian guru.

kekerasan

Baca Juga: AMSI Terbitkan Modul dan SOP Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender Online untuk Perusahaan Media

"Surat pernyataan itu memang benar adanya. Siswa kelas XI membuat surat tersebut karena pada hari itu jadwal pelajaran matematika diisi oleh oknum guru tersebut," ujar Kepala Sekolah SMAN 2 Cianjur, Haruman Taufik, pada Sabtu (7/9/2024).

Lebih lanjut, Haruman menjelaskan bahwa pihak sekolah bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) V Provinsi Jawa Barat telah melakukan rapat internal untuk membahas tindakan terhadap SMG.

Hasil rapat memutuskan bahwa SMG tidak lagi diberikan kesempatan untuk mengajar dan akan dipindahkan ke bagian yang tidak berhubungan langsung dengan siswa.

"Untuk sanksi lebih lanjut, itu merupakan kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat," tambahnya.

Insiden ini memicu perhatian luas dan menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan siswa di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Viral Video Siswa SMP Kena Bully di Gowa, Berikut Tips agar Terhindar dari Bullying

Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan terkait langkah-langkah preventif dan penegakan disiplin terhadap pelaku kekerasan di dunia pendidikan.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai sanksi yang akan dijatuhkan kepada SMG, namun kasus ini tengah ditangani pihak berwenang. ***